Balap

Valentino Rossi Sebut Keberadaan Marquez Membahayakan Rekor MotoGP

Valentino Rossi mengakui bahwa rekor MotoGP-nya dalam bahaya jika Marc Marquez melanjutkan penampilan seperti sekarang ini.

Italia, autos.idKemenangan Marc Marquez pada 2018 di Thailand adalah yang ke-42 sejak ia lulus ke MotoGP pada 2013, dan menempatkannya dalam jarak yang semakin dekat dari mahkota juara ke-5 di kelas utama.

Dia memimpin atas Andrea Dovizioso yang menjadi rival terdekat dengan 77 poin dengan empat putaran tersisa, yang berarti dia bisa memenangkan gelar musim ini di akhir pekan di Motegi jika dia tidak tertinggal lebih dari satu poin dari si pembalap Ducati.

Baru menginjak usia 25 tahun, Marquez tampaknya berada di jalur untuk melampaui rekor Rossi yang memiliki 89 kemenangan di kelas utama, serta hasil tujuh gelar kelas utama sang legenda balap Italia (kedua setelah delapan kejuaraan 500cc milik Giacomo Agostini).

Namun Rossi menegaskan dia tidak memiliki keraguan tentang Marquez, dengan siapa dia telah memiliki hubungan yang dikenal sangat menarik perhatian ketika berada di lintasan balap, dengan banyaknya drama dalam persaingan.

“Marquez dapat mengalahkan rekor saya, tetapi itu tidak mengganggu saya,” kata Rossi pekan lalu selama acara di Dainese Store di London, dikutip Sky Sports.

Baca Juga: Jorge Lorenzo Senang Marquez Tak Halangi Kepindahannya ke Honda

“Anda harus berpikir tentang karir Anda sendiri dan saya pikir pekerjaan saya cukup bagus. Saya memenangkan banyak balapan dan saya bisa memenangkan lebih banyak kejuaraan.

“Penyesalan terbesar saya adalah kehilangan peluang juara di Valencia pada 2006, ketika saya membuat kesalahan. Itu adalah satu-satunya masalah saya dan saya selalu mengingatnya, sebagai salah satu situasi buruk untuk karir saya.”

Lima kali juara 500cc, Mick Doohan, yang mencatat 54 kemenangan di kelas utama menempatkannya di urutan ketiga dalam daftar pemenang sepanjang masa, baru-baru ini mendukung Marquez untuk mengancam rekor milik The Doctor.

“Ini sesuatu yang luar biasa, terutama karena dia memiliki bakat yang luar biasa,” kata Doohan kepada TV Spanyol, Movistar.

“Mengingat konsistensi dengan memenangkan balapan, posisi terdepan dan juga gelar, saya rasa dia tidak akan berhenti setelah kejuaraan kelima. Dia pasti akan melanjutkan ambisi untuk jadi yang terbaik.

“Marc baru berusia 25 tahun, jadi jika dia ingin mengikuti jejak Rossi yang berusia 39 tahun, dia masih memiliki jalan panjang. Dalam kehidupan yang tidak pernah Anda ketahui, tapi dia bisa membalap dan menang selama 10 tahun lagi.

”Potensinya sangat besar dan dia bisa lebih baik dari semua pendahulunya.”

Kapan Marquez akan melampaui Rossi?

Dengan gelar MotoGP kelima sekarang tampak seperti formalitas untuk Marquez, tidak sulit membayangkan pembalap Spanyol itu memenangkan setidaknya dua balapan lainnya, dengan asumsi dia tetap bugar, termotivasi dan dengan mesin yang cukup kompetitif.

Dengan asumsi dia memang merebut mahkota juara 2018, itu berarti Marquez akan memenangkan kejuaraan di setiap tahun sejak dia mengawali karir ini (2015). Karena itu ia bisa menandingi tujuh gelar kelas utama milik Rossi bahkan sebelum kontraknya dengan Honda berakhir pada musim 2020.

Melampaui Rossi dengan 89 kemenangan MotoGP kemungkinan akan mengambil waktu sedikit lebih lama, kecuali Marquez mampu secara dramatis menaikkan rata-rata jumlah balapan yang ia menangkan per tahun, yang sebelum 2018 mencapai angka 7.

Pada tingkat itu, ia berada pada target untuk mencetak rekor pada balapan tingkat atas angka 90 sampai tahun 2025. Saat itu ia masih berusia 32 tahun, tujuh tahun lebih muda dari Rossi yang kini berusia 39 tahun.

Baca Juga: Valentino Rossi: “Yamaha Tak Boleh Puas Dari Hasil di Thailand”

10 pembalap yang memenangkan kelas utama terbanyak sepanjang masa:

Pos. Rider Wins
1 Italy Valentino Rossi 89
2 Italy Giacomo Agostini 68
3 Australia Mick Doohan 54
4 Spain Jorge Lorenzo 47
5 Spain Marc Marquez 42
6 Australia Casey Stoner 38
7 United Kingdom Mike Hailwood 37
8 United States Eddie Lawson 31
9 Spain Dani Pedrosa 31
10 United States Kevin Schwantz 25

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top