Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Hulkenberg: Renault Alami Masalah Keandalan

Nico Hulkenberg menganggap Renault mengalami masalah dalam hal keandalan yang membuatnya keluar dari Grand Prix Jepang.

Jepang, autos.id Nico Hulkenberg mengatakan keandalan Renault tidak cukup baik setelah masalah DRS memaksanya keluar dari Grand Prix Jepang ketika berusaha mendapatkan poin.

Hulkenberg telah mengalami beberapa masalah keandalan unit pada daya tahun ini, dan harus keluar dari posisi yang bagus di Monaco dengan masalah gearbox.

Di Suzuka, DRS-nya mengalami masalah saat Turn 1 saat dia berada di belakang Romain Grosjean, dan dia terpaksa menyingkir dari lintasan balap.

“Biasanya saat Anda melepaskan throttle atau mematikannya, itu akan turun kembali,” kata Hulkenberg kepada Motorsport.com (11/10/2017).

“Tapi untuk balapan kali ini, throttle macet karena ada bagian yang rusak, sehingga membuat mekanisme hidrolik alami kerusakan. Itu terjadi di tikungan pertama dan rasanya sedikit aneh.”

Hulkenberg juga mengatakan bahwa tim berbasis Enstone harus berfokus pada keandalan: “Tentu, ini masih jadi kendala, tapi ini adalah bagian dari keseluruhan pengembangan yang kita jalani.”

Nico Hulkenberg

“Ini menunjukkan satu kelemahan lagi, dan mobil itu sering tidak cukup reliabel, dan tentu saja juga untuk performanya. Masih banyak yang bisa kita kerjakan.”

Pembalap asal Jerman itu juga yakin bahwa dia bisa menyelesaikan posisi lebih baik dari kedelapan.

“Perlombaan berjalan dengan cukup baik. Kami memulai dengan situasi yang lebih keras dan melakukan tugas pertama yang panjang, jadi kami melakukan sebuah kebalikan. Ini berhasil dengan baik, tapi saya diri sendiri kesulitan dengan membuat kesalahan di Degner Two, di mana saya melaju dan melewati kerikil dan kehilangan empat detik.

“Saya kira jika tidak ada masalah semacam itu, saya bisa bersaing dengan Massa dan Haas. Dalam balapan, mobil itu pada dasarnya cukup baik, saya akan menyalip Grosjean saat masalah DRS terjadi.

“Mungkin ini juga tentang keberuntungan, saya tidak melakukannya secara maksimal karena masalah teknis dan merugikan karena kehilangan poin penting,

“Saya harap untuk selanjutnya, saya akan lebih baik, dengan dukungan tim mekanik dan orang-orang terdekat saya.”

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Geely

Produk mobil kerjasama antara Renault dan Geely berjenis SUV Hybrid ini akan berada di segmen pasar kelas atas yang memang menyasar pasar premium. Autos.id...

Mobil

Renault mencoba pindah ke segmen kendaraan e-komersial beberapa tahun yang lalu. Autos.id – Kendaraan komersial tanpa emisi terbesar Renault adalah Master E-Tech, yang memamerkan...

Mobil

Kokpit cerdas ini akan banyak memanfaatkan teknologi yang berbasis dari kecerdasan buatan yang banyak ditemukan di teknologi smartphone. Autos.id – Teknologi pada kendaraan listrik...

Geely

Tujuan utama akuisisi Geely ke Renault divisi Korea Selatan selain memperluas pasar ke negara tersebut, tetapi juga mengincar pasar Amerika Serikat melalui kebijakan perjanjian...