Balap

Mulai 2020, Belanda Kembali Selenggarakan Formula 1

Sirkuit Zandvoort direncanakan sebagai tempat penyelenggaraan Grand Prix Belanda pada 2020 mendatang.

Belanda, autos.id Zandvoort secara realistis bisa menjadi tuan rumah balapan Formula 1 mulai tahun 2020, menurut salah satu rekan pemilik sirkuit Belanda tersebut.

Sebuah studi kelayakan bekas tempat Grand Prix Belanda itu selesai pada minggu lalu dengan persetujuan pemerintah kota Zandvoort. Hal ini juga mengevaluasi persyaratan organisasi dan logistik untuk menyelenggarakan grand prix, dan juga keuntungan finansial untuk wilayah sekitar.

Grand Prix Belanda di Zandvoort terakhir diadakan pada tahun 1985, dan Bernhard van Oranje (rekan pemilik sirkuit) mengatakan bahwa studi tersebut dilakukan untuk mendukung “firasat” yang dia klaim telah divalidasi.

“Saya percaya Liberty Media sedang mencari cara untuk membuat olahraga itu tambah menarik dan saya pikir mereka tahu apa yang harus dilakukan,” katanya kepada Motorsport.com (20/11/2017).

“Menurut pendapat saya, trek balap ‘masa lalu’ termasuk dalam kalender, di mana jika Anda keluar dari jalur, Anda akan terjebak di wilayah yang penuh kerikil.

“Tidak mengherankan bahwa Zandvoort adalah trek yang paling populer di antara pembalap DTM, ini adalah trek yang menantang dan menyenangkan untuk dikendarai, terutama bagi penggemar yang akan merasa senang menyaksikannya. Jadi, saya yakin trek ini sesuai dengan strategi mereka (pemilik F1).

“Jangan berharap itu akan terjadi sebelum 2020, tapi setelah itu akan menjadi skenario yang realistis.”

Sirkuit Zandvoort

Zandvoort memiliki lisensi FIA Grade 2 dan biaya setidaknya € 10 juta untuk meningkatkannya ke lisensi Grade 1 yang diperlukan untuk menjadi tuan rumah grand prix.

Direktur balap Formula 1, Charlie Whiting, melakukan kunjungan “tidak resmi” ke trek tersebut pada musim panas, yang menurut van Oranje menghasilkan saran “penyesuaian terbatas”, termasuk pitlane yang lebih panjang dan area pit yang lebih besar.

Van Oranje menjelaskan bahwa langkah selanjutnya adalah membahas ambisi dengan pemerintah dan pelaku usaha untuk mencari dukungan yang diperlukan.

“Kita perlu mencari konsorsium yang lebih besar untuk membawa acara sebesar ini ke Belanda,” dia menjelaskan. “Jika hasilnya positif, kita akan duduk bersama untuk melihat apa yang mungkin dan memperhitungkan laba atas investasi.

“Langkah selanjutnya adalah melihat tuntutan macam apa dan pada titik tertentu Anda perlu mendapatkan tempat di kalender.”

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top