Mobil

Airbag Berujung Maut, Honda Kembali Recall Mobilnya

Jenis inflator kantung udara (airbag) Takata yang dulu dianggap aman kini telah diawasi setelah kecelakaan dan ledakan di Maryland melukai pengemudi minivan Honda.

Autos.id   – Insiden itu memaksa Honda untuk menarik sekitar 1,2 juta kendaraan di Amerika Utara dan Tengah dari model tahun 2001 hingga 2016. Itu tidak termasuk dalam rangkaian besar penarikan Takata untuk kantung udara yang dapat melemparkan pecahan logam ke kompartemen penumpang.

Takata menggunakan amonium nitrat untuk membuat ledakan kecil dan mengembang kantung udara dalam tabrakan. Tapi bahan kimia itu bisa memburuk ketika terkena suhu dan kelembaban tinggi sehingga dapat menghancurkan tabung logam dan memuntahkan serpihannya. Setidaknya 23 orang telah terbunuh oleh inflator perusahaan tersebut dan ratusan lainnya terluka.

Inflator dalam penarikannya baru-baru ini, mengandung bahan kimia penyerap kelembaban yang disebut dessicant yang ditambahkan untuk menjaga amonium nitrat stabil. Mereka diyakini aman dan tidak pernah menjadi bagian dari peristiwa-peristiwa sebelumnya. Mereka bahkan telah digunakan untuk menggantikan inflator lama di bawah penarikan yang dimulai pada 2014.

Tetapi Honda dan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) mengatakan bahwa kecelakaan pada 19 Januari 2018 yang melibatkan Honda Odyssey 2004 mengawali penyelidikan dan penarikan tersebut. Ini terjadi ketika penyelidik menemukan bahwa inflator kantong udara pengemudi pecah.

“Penyelidikan menentukan bahwa inflator yang dibuat di pabrik Taklo di Monclova, Meksiko, rusak karena cacat produksi,” jelas pejabat Honda.

Tidak jelas berapa banyak inflator dengan dessicant yang digunakan oleh pembuat mobil lain atau apakah pemerintah sedang menyelidiki jika harus ditarik kembali juga.

Beberapa model yang terkena program recall di antaranya mobil yang diproduksi mulai 2010 hingga 2011. Seperti Honda Civic 2001-2005, CR-V 2002-2006, Accord 2001-2007,Elemen 2003-2010, Odyssey 2002-2004, Ridgeline 2006, dan Pilot 2003-2008.

Satu juta mobil tersebut, tersebar di Amerika Serikat dan Kanada. Uniknya beberapa mobil yang telah melakukan perbaikan akibat airbag meledak dan diganti baru juga terkena program perbaikan.

NHTSA juga mengungkap bahwa model yang ditarik tersebut merupakan jumlah yang terdiri dari model yang saat ini dari model yang masuk daftar recall sebelumnya.

Sumber : berbagai sumber

Foto : berbagai sumber

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top