Antusias otomotif dunia tidak akan lupa dengan komolekan sekaligus keberingasan supercar Mercedes-AMG GT. Namun kini, Mercedes-Benz telah meluncurkan versi Mercedes-AMG GT SUV, yang menurut pabrikan Jerman tersebut merupakan full-size SUV listrik pertama yang dikembangkan sepenuhnya secara internal.
Mobil listrik performa lima tempat duduk ini berbagi platform dengan Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe full elektrik. Akan tersedia dalam varian GT 53, GT 55, dan GT 63. Varian terakhir menghasilkan tenaga hingga 1.169 hp. GT 53 akan menjadi yang pertama dijual, dengan varian yang lebih bertenaga bergabung dalam jajaran produk pada musim semi 2027.
Mercedes-AMG GT SUV memiliki panjang 5.084 mm, lebar 2.001 mm, dan tinggi 1.656 mm serta jarak sumbu roda 3.040 mm. Fasia depan menampilkan gril bilah vertikal AMG dan bintang Mercedes, keduanya dapat diterangi secara opsional, diapit oleh lampu depan LED dengan DRL berbentuk bintang. Bumper depan memiliki bilah aktif, yang hanya terbuka ketika komponen membutuhkan pendinginan ekstra.
Profil sampingnya menampilkan garis atap rendah yang melandai ke arah belakang dan lengkungan roda yang menonjol. Detail lain termasuk jendela samping tanpa bingkai dan kaca spion kompak.
Sementara di area belakang Mercedes-AMG GT SUV, terlihat enam lampu belakang melingkar, seperti yang terlihat pada GT 4-Door Coupe, dan konsumen dapat memilih strip lampu lebar penuh.
Beralih ke GT 55 dan GT 63 berarti spoiler belakang aktif yang tetap rata dengan atap hingga kecepatan 150 km/jam, mengubah sudutnya tergantung pada skenario berkendara.
Mercedes-AMG juga mengklaim koefisien hambatan udaranya bisa mencapai 0,28 untuk GT 53, sementara dua lainnya dinilai 0,27. Bagasi utama diklaim memiliki kapasitas 607 liter, dengan bagasi depan mampu menampung 78 liter barang bawaan.
Pembeli dapat mempersonalisasi SUV GT melalui program Manufaktur merek tersebut, yang menawarkan lebih dari 60 pilihan warna cat. Pelanggan juga dapat memilih velg alloy AMG dengan aksen warna, termasuk Matt Vanadium Silver dan Matt Copper, serta Matt Black dengan flensa pelek berwarna Angel Blue, Sunny Lime, atau Orange Flame.
Interior dan Fitur Mercedes-AMG GT SUV
Sama seperti eksteriornya, interior Mercedes-AMG GT SUV dapat dipersonalisasi. Beberapa pilihan yang akan ditawarkan kepada pelanggan termasuk warna aksen dan sabuk pengaman dengan trim Fjord Blue, Green Hell, atau Orange Flame.
Pabrikan mengklaim bahwa posisi duduk di kabin mobil ini mirip duduk di kabin mobil sport daripada SUV. Kenyamanan di bagian depan disediakan oleh jok yang dapat diatur secara elektrik ke berbagai arah, sementara jok belakang tiga tempat duduk dilengkapi sandaran kepala yang dapat dilipat secara elektrik.
Dasbor menggabungkan kluster instrumen digital 10,2 inci dengan layar sentuh 14 inci yang miring ke arah pengemudi, sementara layar 14 inci opsional tersedia untuk penumpang depan.
Setir AMG Performance dilengkapi dengan paddle untuk mengatur tingkat regenerasi rem. Desainnya semakin menarik dengan panel pintu yang dilengkapi sandaran tangan mengambang dan jahitan berpola berlian. Terdapat juga pencahayaan ambient dengan warna yang dapat disesuaikan dengan berbagai tampilan dan kontrol.
Sistem infotainment menggunakan perangkat lunak MBUX terbaru dari merek Jerman ini, yang berbasis pada MB.OS (Mercedes-Benz Operating System). Sistem ini mengintegrasikan agen AI seperti ChatGPT, Microsoft Bing, dan Google Gemini. SUV mewah ini juga dilengkapi dengan tiga aplikasi khusus AMG. Pertama, ada ‘AMG Performance Menu’, yang menampilkan data real-time tentang daya, suhu ban, dan status aerodinamika aktif.
Kedua adalah ‘AMG Set-up’ yang memungkinkan pengemudi untuk menyesuaikan tombol pada roda kemudi, serta pengaturan aerodinamika. Terakhir, ada ‘AMG Track Pace’, yang merekam waktu putaran dan telemetri.
Pengemudi juga dapat menggunakannya untuk menampilkan titik pengereman optimal dan garis balap ideal di tampilan head-up. Sementara itu, dashcam opsional memungkinkan putaran direkam dengan overlay data. AMG GT SUV juga tersedia dengan atap kaca panorama yang dapat diredupkan secara elektrik, ambient light AMG, jok AMG Performance, dan sistem audio Burmester 4D, di antara banyak fitur opsional lainnya.
Powertrain dan Performa Mercedes-AMG GT SUV
Varian basic GT 53 dari SUV Mercedes-AMG GT menggunakan dua motor sinkron – satu di setiap poros – dengan gearbox 2-speed yang terletak di belakang. Tenaga yang dihasilkan mencapai 544 hp dan torsi 800 Nm. Klaim akselerasi untuk akselerasi 0-100 km/jam bisa dikunci dalam 4,2 detik dan kecepatan tertinggi 250 km/jam.
Kemudian ada varian menengah GT 55 kelas dan versi pamungkas GT 63. Varian ini dilengkapi dengan dua motor fluksaksial di belakang dan satu di depan, yang terakhir akan nonaktif saat tidak dibutuhkan untuk menghemat energi.
Konfigurasi tiga motor pada GT 55 menghasilkan tenaga 816 hp dan torsi 1.860 Nm, memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,1 detik. Untuk varian flagship Mercedes-AMG GT SUV terdapat GT 63, yang memiliki tenaga 1.169 hp dan torsi 2.000 Nm serta mampu mencapai kecepatan 0-100 km/jam dalam 2,7 detik.
Meski demikian, GT 55 dan GT 63 berpenggerak All Wheel Drive diklaim bisa mengunci kecepatan maksimum 270 km/jam dengan paket Driver’s Package opsional. Paket baterai 106 kWh pada GT 53 menawarkan jangkauan WLTP hingga 668 km, sedangkan baterai 128 kWh pada GT 55 dan GT 63 diklaim mampu menempuh jarak hingga 700 km.
Paket baterai 800V ini menawarkan pengisian cepat DC masing-masing sebesar 600 kW dan 710 kW. Mercedes-AMG mengklaim bahwa pengisian daya baterai dari 10-80 persen membutuhkan waktu 11-12 menit, meskipun angka-angka ini masih bersifat sementara.


