Autos.id – Prototipe mobil listrik coupe dua pintu yang diduga dikembangkan Xiaomi mulai menjalani pengujian di jalan raya China. Meski belum ada informasi resmi dari pabrikan, desain dan sejumlah komponen yang terlihat mengindikasikan mobil ini disiapkan sebagai model performa tinggi.
Mengutip dari CarNewsChina (28/6/2026), mobil ini mengusung siluet coupe dengan atap bergaya fastback dan bodi yang tampak lebih rendah serta lebih lebar dibanding Xiaomi SU7.
Identitas Xiaomi juga terlihat dari lampu belakang LED memanjang yang memiliki desain serupa dengan model produksi mereka, meski tampil lebih ramping.
Salah satu detail yang paling mencuri perhatian adalah spoiler belakang berukuran besar bergaya swan-neck. Di bagian bawah, terdapat diffuser berukuran besar yang dirancang untuk meningkatkan downforce saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi.

Velg prototipe mobil listrik coupe dua pintu Xiaomi (sumber: Weibo)
Prototipe ini juga terlihat menggunakan velg berukuran besar dengan kaliper rem performa tinggi, serta ventilasi udara di belakang roda depan yang memperkuat kesan sebagai mobil yang dikembangkan untuk penggunaan di lintasan.
Sejumlah komponen lain, seperti spion, side skirt, hingga beberapa elemen bodi, juga memiliki kemiripan dengan Xiaomi SU7. Hal tersebut menunjukkan bahwa mobil baru ini masih mengusung bahasa desain yang sama, tetapi dikembangkan dengan karakter yang lebih agresif.
Hingga kini Xiaomi belum mengungkap spesifikasi resmi mobil tersebut. Namun, berbagai laporan menyebut coupe listrik ini berpotensi menjadi model pertama yang menggunakan platform empat motor listrik atau quad-motor yang pernah diperkenalkan Xiaomi sebelumnya.
Platform tersebut diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 2.054 hp dan dipadukan dengan suspensi aktif, meski belum pernah digunakan pada mobil produksi.

Supercar listril Xiaomi terciduk sedang uji jalan di China (sumber: Weibo)
Jika benar digunakan, tenaga sebesar itu akan menempatkan coupe listrik terbaru Xiaomi di jajaran mobil listrik berperforma tinggi. Kehadiran model ini juga diperkirakan akan menjadi penantang baru bagi sejumlah mobil sport listrik premium dari pabrikan Eropa, termasuk Porsche.
Selain sistem penggerak baru, mobil ini juga dikabarkan berpotensi membawa pengembangan pada sistem pendingin baterai dan sasis aktif untuk mendukung performa saat digunakan di lintasan.
Meski demikian, seluruh informasi tersebut masih sebatas spekulasi karena Xiaomi belum memberikan konfirmasi resmi.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.

