Dalam satu agenda anjangsana ke rumah saudara, saya sekeluarga menggunakan Suzuki Fronx GX. Rute yang kami tempuh sekitar 132 km dari kediaman orang tua di Cileungsi Bogor menuju Serang, Banten.
Rute ini menyajikan kombinasi jalanan yang cukup lengkap. Mulai dari kemacetan di ruas jalan Transyogi Cibubur, memasuki jalan tol antarkota, hingga melintasi jalan arteri di Serang, Banten.
Suzuki Fronx adalah amunisi PT Suzuki Indomobil Sales untuk mengisi ceruk pasar crossover/subcompact SUV dengan gaya yang lebih sporty dan modis. Namun perjalanan kali ini cukup menggambarkan bagaimana kenyamanan, performa, fitur serta efisiensi BBM yang diberikan Fronx cocok bagi konsumen di Indonesia.
Visibilitas
Mengawali perjalanan dari Cileungsi, karakter SUV coupe pada Suzuki Fronx langsung mencuri perhatian di jalan raya. Desain gril depan yang tegas dan ground clearance yang tergolong tinggi memberikan rasa percaya diri saat melewati titik-titik jalan bergelombang.
Masuk ke dalam kabin, posisi duduk pengemudi terasa ergonomis dengan visibilitas ke depan dan samping yang cukup luas. Pengaturan posisi kemudi terasa mudah karena sudah tilt dan teleskopik. Juga hadir height adjuster pada jok untuk memudahkan pencarian posisi mengemudi yang pas dan minim lelah sebelum memasuki rute panjang.
Performa Mesin & Transmisi: Halus dan Cukup Berisi
Memasuki ruas jalan tol menuju Tangerang hingga Banten, performa mesin Suzuki Fronx GX mulai diuji. Mobil ini mengandalkan mesin K15C berkapasitas 1.462 cc 4 silinder.
Potensi tenaga 100,6 ps mulai 6.000 rpm dan torsi 135 Nm di 4.400 rpm tersalur ke kedua roda depan secara linear tak terlalu responsif menghentak. Mesin ini bahkan terasa sedikit lebih lambat dibanding unit Fronx GL yang disokong unit K15B bertenaga 104,7 ps dan torsi 138 Nm.
Meski begitu respons laju Fronx di kepadatan lalu lintas, penyaluran tenaganya terasa sangat halus. Akselerasi stop-and-go berlangsung tanpa hambatan. Bahkan saat cruising di Tol Tangerang–Merak pada kecepatan 80–100 km/jam, mesin terasa tenang dan minim getaran. Hanya menelusup tipis ke kabin berkat performa NVH (Noise, Vibration, dan Harshness) yang dipikirkan secara matang oleh para desainer Fronx.
Untuk kebutuhan menyalip kendaraan besar seperti truk di lajur kanan, hembusan tenaga di putaran menengah terasa memadai walau karakter penyaluran tenaganya lebih condong ke arah smooth dan tidak meledak-ledak.
Handling dan Kenyamanan Suspensi
Salah satu poin paling mengesankan dari perjalanan rute Bogor–Serang ini adalah faktor kestabilan dan kenyamanan suspesi. Utamanya kestabilan di jalur lurus ruas tol Tangerang-Merak yang kerap diterpa angin kencang (crosswind), Suzuki Fronx GX tetap menempel erat di aspal.
Redaman suspensi tergolong moderat dan cukup matang meminimalisir efek body roll saat berpindah lajur secara cepat. Juga dengan redaman jalan bergelombang serta di beberapa titik sambungan aspal dan beton tidak rata, suspensi Fronx GX mampu menyerap guncangan dengan amat baik. Kabin tetap terasa nyaman untuk penumpang di baris depan maupun belakang.
Fitur dan Interior Memadai
Selama perjalanan dari Bogor ke Banten, fitur hiburan dan kenyamanan sangat membantu menjaga fokus pengemudi. Suzuki seperti ingin menunjukkan teknologi yang setara seperti banyak ditawarkan mobil pabrikan Cina kekinian.
Tidak berlebihan dengan layar jumbo, pada Suzuki Fronx SGX yang notabene varian flagship menggunakan layar 9 inci dengan konektivitas Apple Car Play dan Android Auto.
Di bawah kontrol AC digital dengan Climate Control terdapat slot wireless charger untuk mengisi ulang daya smartphone tanpa kabel. Tambahan lain ialah kamera 360 derajad yang bisa membantu saat parkir lebih terukur.
Fitur menarik lain ialah hadirnya Head Up Display (HUD) yang tampilannya bisa dipilih dalam 3 versi tersedia. Untuk fitur keselamatan aktif, mobil ini sudah didukung fitur Hill Hold Control, ESP, serta rem ABS/EBD memberikan ketenangan ekstra saat harus melakukan pengereman mendadak di jalan tol.
Konsumsi Bahan Bakar
Dengan kombinasi jarak tempuh sekitar 100+ km (tergantung rute tol yang dipilih) serta gaya berkendara bervariasi (kombinasi macet kota, cruising tol, dan arteri), Suzuki Fronx GX mencatatkan angka efisiensi bahan bakar yang terbilang sangat irit bahkan bisa mencapai 23,3 km/l saat kami coba.
So….impresi berkendara dari Bogor ke Serang membuktikan bahwa Suzuki Fronx GX adalah sebuah crossover yang sangat serbaguna (versatile). Tidak sekadar lincah dan praktis saat membelah kemacetan kota, tetapi juga mantap dan nyaman saat diajak melaju kencang di jalan tol antarkota.


