Autos.id – BAIC bersiap meramaikan pasar mobil listrik Indonesia dengan menghadirkan BAIC T1. Model ini akan menjadi mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) pertama yang dipasarkan BAIC di Tanah Air, sekaligus menandai langkah baru perusahaan setelah sebelumnya menawarkan model bermesin bensin dan hybrid.
Mengutip dari Kompas (25/6/2026),unit BAIC T1 bahkan sudah terlihat berada di salah satu diler BAIC di Jakarta. Kehadirannya mengindikasikan peluncuran resmi sudah semakin dekat. Berdasarkan rencana yang telah disampaikan BAIC Indonesia, mobil listrik tersebut dijadwalkan diperkenalkan kepada media pada awal Juli 2026, sebelum kemudian tampil untuk publik pada ajang GIIAS 2026.
BAIC juga menargetkan T1 mengisi segmen mobil listrik menengah dengan kisaran harga Rp300 jutaan hingga di bawah Rp400 juta. Meski harga resminya belum diumumkan, rentang tersebut berpotensi membuat BAIC T1 bersaing dengan sejumlah mobil listrik yang sudah lebih dulu dipasarkan di Indonesia.

Area kemudi Arcfox T1 (sumber: CarNewsChina)
Di pasar China, model ini berada di bawah merek Arcfox yang merupakan divisi kendaraan listrik milik BAIC. Namun untuk pasar Indonesia, perusahaan memilih menggunakan nama BAIC T1 sehingga identitas merek BAIC lebih menonjol dibandingkan Arcfox.
Dari sisi desain dan dimensi, BAIC T1 memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, serta wheelbase 2.770 mm. BAIC mengklaim jarak sumbu roda tersebut menjadi salah satu yang terpanjang di kelasnya, sehingga memberikan ruang kabin yang lebih lega bagi pengemudi maupun penumpang.
Kenyamanan menjadi salah satu fokus utama BAIC T1. Mobil ini diklaim memiliki material peredam suara yang melapisi sekitar 85 persen bodi kendaraan untuk meningkatkan kesenyapan kabin. Selain itu, tersedia 32 kompartemen penyimpanan yang tersebar di berbagai bagian interior, serta panoramic skyroof berukuran besar yang menjadi salah satu daya tariknya.

Tampak depan Arcfox T1 (sumber: Baic)
Di sektor teknologi, BAIC T1 dibekali kemampuan pengisian daya cepat yang mampu mengisi baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit. Mobil ini juga mendukung fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging yang memungkinkan kendaraan mengisi daya mobil listrik lain, serta Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3,5 kW untuk menyuplai listrik ke berbagai perangkat elektronik saat dibutuhkan.
Fitur keselamatan dan bantuan berkendara juga menjadi nilai jual BAIC T1. Mobil ini dilengkapi 12 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2 yang dipadukan dengan fitur self-parking untuk membantu proses parkir secara otomatis.
Meski demikian, BAIC Indonesia masih belum mengungkap spesifikasi lengkap untuk model yang akan dipasarkan di Tanah Air.
Sebagai gambaran, versi yang dijual di China menggunakan motor listrik bertenaga 70 kW dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) dan memiliki jarak tempuh hingga 425 kilometer. Belum dapat dipastikan apakah konfigurasi tersebut akan dipertahankan pada BAIC T1 versi Indonesia.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
