Tips

Pemakaian Oli Pada Kendaraan Ada Aturannya, Kamu Sudah Lakukan?

Pemakaian oli pada kendaraan bisa pengaruhi performanya. Salah menggunakan oli bisa bikin performa mobil jadi tak optimal. Kamu sudah lakukan dengan benar?

Jakarta, Autos.id – Pemakaian oli pada kendaraan harus diperhatikan. Mengapa demikian? Hal ini karena oli memiliki pengaruh yang besar terhadap performa sebuah kendaraan. Tak hanya itu, pengaruh oli ternyata juga berkaitan dengan daya tahan mesin mobil itu sendiri.

Seperti dikutip dari laman Suara.com (18/02/2018), Muhammad Shobirin, Customer First Area Department Head Kalla Toyota mengungkapkan bahwa sistem pelumasan pada mesin kendaraan seperti mobil menjadi hal yang penting. Hal ini mengingat penggunaan oli mempengaruhi banyak hal.

“Setiap oli mesin punya sebaiknya digunakan sesuai petunjuk yang ada pada kemasan”

Muhammad Shobirin juga melanjutkan bahwa masing-masing oli mesin sudah pasti memiliki beragam kode di dalam kemasannya. Kemasan inilah yang nantinya akan menjadi petunjuk penggunaan oli sesuai dengan tehnologi atau bahkan mesin tertentu.

mengabaikan aturan penggunaan oli pada kendaraan bisa mengurangi kinerja mesin

Pemakaian oli pada kendaraan juga harus memperhatikan hal ini. Ada dua kode internasional yang biasanya digunakan oleh produsen oli diantaranya ialah kode society of automotive engineers atau SAE dan American Petrolium Instute atau API.

Kode pertama, SAE merupakan badan internasional dimana badan ini menunjukkan kemampuan dari sebuah oli dalam menjaga stabilitas kekentalan terhadap pengaruh suhu lingkungan dan mesin yang panas maupun dingin.

Dalam hal ini, apabila angka indeks SAE pada sebuah oli kecil maka oli tersebut pastinya akan kecil. Sehingga pembekuan oli atau pengerasan oli pada saat suhu rendah akan semakin kecil. Ini berguna saat mesin mobil dinyalakan pada cuaca dingin misalnya saja musim salju di negara Amerika dan Eropa.

Pada oli mesin pun akan diikuti oleh huruf W. Tahukah bahwa huruf W tersebut merupakan singkatan dari winter alias musim dingin. Hal ini menandakan bahwa penggunaan oli pada kendaraan tersebut bisa mencapai -20 derajat. Beberapa contohnya yaitu SAE 5W, SAE 10W maupun SAE 20W.

Kendati begitu, sebenarnya oli kendaraan tidak hanya bekerja dengan baik pada saat suhu mesin kendaraan masih dalam keadaan dingin tetapi juga pada saat mesin bekerja. Hal ini karena peran oli sendiri yaitu menyesuaikan rentang temperatur mesin.

Di sisi lain, kita pun juga harus sadar bahwa pada saat cuaca panas, oli yang dibutuhkan ialah dengan oli yang memiliki tingkat kekentalan lebih tinggi misalnya saja 15W-30W. Disadari atau tidak, pemakaian oli pada mobil yang tidak sesuai dengan suhu negara bisa mengakibatkan kinerja oli semakin tidak maksimal.

Jadi, sudahkah Anda memahami aturan pemakaian oli pada kendaraan di atas? Yuk, cek kembali sudah benarkah oli yang kita gunakan.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top