Modifikasi sepeda motor saat ini menjadi tren yang tengah diminati oleh para Gen Z. Bukan hanya laki-laki, tapi juga bagi kaum hawa. Begini cara ladies Gen Z modifikasi Yamaha Fazzio tambah kalcer
Melalui desainnya yang stylish dan fashionable, modifikasi Yamaha Fazzio mampu tampil sebagai “White Canvas” dan playground kreativitas para Gen Z masa kini. Cerita menarik mengenai Kreativitas modifikasi dari para ladies pengguna Yamaha Fazzio kali ini datang dari kota Yogyakarta.
Dalam gelaran Classy Modifest Yogyakarta yang sukses di gelar beberapa waktu lalu (27-28/6), para ladies turut memeriahkan gelaran acara tersebut dengan menampilkan aneka karya modifikasi kreatif mereka, khususnya modifikasi dengan mengusung konsep cargo ala rider “kalcer.”
“Sejak meluncur, Fazzio Hybrid hadir bagi para generasi muda seperti Gen Z yang ingin selalu tampil semakin stylish dan berkarakter. Melalui tampilan desainnya yang stylish dan fashionable, motor ini berhasil bermanifestasi menjadi canvas kreasi bagi para kawula muda, khususnya kemudahan bagi mereka dalam menunjukkan identitas diri mereka. Kemudahan inilah yang akhirnya kemudian menjadikan Yamaha Fazzio sebagai pilihan terbaik mereka untuk tampil semakin stylish, khususnya juga bagi para perempuan, di mana mereka kini juga semakin pede memeriahkan skena modifikasi lewat kreasi mereka,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
Silon Japan Style

Silon Style
Modifikasi Yamaha Fazzio pertama datang dari Khansa Salma (24). Dara Jogja lulusan seni rupa ini, menghadirkan modifikasi Fazzio dengan pendekatan Japanese Cargo Retro Style. Tampil dengan warna hijau khas telur asin, aksen grafis silver, cokelat tua, dan mustard berlapis pada bagian body, sekaligus sentuhan warna cokelat muda pada beberapa part membuat tampilan modifikasinya terlihat eye catchy dan stylish.
Modifikasi Yamaha Fazzio bernama Silon Japan ini, menggunakan basis modifikasi cargo layaknya city scooter ala Jepang yang banyak ditemukan di kota-kota besar layaknya Tokyo. Dilengkapi dengan berbagai detail fitur dan aksesorisnya, seperti foldable crate (keranjang lipat) multiguna, handguard, alumunium cover muffler plate, hingga plat nomor dengan aksara kanji yang membuat tampilannya terlihat simple namun tetap kalcer.
“Kalau nama Silon sendiri sih terinspirasi dari kata “Si Hijau Telor Asin” karena dia punya warna kalcer mint green yang lucu karya telor asin. Kalau ide modifikasi ala Japanese Cargo-nya sendiri sih jujur aku terinspirasi dari hobi main motor tua dan Japanese fashion. Akhirnya, karena ada rasa penasaran untuk menjajal dunia modifikasi, ditambah sama aku punya background story di dunia seni, jadi aku termotivasi untuk bereksperimen dan lahirlah modifikasi Fazzio pertama ku ini,” tutup Khansa.
Nori Style

modifikasi Fazzio ala Nori Style
Tampil menyala dengan warna cerahnya, modifikasi Yamaha Fazzio karya Dinda Hurin (23) turut mencuri perhatian dalam ajang Classy Modifest Yogyakarta. Mengangkat konsep Retro Pop Up Indonesia 90-an X Japan, Hurin menggunakan warna dasar pastel kuning cerah, lengkap dengan jok biru navy, deck cowling cokelat tua, serta stripping orange & kuning yang membuat tampilan Fazzio garapan terlihat fresh dan fun.
Hurin pun juga memperkaya tampilan motornya dengan berbagai sentuhan detail yang menonjolkan aksen modern dengan sentuhan cargo, mulai dari aksen grafis dengan motif Seigaiha ala Jepang di beberapa sisi, cover velg, spion bulat, hook untuk saddle bag di bagian belakang, cover headlamp & sein, windshield, back rack, sekaligus dipercantik dengan tulisan Fazzio di bagian body side cover, dan hand grip berwarna cokelat.
“Dari awal aku punya motor ini, aku kasih nama Nori. ”NO” diambil dari kata “NOrang” yang artinya kuning, dan “RI” dari namaku “huRIn”. Inspirasi motor ini muncul karena aku suka gaya vintage ala retro pop up Indo 90-an. Jadi aku memutuskan buat ubah stylenya ke arah retro, tapi di-mix dengan sentuhan cargo ala Jepang. Aku pun gak merubah warna dasar motor yang kuning cerah karena vibes-nya udah aku banget, ceria. Tapi di sisi lain, ada sentuhan modifikasi cargonya untuk nunjukin sisi pekerja kerasnya,” ujar Hurin.
Amekaji Style

Amekaji Style
Tema “Amekaji Style” atau American Casual menjadi konsep modifikasi berikutnya yang diangkat oleh Monika Siwi (27). Menjadi salah satu referensi fashion favoritnya, konsep amekaji style pada modifikasinya ditonjolkan lewat paduan warna hijau zaitun (olive green), putih, dan hitam, yang menghadirkan kesan tenang dan elegan namun tetap menyimpan sisi petualangan yang layak dieksplorasi bersama motornya.
Konsep cargo yang dipadukan dengan Amekaji Style yang memadukan kultur fashion kelas pekerja, militer, denim, dan preppy ala anak kampus ini pun dihadirkan juga dalam berbagai fitur dan aksesoris, mulai dari front rack & back rack multiuguna, velg dengan aksen putih, cover head lamp dengan list kuning, spion bulat, sekaligus dipermanis dengan sticker retro stripping ala tahun 90-an di bagian body depan dan side cover.
“Berangkat dari hobi suka main motor tua waktu zaman kuliah, akhirnya aku mulai ngulik buat terjun juga ke dunia modifikasi. Selain aku suka mix dan match fashion sama try on haul, aku jadi punya banyak referensi modifikasi yang terinspirasi dari gaya fashion ku, dan salah satunya Amekaji Style ini,” ungkap Monika Siwi.
Bagi kamu yang ingin mengekspresikan gaya berkendara sesuai karakter, lini Classy Yamaha hadir melalui Fazzio Hybrid yang tersedia dalam empat varian, yaitu Hybrid seharga Rp22.820.000*, Hybrid Neo Rp24.405.000*, Hybrid Lux Rp25.095.000*, dan Special Edition Rp25.250.000*
Demikianlah ulasan terkait modifikasi Yamaha Fazzio ala ladies Gen Z. Pantau terus berita otomotif terkini dan tips otomotif lainnya di autos.id.

