Connect with us

Hi, what are you looking for?

Mobil Honda

Honda Super-One dan Jawaban Mobil Listrik Tak Harus Membosankan

Honda Super-One dan Jawaban Mobil Listrik Tak Harus Membosankan
Honda Super-One dan Jawaban Mobil Listrik Tak Harus Membosankan

Tentu, ada beberapa kekurangan, tetapi ketika sesuatu terlihat sebagus Honda Super-One dan memiliki performa berkendara yang sangat baik. Rasanya kekurangan tersebut bisa dimaafkan. Ini dia impresi berkendara tim Autos mengendarai Honda Super-One.

Meski terkesan agak ‘slow’ dalam memanfaatkan booming mobil listrik, PT Honda Prospect Motor (HPM) sangat percaya diri dengan Honda Super-One.

Tidak heran jika alokasi 100 unit Super-One ludes dengan harga jual Rp 438 juta. Dan dalam kesempatan pengujian Honda Super-One di trek ISDC Tangerang Selatan, barulah kami akui mobil listrik mungil ini memang berbeda.

Yups lewat Super-One, Honda sukses mengambil formula Kei Car yang sederhana dan membawanya ke era elektrifikasi. Mobil ini adalah versi yang disempurnakan dari Honda N-One e: yang beredar di Jepang. Meski begitu eksteriornya terlihat atraktif walau dominan mengotak dan agak tinggi.

Formula Ajaib di Balik Bonnet

Pada dasarnya Honda Super-One didukung motor listrik berkekuatan 47 kW yang sangat sederhana di poros depan. Digerakkan transmisi gigi reduksi satu percepatan yang pada dasarnya adalah fitur standar pada sebuah Kei Car. Namun, Super-One yang tidak harus mematuhi peraturan ini menambahkan mode Boost yang ketika diaktifkan, meningkatkan output hingga 70kW.

Hal ini didukung dengan baik oleh torsi 162 Nm, yang dihasilkannya di kelima mode berkendara (Econ, City, Normal, Sport, dan Boost). Hanya saja di mode Boost, Honda mempertahankan angka puncak sedikit lebih lama sebelum torsi menurun seiring meningkatnya kecepatan jalan.

Dengan bobot cuma 1097 kg saat pengujian, klaim akselerasi Super-One mampu mengunci 0-100 km/jam dalam waktu 14,5 detik menggunakan daya 47 kW miliknya. Namun catatan ini dipangkas 4,5 detik dengan daya penuh 70 kW di mode boost dan bikin akselerasi yang sama menjadi 10 detik saja..

Performa Berkendara Super-One Berbeda dan Menyenangkan

Cukup mudah untuk mendapatkan posisi duduk terbaik di balik kemudi Honda Super-One. Meski pengaturan masih manual, tim Autos bisa mengatur posisi duduk dengan nyaman dan mendapatkan ruang pandang yang luas. Oh ya jangan berharap fitur berlebihan ya.

Mobil ini juga tidak punya wireless charging dan beberapa kompartemen penyimpanan terasa kecil dan berlekuk sehingga agak susah untuk menempatkan barang seukuran smartphone sekalipun. Meski begitu Interior Super-One memiliki suasana ceria dan desain ergonomis yang baik. Dan walau material plastiknya sederhana, semua terasa sangat rapi.

Honda sangat menekankan betapa menyenangkannya Super-One untuk dikendarai. Tidak saja memiliki tenaga lebih besar daripada N-One e:, mobil ini punya jarak antar roda 50 mm lebih lebar dan suspensi yang dituning ulang untuk memberikan pengalaman berkendara terprediksi.

Kami mengawali percobaan mengendarai mobil ini tanpa mode Boost pada trek yang sudah disetting di area trek ISDC. Pada mode Normal, respon pedal memang lebih terbatas. Namun akurasi saat melibas tikungan agak tajam di kecepatan menengah bisa kami taklukan dengan mudah. Tidak terasa sedang mengendara sebuah EV mungil yang agak tinggi.

Sistem pengeremannya layak dipuji lantaran karena pedalnya sangat progresif dan memberikan daya cengkeram rem yang kuat, meskipun Super-One menggunakan rem teromol di bagian belakang.

Lepas satu lap pembukaan barulah mode Boost diijinkan untuk digunakan. Yes hanya dengan memencet sebuat tombol warna ungu di kolom setir sebelah kanan, Super-One seketika jadi lebih sigap.

Ia mampu meniru transmisi otomatis dual-clutch tujuh percepatan disertai dengan suara artifisial yang berupaya untuk meniru suara mesin dan knalpot, jadi lebih terasa natural.

Pada mode inilah kita akan benar-benar menyadari dengan bobot kurang dari 1,1 ton, dukungan output 70kW dan torsi 162Nm lebih dari cukup untuk membuat Super-One terasa lincah dan menyenangkan.

Semua ini didukung respon kemudi yang luar biasa untuk sebuah mobil kota. Putarannya terasa lebih presisi, dan responsif, didukung reaksi suspensi yang benar-benar mantap.

Goyangan bodi terkendali dengan baik, kontrol roda sangat bagus ukuran mobil kecil sehingga potensi understeer sekalipun bisa diredam bahkan dalam kondisi yang ekstrem.

Satu-satunya kekurangan kecil dari Honda Super-One adalah gerakan yang agak kasar saat melibas area jalan agak berlubang. Tapi tidak keberatan dengan sedikit guncangan ini sebagai imbalan atas kemampuan Honda yang luar biasa dalam menaklukkan tikungan.

Baca Juga

Mobil Honda

PT Honda Prospect Motor menggelar Honda Auto Technology Workshop Indonesia pada 29–30 Oktober 2026 di Indonesia Safety Driving Centre (ISDC), Tangerang Selatan. Melalui sesi...

Mobil Honda

Last updated on 26 October, 2026PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali menggelar Honda Culture Indonesia (HCI) Night Meet Up pada 23 Oktober 2026 di...

Mobil Honda

Last updated on 19 October, 2026PT Honda Prospect Motor (HPM) terus memperluas jaringan layanan resminya di berbagai wilayah Indonesia melalui peresmian Honda Maju Prabumulih...

Mobil Honda

PT Honda Prospect Motor (HPM) melanjutkan ekspansi jaringannya di Indonesia melalui pembukaan empat diler baru di Sulawesi Tengah dan Kalimantan Tengah. Keempat diler tersebut...