Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Verstappen Juarai GP Kanada dan Hamilton Akhirnya Masuk Podium

Pada GP Kanada yang sempat diperlambat dua kali karena aturan virtual safety car, Verstappen berhasil mendominasi sebagian besar balapan. Meski, tidak dipunkiri regulasi Virtual Safety Car berperan besar dalam strategi Verstappen.

Autos.id  –  Namun, GP Kanada ini tidak bisa dibilang tidak penuh persaingan mengingat Carlos Sainz yang menjelang akhir memiliki kesempatan untuk menyerang Verstappen. Namun, sayangnya Sainz tidak berhasil merebut posisi pertama pada akhirnya. Verstappen memiliki keunggulan pole position sejak tikungan pertama, yang diikuti dengan Fernando Alonso dari tim Alpine dan Sainz.

Sementara, Lewis Hamilton menempati posisi keempat setelah pertarungan satu lawan satu dengan Kevin Magnussen beberapa saat kemudian di Tikungan 3. Namun, pebalap Denmark itu mengalami kerusakan pada endplate sayap kanan depan pada mobil buatan Haas-nya.

Sainz DRS melewati Alonso untuk posisi kedua di Lap 3, dengan Verstappen sudah unggul 2,5 detik dari mereka. Sementara, Gerge Russel dari Mercedes berhasil mengungguli Magnussen untuk posisi kelima, dengan Magnussen harus masuk ke pit dari posisi keenam di akhir Lap 8 untuk mendapatkan sayap depan baru.

Drama tidak berhenti di situ, Sergio Perez mengalami masalah gearbox pada mobil red-bull nya dan terpaksa ditarik pada lap 8 saat berlakunya virtual safety car. Pemimpin balapan, Verstappen menggunakan kesempatan itu untuk mengganti ban ke ban keras, sementara Sainz dan Alonso menduduki pertama dan kedua. Lewis Hamilton juga ikut berhenti dan memberikan tempat kepada Russell dan Esteban Ocon (Alpine) di mana Lewis harus memulai lagi di urutan keenam.

Balapan dilanjutkan pada Lap 10 dengan Sainz 1,5 detik di depan Alonso dan Verstappen tertinggal 4 detik. Dengan menggunakan ban keras baru, Hamilton melewati Ocon untuk posisi kelima. Verstappen melaju melewati Alonso dengan mengaktifkan DRS pada Lap 15 untuk dapatkan posisi kedua dan posisi 5,5 detik di belakang Sainz yang memimpin.

Haas kemudian kehilangan mobil keduanya ketika Mick Schumacher harus berhenti di lap 19 di tempat yang sama dengan Perez dan akhirnya aturan Virtual safety car kembali berlaku. Russel masuk masuk ke pit, sementara Sainz masuk ke pit tepat saat virtual safety Car berakhir dan bergabung kembali di depan Hamilton di urutan ketiga. Setelah menangkis salipan Hamilton, Sainz melewati Alonso untuk posisi kedua pada Lap 23, dengan Hamilton juga melewati Alonso di lap berikutnya. Lalu, Alonso masuk ke Lap 29 dan turun ke urutan ketujuh, di belakang Ocon dan Leclerc yang sedang beradu.

Leclerc, yang start dari posisi 19 setelah terkena penalti memulai dengan ban keras dan dapat sampai ke posisi 13 setelah 10 lap. Dia kemudian tertahan di belakang Alfa Romeo dari Valtteri Bottas, yang berusaha keras untuk melewati Alex Albon dari tim Williams. Tapi Leclerc bisa unggul dari keduanya.

 

Hamilton-(paling-kanan)-akhirnya-naik-podium-ketiga

Leclerc kemudian terjebak di belakang Ocon, di mana dia bertahan di posisi yang sama hingga Lap 42, namun ia harus mundur empat tempat karena pit stop yang terlalu lama di mana Lerlerc harus berada di urutan ke-12. Verstappen masuk ke pit untuk kedua kalinya pada Lap 44 dan bergabung kembali tepat di belakang Hamilton di urutan ketiga, namun Verstappen melewatinya menggunakan DRS tepat sebelum Hamilton masuk ke pit lagi.

Sainz berhasil dilewati Verstappen yang menggunakan DRS-nya, bertepatan dengan Leclerc yang mengungguli Alonso untuk posisi keenam di Tikungan 10. Lerlerc berhasil terus menyalip sampai melewati Ocon beberapa lap kemudian untuk dapatkan posisi kelima. Lap demi lap, Sainz berhasil mengejar Verstappen tetapi sang juara dunia dapat mengakhiri GP Kanada dengan tetap bertahan di posisi pertama. Sementara itu, Hamilton yang mengalami masalah dengan Mercedes-nya di beberapa pekan ini finis ketiga, di depan Russell, Leclerc, Ocon, Alonso, Bottas, Zhou Guanyu dan Lance Stroll.

 

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga