Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Hyundai Pastikan Pembangunan Pabrik Manufaktur Terus Berjalan

Last updated on 20 April, 2020

PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) melanjutkan pembangunan pabrik manufaktur di tengah pandemi COVID-19 untuk mendorong perekonomian Indonesia.

Jakarta, Autos.id  PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) melanjutkan pembangunan pabrik di tengah situasi yang tidak mudah akibat pandemi COVID-19. Keputusan ini diambil setelah adanya koordinasi intensif dengan otoritas lokal dan nasional terkait.

Hyundai meyakini bahwa proyek ini penting untuk mendorong dan memastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk terus bergerak, yang juga memiliki nilai investasi senilai 1,55 miliar dolar Amerika hingga 2030.

Pembangunan pabrik tersebut juga akan berkontribusi pada pengembangan ekspor Indonesia dengan menjadi pemasok produk-produk Hyundai ke pasar utama di kawasan ASEAN lainnya.

Untuk mengawasi jalannya investasi, Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama dengan beberapa anggota direksi, hari ini (Jumat, 17/4) juga mengunjungi pabrik HMMI dan secara langsung mengamati perkembangan terbaru dari pembangunan pabrik.

“Hingga saat ini, proyek manufaktur telah mencapai kemajuan konstruksi dengan proses pembersihan lahan dan pekerjaan pemancangan yang  telah selesai. Target saat ini dari proyek konstruksi pabrik adalah untuk merampungkan penyusunan kerangka baja dan melanjutkan ke langkah pengembangan selanjutnya,” terangnya.

Hyundai memahami bahwa saat-saat ini merupakan situasi sulit yang dihadapi oleh Indonesia dan dunia. Pada saat yang bersamaan, melanjutkan pembangunan pabrik di situasi ini bukanlah keputusan mudah yang diambil oleh Hyundai. Mengingat hal tersebut, perusahaan menjalankan aktivitas pembangunan di bawah bimbingan dan dukungan dari pemerintah Indonesia, setelah mendapat izin serta persetujuan dari Kementerian Perindustrian. Hyundai dengan berhati-hati menerapkan operasi yang efektif dan efisien untuk mencegah paparan risiko virus Corona, sembari tetap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sementara itu, YoonSeok Choi, Presiden Direktur HMMI, mengatakan, pihaknya memahami bahwa apa yang dihadapi saat ini adalah situasi yang sangat menantang. “Namun, adalah komitmen kami untuk terus mendukung masyarakat serta lingkungan di sekitar kami. Sekarang, lebih dari sebelumnya, adalah saat yang penting untuk menunjukkan solidaritas kami kepada Indonesia dengan terus mendorong dan mendukung ekonomi Indonesia untuk terus bergerak,” jelasnya.

Hyundai memberlakukan langkah-langkah kebersihan dan physical distancing yang ketat di pintu masuk pabrik serta area kantor, termasuk dalam aktivitas pembangunan pabrik yang saat ini fokus dalam pengerjaan peralatan guna menghindari kontak manusia.

Selain itu, Hyundai memberlakukan pemeriksaan kesehatan dan distribusi masker di area transit, pemantauan suhu untuk karyawan, serta membatasi akses personal di pintu masuk pabrik. Peraturan kebersihan yang diterapkan secara lebih ketat di area kantor adalah dengan menerapkan physical distancing, meningkatkan frekuensi dan ketepatan upaya sanitasi. Contohnya termasuk sistem pembersihan berkala dan pemberian disinfektan.

Sebagai bagian dari tanggung jawabnya untuk memastikan karyawan merasa aman, Hyundai juga menyediakan fasilitas kesehatan berstandar, seperti kemitraan dengan rumah sakit terdekat untuk situasi darurat, penetapan pusat medis dengan tenaga medis yang siap siaga, ambulans di lokasi untuk situasi darurat, ruang karantina darurat, dan suplemen bergizi serta vitamin. Hyundai juga menjamin bahwa semua pedoman yang dibutuhkan telah dilaksanakan dengan optimal, dan tidak ada pekerja yang dipaksa untuk terus masuk ke pabrik jika mereka dalam kondisi tidak sehat.

Selain melindungi karyawannya dari risiko virus corona, keselamatan karyawan di pabrik juga merupakan hal yang penting bagi Hyundai. Di pabriknya, HMMI membangun zona edukasi virtual di mana karyawan dapat mencoba sabuk pengaman, penggunaan tangga, kecelakaan keselamatan, dan pemadam api di dalam dunia virtual sebagai bagian dari pelatihan mereka untuk mencegah kecelakaan keselamatan secara efektif.

Komitmen untuk mendukung penuh masyarakat dan kemanusiaan juga telah direalisasikan oleh Hyundai sebelumnya dengan memberikan bantuan berupa 50.000 set APD senilai Rp 8,2 miliar (500 ribu dolar AS) untuk tenaga kesehatan Indonesia secara bertahap. Sebanyak 10.000 set APD akan dialokasikan ke Jawa Barat, di mana Hyundai Motor Manufacturing Indonesia berada.

Selain itu, Hyundai juga menjajaki rencana untuk mengimplementasikan tes Drive-Thru sebagai upaya bantuan dalam mengatasi COVID-19, yang saat ini sedang dalam tahap diskusi dengan pemerintah Jawa Barat.

Sementara itu, untuk semakin memperkuat kehadirannya, tahun ini, Hyundai berencana untuk berinvestasi dalam membangun brand-nya di Indonesia dengan memulai kolaborasi dengan duta global mereka, grup mega bintang global, BTS.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Berita Otomotif

Jakarta, Autos.id  –  Baru-baru ini di Jakarta, PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) dan Grab Indonesia meluncurkan Hyundai IONIQ Electric yang akan dioperasikan sebagai...