Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

CEO F1 Sebut Rusia Tidak Akan Jadi Tempat Balapan Lagi!

 

Dilansir dari kantor berita, Reuters, CEO F1, Stefano Domenicali mengatakan bahwa ajang Formula 1 tidak akan digelar lagi di Rusia.

Autos.id  –  Grand Prix Rusia 2022 awalnya akan diadakan pada bulan September, tetapi dibatalkan pada bulan Februari, tak lama setelah militer Rusia menyerbu Ukraina. Lalu, F1 mengakhiri kontrak dengan promotor GP Rusia pada bulan Maret. Ajang balapan di Sirkuit Sochi di Rusia akan pindah ke sirkuit Igora Drive dekat St. Peterberg mulai tahun 2023 dan seterusnya.

“Saya selalu percaya Anda tidak boleh mengatakan kata “tidak akan”, tetapi dalam kasus ini, saya dapat berjanji dengan pasti bahwa kami tidak akan lagi bernegosiasi dengan mereka,” kata Domenicali, berbicara kepada majalah olahraga Jerman, Bild. “Tidak akan ada lagi balapan di Rusia,” tambahnya.

Perusahaan promotor dari Grand Prix Rusia yang dibatalkan, ANO Rosgonki, meminta pengembalian dana dari F1 untuk pembayaran yang pernah pihaknya lakukan untuk menjadi tuan rumah balapan. CEO-nya Alexey Titov mengindikasikan bahwa dia mengharapkan utang itu dilunasi terlepas dari posisi F1 terkait balapan di Rusia.

“Utang ini ada, sudah dikonfirmasi dan posisi kami tidak berubah,” kata Titov kepada kantor berita Rusia Tass. “Kami mengharapkan pengembalian dana terlepas dari posisi Manajemen Formula oNE saat ini sehubungan dengan penyelenggaraan balapan di Federasi Rusia.”

“Situasi olahraga dunia saat ini sangat dipolitisasi. Penting untuk mengambil kata-kata Domenicali di sini dengan mengingat hal ini. Apa yang dia katakan memiliki konotasi politik yang jelas yang tidak ada hubungannya dengan semangat olahraga yang sebenarnya.”

“Masa depan hubungan kita hari ini benar-benar tidak jelas. Kami akan mempertimbangkan posisi Domenicali dalam pekerjaan kami selanjutnya.”

Grand Prix Rusia sudah diadakan di sirkuit Sochi Autodrom setiap tahun sejak 2014. Dan, Mercedes selalu memenangkan setiap Grand Prix yang diadakan di trek tersebut.

Rusia tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengakhiri invasinya ke Ukraina, bahkan ketika menghadapi perlawanan keras dan kerugian yang meningkat sebagai akibat dari perang. Bahkan jika perang akan berakhir sepertinya tidak akan  ada yang akan berubah terhadap posisi F1 untuk menyelenggarakan Grand Prix di sirkuit Sochi.

Namun, para penggemar F1 dapat tetap tenang karena F1 masih memiliki 22 balapan penuh di kalender, sehingga berita ini tidak akan berarti apa-apa.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga