Autos.id – JAECOO langsung gas. Setelah J5 EV resmi jadi mobil listrik terlaris di Indonesia pada Maret 2026, brand SUV premium ini tidak buang momentum dengan menggelar JAECOO LAND 2026 di kawasan One Satrio, Jakarta Selatan. Bukan sebuah gimmick, tapi perayaan untuk pencapaian mereka selama setahun ini.
Data retail GAIKINDO menunjukkan tren penjualan J5 EV yang tidak main-main. Januari mencatat 1.942 unit, naik ke 2.926 unit di Februari, dan tetap tinggi di Maret dengan 2.775 unit. Konsisten, bukan gimmick.
Dengan target sangat agresi, JAECOO sekarang bidik 13.00 unit J5 EV sudah terkirim ke konsumen sebelum April 2026. Inipun kalau tercapai, bakalan bisa membuktikan kalau mereka tepat waktu dalam pengiriman.
Itu, secara domestik di Indonesia. Secara global, performa mereka juga lagi panas. JAECOO sudah tembus lebih dari 960.000 pengguna di 64 negara. Bahkan di Maret 2026 saja, mereka mencatat penjualan 61.254 unit atau naik 210% secara tahunan.
Yang menarik, kontribusi terbesar datang dari lini elektrifikasi. Penjualan New Energy Vehicle (NEV) mereka menyentuh 39.716 unit, melonjak 471%. Sudah pasti EV sendiri berjalan semestinya dan bisa jadi dorongan untuk pasar Indonesia dan dunia.
“Antusiasme terhadap J5 EV terus menunjukkan tren yang sangat positif dan menjadi pendorong utama pertumbuhan kami di Indonesia. Hal ini memperkuat optimisme kami untuk mencapai target penyerahan 13.000 unit kepada pelanggan hingga akhir April, seiring dengan komitmen kami dalam memastikan proses distribusi berjalan optimal,” ujar Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma.

Di Indonesia sendiri, JAECOO sudah mengumpulkan 7.927 unit penjualan NEV sepanjang Q1 2026. Angka yang cukup untuk bikin brand lain mulai waspada.
Bukan Cuma Jualan Mobil, Tapi Jual Gaya Hidup

Lewat JAECOO LAND, mereka tidak cuma jual mobil saja. Melainkan jualan gaya hidup yang bisa jadi pilihan mereka untuk hadirkan pilihan di masyarakat. Dengan kemasan yang menarik dan banyak aktivitas unik, rasanya ini jadi pilihan mereka buat membangun branding mobil yang bisa untuk jalan-jalan dan beraktivitas.
Konsep L.A.N.D (Lifestyle, Adventure, Nature, Discovery) kemasnya jadi experience di tengah kota. Mulai dari bazaar kreatif, live music, sampai sesi wellness seperti yoga dan pilates. Bahkan ada talkshow bareng Jejelogy buat yang doyan eksplorasi.
Dan tentu saja, highlight utamanya adalah Test Drive! Pengunjung bisa langsung nyobain J5 EV, J7 SHS-P, sampai J8 SHS-P ARDIS. Di sini JAECOO kasih kesempatan orang buat “ngeh” teknologi mereka, dari EV sampai Super Hybrid System (SHS).
Dealer Nambah, Target Makin Gila

Saat ini JAECOO sudah punya 32 dealer di Indonesia. Tapi mereka belum puas sama sekali. Masih terus berkembang dan akan bertambah lagi.
25 dealer baru sedang mereka siapkan, dengan target total 80 outlet sampai akhir 2026. Ini bukan ekspansi santai—ini ekspansi yang dipaksa cepat buat ngejar demand. Kalau melihat dari data, strategi, dan eksekusi, JAECOO bukan pemain yang sekadar numpang hype EV.
Mereka datang dengan volume, didorong distribusi, dan dibungkus positioning lifestyle yang jelas. Kombinasi ini kalau konsisten mungkin bisa bikin brand ini cepat masuk radar utama pasar otomotif Indonesia.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.






















