Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita

Pemerintah Selandia Baru Beri Subsidi Untuk Setiap Pembelian Kendaraan Elektrifikasi

Pemerintah Selandia Baru Memberi Subsidi Untuk Setiap Pembelian Kendaraan Elektrifikasi

Dengan program subsidi ini membuat semua masyarakat di Selandia Baru bisa membeli mobil listrik dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Autos.id – Tidak bisa dipungkiri bahwa masa depan dunia otomotif ada di tangan kendaraan elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan. Sadar akan hal tersebut, pemerintah Selandia Baru baru-baru ini memberlakukan kebijakan subsidi untuk setiap pembelian kendaraan elektrifikasi. Hal ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat di sana yang bisa mendapatkan kendaraan elektrifikasi dengan harga yang lebih terjangkau.

Hal ini juga sejalan dengan langkah negara di Oceania tersebut yang ingin menerepkan netralitas karbon mulai tahun 2050 mendatang.

Dukungan Subsidi Untuk Kendaraan Elektrifikasi

Seperti yang dikutip Carscoops pada Minggu (22/5/2022), pemerintah Selandia Baru mengalokasikan dana hingga 569 juta Dolar Selandia Barua tau setara 5 triliyunan Rupiah untuk program subsidi ini. Dalam program subsidi ini, pemerintah akan memberikan dukungan keuangan bagi setiap keluarga berpenghasilan rendah untuk mengganti kendaraan dengan mesin konvensional ke kendaraan elektrifikasi seperti Hybrid dan listrik murni atau EV.

Mentri Perhubungan Selandia Baru, Michael Wood menyebut bahwa mereka sudah mengeluarkan 1,2 Miliyar Dollar Selandia Baru untuk menghadirkan alat transportasi yang lebih ramah lingkungan. Ia menyebut bahwa alokasi tersebut sudah termasuk menghadirkan berbagai alat transportasi umum seperti bus ramah lingkungan.

Rencananya mulai tahun 2035 mendatang, pemerintah Selandia Baru juga menargetkan penggunaan kendaraan komersial dengan teknologi listrik sebanayk 30%. Selain itu, pemerintah setenpat menyebu bahwa penggunaan kendaraan komersial dengan teknologi mesin konvensional bisa berkurang hingga 20% dalam kurun waktu 13 tahun.

Selain itu, pemerintah Selandia Baru juga mengkonfirmasi untuk menambah investasi mereka dalam menambah stasiun pengisi daya kendaraan elektrifikasi. Selain itu pemerintah Selandia Baru juga berencana untuk memberikan diskon pembelian setiap produk elektrifikasi untuk mendukung langkah netralitas karbon tersebut.

Program-program tersebut akan menggunakan dana tanggap darurat iklim sebesr 4,5 Miliyar Dolar Selandia Baru. Nantinya uang yang di kumpulkan dari penghasil emisi rumah kaca utama akan mendukung keuangan program yang sedang dijalankan pemerintah setempat tersebut.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Tips

Autos.id – Kamu pernah merasa jarak tempuh mobil listrik tiba-tiba berkurang drastis dibanding sebelumnya? Atau saat proses pengisian daya, indikator baterai terlihat tidak stabil...

Berita

Jakarta, Autos.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan kebijakan insentif untuk kendaraan listrik berbasis baterai tetap berlaku. Insentif tersebut mencakup pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor...

Berita

Autos.id – Selama beberapa tahun terakhir, memiliki mobil listrik di Indonesia—khususnya di Jakarta—terasa jauh lebih ringan di kantong. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) nol rupiah,...

Berita

Autos.id – Perubahan lewah Permendagri Nomor 11 Tahun 2026 sebenarnya bukan sekedar revisi administratif. Tapi, menunjukkan perubahan struktur insentif yang bakalan ganggu permintaan. Selama...

Exit mobile version