Balap

McLaren Yakin Masalah Mesin Bisa Dipecahkan Lebih Cepat

McLaren berharap segera mendapat kesepakatan terkait mesin Renault untuk tahun 2018 dalam beberapa hari kedepan.

Inggris, autos.id Dengan hubungan McLaren dan Honda yang semakin memburuk ditengah musim yang mengecewakan, bukan rahasia lagi bahwa tim berbasis Woking (Inggris) itu mengejar pemasok tenaga alternatif untuk kompetisi tahun depan.

Namun harapan utamanya adakah Honda bisa membentuk aliansi dengan Toro Rosso, yang menjadi pembuka ruang untuk Renault yang berbasis di Faenza.

Toro Rosso menginginkan keputusan dari Honda tentang kesepakatan tahun 2018 pada akhir pekan Grand Prix Italia.

Namun, meski ada serangkaian pertemuan di Monza yang melibatkan perwakilan McLaren, Honda, Renault, Toro Rosso dan Red Bull, belum ada keputusan untuk situasi tersebut.

Tapi dengan pihak FIA dan F1 ikut membantu mengambil keputusan, tampaknya semakin besar kemungkinan untuk rincian terakhir dari kesepakatan akan diselesaikan dalam 48 jam berikutnya.

Mesin Honda-McLaren

Direktur balap McLaren, Eric Boullier, mengakui bahwa beberapa hal menjadi pembicaraan yang tidak terlalu mudah, tapi ia tetap berharap bahwa sebuah solusi akan membuat Honda di F1 dapat tetap diterima.

“Masalah ini rumit karena Anda ingin melakukan yang terbaik untuk F1 juga, bukan hanya untuk McLaren,” jelas pria asal Prancis itu, seperti dikutip Motorsport.com (4/9/2017).

“Apa pun yang akan terjadi, dan ini adalah kerja sama yang baik dengan semua partai di paddock, kita semua berusaha untuk menciptakan situasi terbaik, tapi saya tidak akan berkomentar lebih dari ini.”

Direktur Eksekutif McLaren, Zak Brown, juga mengatakan bahwa tidak ada yang mendapat jaminan, meskipun ada indikasi bahwa sebuah kesepakatan dapat ditutup begitu situasi Honda dan Toro Rosso selesai.

“Ada beberapa skenario yang berbeda,” kata Brown. “Itu adalah skenario yang ditunggu banyak pihak, andai ada sesuatu yang terjadi pada keduanya. Tapi itu bukan satu-satunya skenario.”

Di luar soal penawaran, ada juga masalah yang berkaitan dengan pembayaran kompensasi untuk mengakhiri kontrak secara dini.

Lebih jauh lagi, satu skenario yang telah disebutkan adalah Renault ingin membawa Carlos Sainz yang saat ini berada di tim Toro Rosso sebagai ganti akhir kontraknya dengan tim.

Meski belum ada yang dipastikan, Brown tetap berharap hasil akan tercapai yang sesuai denganh arapan semua orang.

“Ya, skenario ideal akan membuat semua orang tersenyum di akhir, saya pikir itu mungkin,” katanya. “Toro Rosso perlu menciptakannya.

“Mereka mungkin akan mencoba fokus untuk pembahasan ini, setidaknya untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Mereka meminta tenggat waktu dan kami akan menunggu.”

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top