Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Tahun 2025, Lexus LFA Akan Gunakan Mesin V8 Twin Turbo

Toyota sangat antusias pada  produksi supercarnya beberapa bulan terakhir ini. Pertama mereka mengungkapkan coupe Lexus yang futuristik dan berkinerja tinggi, diikuti oleh konsep mobil balap GT3 bertenaga hidrogen.

Autos.id  –  Sekarang, kabar dari Jepang mengatakan bahwa kedua mobil tersebut sebenarnya sedang dalam pengembangan dan yang terakhir akan mempengaruhi penerus Lexus LFA yang legendaris, yang dapat kita lihat hanya dalam tiga tahun.

Sebuah laporan dari sebuah kantor berita di Jepang mengatakan bahwa Toyota memiliki trio supercar dalam pengerjaan, yang semuanya telah kita lihat dalam satu atau lain bentuk.

Yang pertama tampaknya akan menjadi GR Super Sport, hypercar yang siap untuk ajang Le Mans yang tampaknya tidak dibatalkan sama sekali, meskipun ada rumor kebakaran selama pengujian. Kantor berita tersebut mengatakan bahwa perkembangan mobil tersebut akan digunakan juga untuk mengembangkan mobil balap GR GT3 yang akhirnya akan membuka jalan untuk Lexus. Supercar Lexus tersebut dirumorkan akan diberi nama LFA2.

“LFA2” dilaporkan akan menjadi mobil sport bermesin pembakaran internal erakhir untuk Toyota secara keseluruhan dan akan dikaitkan dengan GR GT3, yang dilaporkan memasuki pengujian akhir tahun ini dengan jadwal pengembangan yang dipercepat. Meskipun GR GT3 dilaporkan hanya akan menjadi mobil balap, pengembangannya dikonfirmasi untuk membantu pengembangan mobil jalanan masa depan, seperti yang diungkapkan oleh Presiden Pengembangan Mobil Balap Toyota, David Wilson.

“Apa yang kita semua pelajari adalah bukan cara membawa mobil GT3 ke pasar,” kata Wilson saat ditanya perihal perkembangan  RC GT3  “Sebelum Anda meletakkan baris pertama Anda di atas kertas, Anda memutuskan akan membalap mobil itu dan itu membentuk parameter desain, parameter kinerja mobil produksi itu.”

“Cukup dengan menghubungkan titik-titiok dan akhirnya mendapat kesimpulan bahwa itu bisa menjadi pendahulu mobil GT3 global berikutnya untuk Lexus,” Wilson mengisyaratkan.

Best Car, kantor berita Jepang, menunjukkan kendaraan ini akan berkinerja lebih tinggi secara signifikan, tepat di atas level supercar standar. Berdasarkan pengembangan platform GA-L LC saat ini, LFA2-slash-RC dilaporkan akan menampung mesin V8 4.0 liter, twin-turbo, berpotensi didukung dengan mesin hybrid, untuk output sekitar 700 tenaga kuda. Sehubungan dengan LFA dan GR Super Sport yang sulit untuk dijangkau, harganya akan makin terjangkau sepanjang berjalannya waktu, dengan harga jatuh di bawah $ 200.000-an, dan produksi yang belum ditutup.

Mobil dilaporkan diantisipasi untuk debut sekitar tahun 2025 sebagai peluncuran akhir dari Toyota untuk mesin pembakaran internal dengan kinerja tinggi, meskipun itu jelas tidak akan menandai akhir dari mobil supercepat Toyota. Selanjutnya, pekerjaan itu akan dibawa oleh versi produksi dari konsep Lexus Electrified Sport, coupe listrik yang terungkap pada bulan Desember lalu. Dengan mobil itu, Toyota bertujuan untuk mendapat kecepatan akselerasi dari waktu nol hingga 60 mph dalam rentang dua detik yang rendah dan jangkauan lebih dari 435 mil, keduanya menggunakan teknologi baterai solid-state, yang sudah diuji oleh Toyota di jalan terbuka.

Namun, sekali lagi hal tersebut masihlah rumor. Namun, rumor ini sendiri sudah didukung dari kutipan wawancara dari orang dalam yang merupakan pejabat Toyota sendiri. Jadi, meskipun detail masih belum jelas, Toyota sepertinya masih memiliki satu supercar lainnya yang akan diluncurkan.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga