Balap

Gagal di Musim Lalu, Marquez Ingin Bangkit Kembali

Mengakui kesalahan besar saat terjatuh pada 2017, Marc Marquez pun mencoba menebusnya. Podium menjadi target utama sang juara dunia bertahan.

Jakarta, Layar.id – The Baby Alien merupakan satu dari tiga pembalap – selain Valentino Rossi dan Maverick Vinales – yang telah mencicipi kemenangan di Termas de Rio Hondo, sejak Argentina pertama kali menghelat MotoGP pada 2014 silam.

Musim lalu, Marquez muncul sebagai kandidat kuat pemenang usai keberhasilan merebut pole position, dan dalam sesi kualifikasi yang diguyur hujan. Namun, balapan justru menyuguhkan cerita berbeda. Ia gagal finis.

“Ya, tentu saja, ini sirkuit yang saya sukai. Ini sirkuit di mana saya biasanya kompetitif dan sangat cocok dengan gaya balap saya,” tukasnya saat konferensi pers, pada Kamis (5/4) kemarin.

“Jadi…tahun lalu adalah kesalahan besar saya sendiri, karena saya menyerang terlalu banyak pada lap-lap awal dengan ban depan hard dan mungkin belum siap, serta banyak permukaan trek yang bergelombang [bump]. Itu kesalahan saya.

“Tapi bagaimanapun, saya belajar tentang [kesalahan] itu. Kami akan mencoba untuk menukar hasil tahun lalu dan tahun ini. Tentu target utamanya mencoba naik podium. Kita akan lihat selama akhir pekan di mana kami bisa finis,” papar Marquez.

Disinggung mengenai kekalahan dari Andrea Dovizioso pada balapan pembuka Qatar, enam kali juara dunia itu tak kecewa terkait hasil posisi kedua. Ia bahkan sangat bangga dengan keseluruhan akhir pekan di Losail, karena Repsol Honda melakukan pekerjaan bagus.

“Tentu saja, Anda selalu dapat meningkat. Tetapi, saya sangat, sangat senang atas tempat kedua tersebut. Kami kemudian langsung menukar mentalitas. Kami menjalani tes [privat] Jerez yang sangat penting dan benar-benar positif, dan kami tiba di sini di Argentina dengan cara yang berbeda dari tahun lalu.

“Tahun lalu, kami tiba di sini dengan beberapa keraguan. Tahun ini, tentu saja kita akan melihat bagaimana level lawan. Kita juga akan melihat bagaimana level trek balap, grip, empat ban depan dan belakang kompon berbeda.

“Banyak tanda tanya tentang cuaca, namun kami akan berusaha melakukan yang terbaik, karena saya merasa kuat,” cetusnya.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top