Balap

Langkah Carlos Sainz Jadi Keuntungan Bagi Renault

Renault mendapatklan keuntungan dengan bergabungnya Carlos Sainz lebih awal, terutama untuk membuat “lompatan” musim depan.

AS, autos.id Pimpinan Renault, Cyril Abiteboul, mengatakan bahwa mendapatkan Carlos Sainz untuk menjalani empat balapan terakhir musim ini memberi keuntungan bagi tim berbasis Enstone, terutama untuk melakukan uji coba 2018.

Sainz pada awalnya menjalani periode pinjaman satu tahun dari Red Bull, namun diumumkan pada akhir pekan lalu bahwa pembalap Spanyol tersebut akan beralih ke Renault untuk menggantikan Jolyon Palmer dimulai GP Amerika dan seterusnya.

Abiteboul melihat kedatangan Sainz sebagai bagian penting untuk melangkah maju untuk menutup celah dari unggulan lainnya, dan merasa kedatanga si pembalap lebih awal bisa membantu adaptasi lebih baik untuk musim depan.

“Kami berada dalam situasi di mana kami benar-benar melawan waktu jika kami ingin memenuhi ambisi dan target pada tahun 2020,” kata Abiteboul kepada Motorsport.com (11/10/2017).

Carlos Sainz

“Tidak ada waktu untuk mengalah dan kami harus ebrgerak cepat dengan segala cara.

“Dengan memikirkan pa ayang terjadi tahun 2020, kami harus melakukan langkah ini. Bukan hanya untuk meraih beberapa poin di kejuaraan, ini lebih merupakan gambaran yang lebih besar dan rencana jangka panjang yang sesuai dengan keputusan ini.

“Kami memiliki banyak komentar tentang pinjaman seorang pembalap untuk satu tahun, jadi kami harus membuatnya bekerja sebaik mungkin, dan kami memanggilnya untuk memulai langkah.

“Apapun yang kami lakukan tahun ini, dia akan mengenal tim, jadi semua aklimatisasi ke tim dan mobil bisa diselesaikan, jadi kami tidak punya alasan kolektif untuk tahun depan.

“Tahun depan akan menjadi soal mencetak poin lebih cepat, sejak awal musim. Kami memiliki program teknis di mana kami ingin memiliki hak keandalan setelah uji coba musim dingin, jadi kami mempersiapkan segalanya termasuk siapa yang akan duduk di kursi mobil.”

 

Palmer berpisah secara “bersahabat”

Abiteboul mengakui bahwa diskusi dengan Palmer dan ayahnya telah berlangsung cukup lama, sebelum akhirnya sepakat bahwa pembalap asal Inggris tersebut akan meninggalkan tim setelah Suzuka.

“Cukup jelas bahwa kami membuat keputusan untuk tahun depan, itulah yang mendorong terjadinya diskusi dan keputusan akhirnya dibuat,” Abiteboul menerangkan.

“Ini bukan keputusan sepihak, ini dibuat secara bersama-sama dan cara bersahabat dengan Jolyon, ayahnya dan tim, dan saya harus berterima kasih kepada mereka karena mereka memahami posisi tim dan sudut pandang tim, dan apa yang ingin kami capai.

“Ini semua tentang waktu. Ada momen yang tepat untuk melakukannya, kami juga ingin melihat bagaimana posisi juara bsia berkembang.

“Hal pertama yang ingin kami mulai adalah musim 2018, dan ketika hal itu dilakukan, maka terjadilah pembicaraan dengan Jolyon dan ayahnya mengenai tahun ini, namun kami ingin melakukannya tanpa terburu-buru, kami ingin melakukannya dengan benar.”

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top