Berita Otomotif

Menteri Perindustrian RI, Airlangga Resmi Membuka IIMS 2019

Selama 11 hari Telkomsel IIMS 2019 ini siap memanjakan pengunjung

Jakarta, Autos.id  – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto resmi membuka Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIEXPo Kemayoran Jakarta hari ini (Kamis, 25 April). Telkomsel IIMS 2019 yang diikuti oleh ratusan industry otomotif ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang.

Dalam sambutannya, Airlangga menjelaskan, dengan mengusung tema ‘Your Infinite Automotive Experience’ menjadikan Pameran ini tidak hanya sekedar pameran otomotif berskala internasional melainkan medium yang tepat bagi ekosistem industri otomotif di Indonesia.

“Selain itu dapat juga dijadikan edukasi kepada pengunjung, memacu kegiatan bisnis bersama para stakeholder, serta sarana rekreasi bagi keluarga,” paparnya.

Airlangga melanjutkan, kinerja industri otomotif tahun 2018 menunjukan capaian–capaian yang cukup menggembirakan di antaranya produksi kendaraan roda empat atau lebih tahun 2018 mencapai 1,34 juta unit atau setara 13,76 miliar USD, dengan ekspor sebesar 346 ribu unit atau setara 4,78 miliar USD di tahun yang sama.

Industri otomotif nasional sebagai salah satu sektor andalan dalam roadmap Making Indonesia 4.0, ditargetkan pada tahun 2030 dapat menjadi basis produksi kendaraan bermotor internal combustion engine (ICE) maupun electrified vehicle untuk pasar domestik maupun ekspor.

34 APM Siap Berikan Kejutan Di Telkomsel IIMS 2019

Roadmap pengembangan industri kendaraan bermotor saat ini, pemerintah mentargetkan pada tahun 2025, 20% dari total produksi Kendaraan Baru di Indonesia sudah berteknologi electrified. “Sehingga dapat mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk dapat menurunkan emisi gas rumah kaca (CO2) sebesar 29% pada tahun 2030 tanpa bantuan internasional, sekaligus menjaga kemandirian energi nasional,” ungkapnya.

Sesuai dengan roadmap tersebut pemerintah juga telah mempersiapkan program pengembangan kendaraan emisi karbon rendah atau atau biasa disebut program low carbon emission vehicle (LCEV). “Program ini terdiri dari 3 sub program yaitu kendaran hemat energi harga terjangkau (LCGC), electrified vehicle dan flexy engine,” tegasnya.

Untuk menghadapi tantangan tersebut di atas, disusun beberapa strategi untuk mendukung pengembangan LCEV, diantaranya, dukungan insentif fiskal berupa tax holiday/mini tax holiday untuk Industri komponen utama, yakni industri baterai, industri motor listrik (magnet dan kumparan motor)

Usulan income tax deductions sampai dengan 300 persen untuk industri yang melakukan aktifitas R&D&D; Usulan harmonisasi PPnBM melalui revisi PP Nomor 41 Tahun 2013 tentang PPnBM kendaraan bermotor;

“Usulan pengaturan khusus terkait Bea Masuk dan Perpajakan lainnya termasuk Pajak Daerah untuk mempercepat industri kendaraan listrik  (electrified vehicle) di Indonesia serta ekstensifikasi pasar ekspor baru melalui negosiasi kerjasama PTA (preferential tariff agrement) dengan negara yang memiliki demand tinggi untuk kendaraan bermotor,” pungkas Airlangga.

Dalam perhelatan Telkomsel IIMS 2019, sebanyak 34 APM  mobil dan motor turut berpartisipasi selama 11 hari. Serta juga didukung oleh ratusan para pelaku industri otomotif lainnya.

Khawatir Soal Pemilu, IIMS Tetap Optimis Capai Target Rp 4 Triliun

Bagi pengunjung yang akan menikmati seluruh sajian penyelenggaraan Telkomsel IIMS 2019. PT Dyandra Promosindo tahun ini tidak menaikkan harga tiket masuk bagi pengunjung, di mana ketentuan harga tiket masuk resmi untuk hari Senin hingga Jumat ditetapkan sebesar Rp 50 ribu sedangkan harga tiket Sabtu dan Minggu dibanderol Rp 70 ribu.

 

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top