Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Menang di Sepang, Dovizioso “Luapkan Amarah”

Karena finish ditempat yang buruk di Phillip Island, Andrea Dovizioso “tidak merasa senang” saat memenangkan podium utama di Sepang.

Malaysia, autos.id Andrea Dovizioso mengakui hasil Phillip Island yang buruk (yang sangat menghambat peluang gelar juara MotoGP) telah membuatnya “tidak begitu senang” tentang kemenangan di Sepang.

Dovizioso mengumpulkan kemenangan keenamnya musim ini di Malaysia, sehingga mempertahankan peluang juara sampai balapan terakhir di Valencia dalam waktu dua minggu.

Namun, pembalap Ducati itu tertinggal 21 poin di belakang Marc Marquez, yang berarti pembalap Spanyol itu tidak boleh finish lebih tinggi dari posisi 11 jika Dovizioso ingin memennagkan gelar juara.

Dovizioso mengatakan bahwa kemenangannya di Sepang membuatnya “sangat marah” tentang balapan di Phillip Island, saat ia menyelesaikan balapan ditempat ke-13 setelah mendapat beberapa kesalahan di awal.

“Saya sangat marah dengan hasil di Phillip Island. Saya tidak merasa senang tentang kemenangan ini, tapi jika melihat peluang juara, memang masih ada,” kata Dovizioso kepada MotoGP.com (30/10/2017).

 

Andrea Dovizioso

“Apa yang terjadi di Phillip Island, seharusnya saya bisa mendapat poin lebih baik jika saya tidak melakukan kesalahan di lap kedua.

“Tapi Ducati tidak ada di sana, tidak ada yang lebih cepat, sehingga Anda tidak bisa mengubah kenyataan.”

Saat finish ditempat ke-13 di Phillip Island, Dovizioso disusul oleh Dani Pedrosa dan Scott Redding di tikungan terakhir.

Seandainya dia tidak kehilangan dua poin tambahan, Dovizioso akan terpaut 19 poin yang berarti posisi kedua bisa berpotensi mengalahkan Marquez di Valencia.

Namun, Dovizioso mengatakan bahwa tidak ada gunanya memikirkan apa yang terjadi di balapan sebelumnya.

“Semua orang harus mendapatkan hasil balapan untuk dirinya sendiri,” Dovizioso menambahkan.

“Mudah untuk mengatakan ‘di beberapa balapan, di Assen saya berada di posisi kelima, tapi saya bisa saja finish ditempat ketiga dengan kecepatan yang saya miliki’.

“Di beberapa trek saya bisa menjadi sedikit lebih baik tapi mengatakan sesuatu seperti itu tidak akan berubah poin dan kejuaraan.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tidak merasa senang dengan kemenangan ini karena kami merasa lebih kuat dan kami tidak memiliki banyak hambatan.

“Apa yang dilakukan Marc musim ini adalah sesuatu yang luar biasa seperti di masa lalu, dan ini adalah kenyataannya.

“Jika kami tidak bisa membuat hasil yang lebih baik, itu artinya kami tidak bisa menjadi lebih baik, jadi seandainya Marquez memenangkan kejuaraan berarti ia adalah yang terbaik di kejuaraan musim ini.”

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Motor

Yamaha YZF500 yang dilelang ini merupakan motor yang pernah dipakai balap Kenny Roberts Jr balapan debut di kelas GP500 tahun 1996 silam. Autos.id –...

Motor

Tanpa adanya tim satelit membuat Yamaha hanya akan menurunkan 1 tim dengan 2 motor saja untuk MotoGP musim 2023 mendatang. Autos.id – Sejak keikutsertaan...

MV Agusta

Meskipun tertarik kembali ke ajang MotoGP, MV Agusta belum akan kembali ke ajang balap motor bergengsi ini setidaknya dalam beberapa tahun kedepan. Autos.id –...

Motor

Meskipun akan memudahkan pembalap dalam mengendalikan motornya, nyatanya perangkat Ride Height pada motor MotoGP modern justru mengurangi keterlibatan pembalap dalam melajukan motor yang dikendarainya...