Berita Otomotif

Daihatsu Recall Puluhan Ribu Gran Max 1.5L dan Luxio

Daihatsu melakukan recall terhadap Gran Max 1.5L dan Luxio yang diproduksi antara Maret 2018 hingga April 2019.

Jakarta, Autos.id –  PT Astra Daihatsu Motor selaku agen pemegang merek (APM) mobil Daihatsu di Indonesia mengumumkan program recall dalam rangka menjaga kepuasan pelanggan, khusus untuk model Gran Max 1.5L dan Luxio di Indonesia.

Pada program ini, Daihatsu mengumumkan akan melakukan penggantian komponen Connecting Rod pada mesin 1.5L 3SZ, Gran Max 1.5L dan Luxio, produksi pada Maret 2018–April 2019.

Total unit yang  di-recall adalah sejumlah 36.915 unit, yang terdiri dari Gran Max 1.5L 32.915 unit dan Luxio 4000 unit.

Daihatsu mengimbau kepada pelanggan yang mobilnya termasuk dalam daftar program recall, untuk menghubungi Hotline di 1-500-898 kapan pun selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Atau datang ke 156 dealer resmi Daihatsu terdekat yang tersebar di seluruh Indonesia agar dapat dijadwalkan penggantian komponen terkait recall tersebut.

Pada penggantian komponen ini, pelanggan tidak akan dikenakan biaya apa pun, alias gratis. Selain itu, pelanggan juga akan mendapat apresiasi berupa voucher paket ganti oli mesin gratis untuk service berikutnya bagi yang berpartisipasi dalam program ini.

Sebagai informasi, sejak diluncurkannya Gran Max (2008), dan Luxio (2009), keduanya telah terjual sebanyak lebih dari 300.000 unit.

Sejauh ini, ADM menerima sebanyak enam kasus mesin mati pada Daihatsu Gran Max 1.5, sedangkan Gran Max 1.3 diklaim tidak mengalami masalah. “Kasusnya, enam unit Gran Max mengalami mesin mati dan menepi di jalan,” kata Anjar Rosjadi, Technical Services Division Head PT ADM di Sunter, Jakarta Utara, Jumat, hari ini (1/11).

Menurut Anjar, ciri-ciri Gran Max dan Luxio yang mengalami masalah pada connection rod adalah mesin terdengar berisik pada saat berjalan di jalanan menanjak maupun datar. Mesin terdengar kasar sebelum mati dan berhenti. Pada saat jalanan menurun, gejalanya juga sama.

Anjar menambahkan, connecting rod ini merupakan bagian dari mesin yang menghubungkan piston dengan crank saft. Masalahnya adalah, connection rod ini berpotensi patah yang menyebabkan mesin mati.

“Poses penggantian connecting rod diperkirakan memakan waktu sekitar 14 jam. Saat ini ADM memiliki 156 jaringan bengkel tersebar di seluruh indonesia. Terkait proses perbaikan ini, konsumen yang terdampak akan diberikan voucher paket penggantian oli gratis pada kunjungan servis berikutnya,” pungkas Anjar.

 

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top