Wuling

Ekspor Perdana, Wuling Kirim 2600 Unit Almaz ke Thailand

Cikarang, Autos.id  – Wuling Motors (Wuling) hari ini meresmikan ekspor perdana produk SUVnya ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan Oseania. Acara bertajuk ‘Bersama Indonesia untuk Dunia’ yang digelar di Pabrik Wuling – Cikarang Pusat menjadi tanda dimulainya pengiriman unit ke Thailand sebanyak 2.600 unit hingga akhir tahun. Wuling Almaz yang dikirim ke Thailand akan berganti nama menjadi Chevrolet Captiva.

Selain Thailand, ekspor juga akan dilakukan ke Brunei Darussalam dan Fiji dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan dalam rangka memperluas pasar di kancah internasional.

Xu Feiyun selaku President Wuling Motors menjelaskan, pengiriman Wuling ke Thailand ini tanpa nama meskipun dengan platform Almaz karena akan berganti nama. “Wuling Almaz yang dikirim ke Thailand akan berubah nama menjadi Chevrolet Captiva. Dengan spesifikasi yang sama dengan Wuling Almaz yang ada di Indonesia,” papar Feiyun.

Xu Feiyun merasa bangga dengan ekspor perdana ini. Pengiriman perdana akan dilakukan pada bulan September ini. Momen ini akan menjadi sejarah dan kebanggaan untuk mengukuhkan komitmen jangka panjang Wuling di Tanah Air dengan menjadikan fasilitas produksi di Cikarang sebagai pilar bagi otomotif dunia. “Dimulainya kegiatan ekspor ini turut membuktikan bahwa produksi anak bangsa Indonesia mampu bersaing di tingkat mancanegara,” jelas Xu Feiyun.

Sejak diresmikan pada 11 Juli 2017, Wuling terus melakukan produksi berbagai lini andalannya hingga mencapai angka lebih dari 30.000 unit yang telah sampai ke tangan konsumen Indonesia. Tercatat ada empat model kendaraan yang dibuat di pabrik Wuling, yaitu seri Confero yang merupakan MPV pertama Wuling, seri Cortez yang bermain di segmen Medium MPV, Formo untuk pasar Light Commercial Vehicle, serta Almaz, Smart Technology SUV.

Menyinggung berapa besar kandungan lokal dari mobil produksi Wuling Motors, Cindy Cai selaku Vice President Wuling Motors mengungkapkan, kandungan lokal terhadap produk Wuling bervariatif yaitu untuk Confero 55%, Cortez 47% dan Almaz 43,5%.

“Saat ini ada ratusan perusahaan penyokong untuk memenuhi komponen lokal dengan  tetap mempertahankan  kualitas internasional dan menyerap 900 tenaga kerja lokal. Ke depan Wuling Motors  akan mempertimbangkan nama merk agar memenuhi respek masyarakat,” tutup Cindy seraya menegaskan, ke depannya Wuling bakal menggunakan nama lokal hero Indonesia.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top