Connect with us

Hi, what are you looking for?

BYD

DM Technology BYD dan Aplikasinya Pada Dua Mobil Terbaru di Indonesia

Tren kendaraan elektrifikasi atau NEV terus menunjukkan pertumbuhan positif di Indonesia. Satu fakta yang disikapi PT BYD Motor Indonesia dengan memperkenalkan DM Technology.

DM pada dasarnya teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang sama sudah diterapkan pabrikan Tiongkok lain atau bahkan oleh produsen Jepang. Intinya menawarkan efisiensi dan fleksibilitas dalam penggunaan harian.

DM merupakan singkatan dari Dual Mode, yaitu kombinasi EV+Hybrid. “Melalui pengembangan teknologi Dual Mode, BYD ingin menghadirkan solusi transisi energi yang lebih fleksibel, efisien, yang mudah diakses masyarakat luas, termasuk di Indonesia. Kami percaya kehadiran teknologi ini akan mencatatkan sejarah baru dalam percepatan NEV di Indonesia,” kata Liu Xueliang, Vice President of BYD Co., Ltd. General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division dalam sambutannya di Indonesia (18/5).

Antusiasme Teknologi DM BYD Bertumbuh

Teknologi DM pertama kali diperkenalkan ke pasar pada tahun 2008 melalui generasi awal DM 1.0. Teknologi ini menjadi langkah awal BYD dalam mengembangkan sistem hybrid pintar yang mengkombinasi motor listrik dan mesin bakar (ICE) dalam satu sistem terintegrasi.

Sejak generasi pertama DM 1.0 diperkenalkan, BYD terus mengembangkan teknologi Dual Mode melalui berbagai generasi inovasi yang berfokus pada peningkatan efisiensi energi, performa berkendara, serta integrasi sistem elektrifikasi yang semakin cerdas.

Perkembangan tersebut membawa teknologi DM dari sistem hybrid generasi awal menjadi teknologi electric-first terbaru yang kini hadir melalui DM 5.0.

Generasi terbaru DM 5.0 diperkenalkan pada tahun 2024. DM 5.0 menjadi evolusi terbaru teknologi Dual Mode BYD. Pendekatan utamanya menghadirkan efisiensi energi lebih tinggi, sistem integrasi yang lebih cerdas, serta fleksibilitas penggunaan kendaraan bagi kebutuhan mobilitas modern.

Perkembangan tersebut turut memperkuat posisi BYD sebagai salah satu pemimpin global NEV. Pada tahun 2025, BYD mencatat penjualan global lebih dari 4,6 juta unit kendaraan energi baru.

Hingga saat ini, kendaraan energi baru BYD telah hadir di lebih dari 121 negara dan wilayah di dunia, dengan total penjualan kendaraan energi baru secara global yang telah melampaui 16 juta unit.

Tampilan samping BYD M6 DM-i dengan velg model kipas

Tampilan samping BYD M6 DM-i dengan velg model kipas

DM Technology Solusi Untuk Masyarakat Indonesia

Hingga April 2026, BYD dan DENZA berhasil mencatatkan penjualan yang hampir mencapai 20.000 unit. Angka ini sekaligus tumbuh sekitar 53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus menguasai sekitar 40% pangsa pasar EV nasional.

Total sampai saat ini, sekitar 90.000 kendaraan BYD telah berada di jalanan Indonesia. Pertumbuhan yang menjadi bagian penting dalam sejarah transformasi kendaraan energi baru di Indonesia.

Momentum pertumbuhan mulai berkembang pesat pada 2024 menuju pangsa pasar 5%, seiring hadirnya BYD di Indonesia dengan membawa tiga model EV unggulan BYD Seal, Dolphin, Atto 3.

Tidak berselang lama, BYD kembali memperluas pasar EV melalui peluncuran BYD M6 yang menjadi salah satu model ikonik MPV listrik. Perjalanan tersebut terus berlanjut sepanjang 2025 melalui kehadiran berbagai lini kendaraan BYD lainnya dan sub-premium brand DENZA dengan menghadirkan DENZA D9.

Pencapaian ini membawa pangsa pasar EV terus meningkat di tahun 2025 yang kian menguat hingga awal tahun 2026. Pertumbuhan di periode ini juga didukung oleh penetrasi teknologi Plug-in Hybrid (PHEV) yang masih berada pada tahap awal yaitu di bawah 1%.

Di sisi lain, kendaraan berbasis mesin konvensional (ICE) masih mendominasi dengan sekitar 65% pangsa pasar, menunjukkan bahwa kebutuhan akan fleksibilitas masih menjadi faktor utama dalam penggunaan kendaraan di Indonesia.

Melihat kondisi tersebut, BYD memahami bahwa terdapat ruang untuk pengembangan solusi. Langkah jitu yang mampu menjembatani kebutuhan antara efisiensi kendaraan listrik dan fleksibilitas kendaraan konvensional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan perjalanan jarak jauh dan penggunaan sehari-hari.

“Hari ini, kami membawa semangat yang sama melalui teknologi Dual Mode untuk kembali membuka babak baru pasar NEV di Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui teknologi DM yang lebih fleksibel, efisien, serta semakin mudah diakses oleh masyarakat termasuk di berbagai wilayah Indonesia, sehingga dapat menjangkau lebih banyak kebutuhan dan lapisan pasar di tanah air,” ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.

Kolom tangki bensin

Kolom tangki bensin

EV & DM – Teknologi yang Saling Melengkapi

Di Indonesia, selain efisiensi energi, pengguna juga masih mempertimbangkan kenyamanan perjalanan jarak jauh serta kemampuan kendaraan untuk beradaptasi dalam berbagai kondisi penggunaan sehari-hari.

Karena itu, BYD menghadirkan teknologi DM sebagai pendekatan elektrifikasi yang dirancang untuk melengkapi pengalaman kendaraan listrik melalui fleksibilitas penggunaan yang lebih luas. Dengan memperlihatkan BYD M6 DM dan Seal DM.

Kedua mobil dirancang untuk tetap mengedepankan karakter berkendara khas kendaraan listrik yang halus, responsif, dan efisien, teknologi DM memungkinkan pengguna merasakan pengalaman elektrifikasi dalam penggunaan sehari-hari, sekaligus tetap menghadirkan kenyamanan untuk perjalanan dengan jarak dan kebutuhan perjalanan yang lebih beragam.

Karakter penggunaan teknologi DM juga dirancang untuk dapat beradaptasi dengan berbagai pola perjalanan masyarakat Indonesia. Dalam penggunaan di area perkotaan (inner-city), sistem akan lebih memprioritaskan penggunaan tenaga listrik untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih senyap, halus, dan efisien dalam kondisi lalu lintas harian.

Sementara itu, untuk perjalanan luar kota (out of town), sistem bekerja melalui kombinasi tenaga listrik dan mesin guna menjaga keseimbangan antara efisiensi energi dan keleluasaan perjalanan jarak jauh.

Di sisi lain, pada penggunaan di wilayah dengan akses infrastruktur pengisian daya yang lebih terbatas atau karakter perjalanan yang lebih menantang (rural area), sistem tetap mampu menghadirkan fleksibilitas penggunaan melalui dukungan mesin untuk menjaga kenyamanan dan keberlanjutan perjalanan. Pendekatan ini memungkinkan teknologi DM menghadirkan pengalaman elektrifikasi yang lebih adaptif terhadap berbagai kebutuhan perjalanan di Indonesia.

Teknologi DM dengan Pendekatan Electric-First dan Filosofi G.A.S.S.

Sebagai bagian dari pengembangan teknologi Dual Mode, BYD menghadirkan beberapa karakter teknologi berbeda yang dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan penggunaan kendaraan yang semakin beragam.

DM-i, atau Dual Mode Intelligent, dikembangkan dengan fokus pada efisiensi energi dan pengalaman berkendara yang lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Dalam sistem ini, motor listrik berperan sebagai penggerak utama untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih halus, responsif, dan senyap, khususnya dalam penggunaan harian di area perkotaan.

Selain fokus pada efisiensi melalui DM-i, BYD juga menghadirkan DM-p, atau Dual Mode Powerful, yang dikembangkan untuk menghadirkan performa lebih tinggi dalam sistem elektrifikasi.

Kolaborasi antara motor listrik dan mesin dioptimalkan untuk menghasilkan respons tenaga yang lebih cepat dan karakter berkendara yang lebih dinamis.

Untuk kebutuhan penggunaan dengan karakter jalan yang lebih menantang, BYD turut menghadirkan DMO, atau Dual Mode Off-road, yang dirancang untuk menghadirkan kestabilan tenaga, penguatan torsi, serta kemampuan adaptasi kendaraan yang lebih optimal dalam berbagai kondisi jalan.

Melalui pengembangan teknologi DM BYD menghadirkan pendekatan elektrifikasi yang dirancang untuk menggabungkan efisiensi energi kendaraan listrik dengan fleksibilitas perjalanan jarak jauh.

Tak hanya M6 DM, turut diperlihatkan BYD Seal DM

Tak hanya M6 DM, turut diperlihatkan BYD Seal DM

Dalam salah satu pengujian internal, teknologi BYD DM mampu menghadirkan jarak tempuh hingga lebih dari 1.800 kilometer dalam kombinasi penggunaan listrik dan bahan bakar penuh, dengan konsumsi bahan bakar mencapai 65 km/liter atau lebih dari 60% lebih efisien dibandingkan kendaraan keluarga bermesin bensin 1.500 cc yang umum digunakan di Indonesia.

Dalam menghadirkan teknologi Dual Mode di Indonesia, BYD juga memperkenalkan filosofi BYD DM G.A.S.S. Adapun G.A.S.S. merepresentasikan empat karakter utama teknologi DM BYD, yaitu Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.

Melalui teknologi Dual Mode, BYD menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi NEV yang lebih relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia saat ini, sekaligus mendukung percepatan transformasi menuju masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan.

Demikianlah ulasan terkait DM Technology BYD untuk pasar Indonesia. Pantau terus berita otomotif terkini dan tips otomotif lainnya di autos.id.

Baca Juga

BYD

PT BYD Motor Indonesia resmi memperkenalkan teknologi terbaru DM dalam lini New Energy Vehicle (NEV) BYD di Indonesia, Senin (18/5). Hal ini turut ditandai...

BYD

Autos.id – BYD resmi menghadirkan varian terbaru BYD Atto 1 STD untuk pasar Indonesia. Menariknya, mobil listrik perkotaan ini kini dibanderol mulai Rp 199...

BYD

Autos.id – BYD resmi meluncurkan Seagull 2026 untuk pasar China dengan pembaruan besar di sektor teknologi dan fitur. Mobil listrik mungil ini kini menjadi...

BYD

BYD Atto 3 baru resmi diluncurkan di Cina dengan sederet pembaruan. Model yang punya nama asli BYD Yuan Plus ini sekarang sudah menjadi model...