Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita

Mengenal BAW Merek Otomotif Tiongkok dengan Pengalaman 3/4 Abad

BAW M8 hadir di GIIAS 2026
BAW M8 hadir di GIIAS 2026

Beijing Automobile Works atau BAW sudah resmi memperkenalkan diri kepada masyarakat Indonesia di gelaran GIIAS 2026 lalu. Kini sejalan dengan penetrasinya BAW mulai membangun komunikasi yang lebih dekat dengan konsumen di Indonesia.

Kehadiran BAW di Indonesia sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenal lebih jauh perjalanan dan karakter merek otomotif yang telah memiliki pengalaman lebih dari 75 tahun.

BAW didirikan pada 1951 dan pada awal perjalanannya berfokus pada pengembangan kendaraan off-road. Seiring perkembangannya, BAW memperluas portofolio kendaraan yang dimilikinya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas yang semakin beragam. Salah satu tonggak dalam perjalanan tersebut terjadi pada 1958, ketika BAW berhasil mengembangkan model sedan bernama “Jinggangshan”.

BAW Jinggangshan (wikipedia)

BAW Jinggangshan (wikipedia)

Perjalanan BAW kemudian terus berkembang hingga memasuki berbagai segmen kendaraan. Pada 2020, BAW melakukan restrukturisasi menyeluruh dan memindahkan kantor pusatnya ke Qingdao.

Saat ini, portofolio BAW mencakup kendaraan off-road, MPV, city car, kendaraan komersial berbasis penggerak konvensional maupun energi terbarukan (NEV), hingga kendaraan khusus. Perjalanan tersebut menunjukkan bagaimana BAW terus berevolusi dari merek yang memiliki akar kuat pada kendaraan off-road menjadi perusahaan dengan portofolio yang lebih luas.

Saat ini BAW memiliki 5 basis produksi terbesar di China, termasuk di headquarter Qingdao untuk memproduksi kendaraan off-road dan MPV, Linyi untuk kendaraan komersial, Huanghua untuk basis kendaraan kustomisasi, dan Dezhou untuk kendaraan perkotaan, dan Qinghe untuk kendaraan kompak dimana dari ke-5 pabrik tersebut sanggup menghasilkan kapasitas produksi 600.000 unit per tahun.

“BAW memiliki perjalanan panjang yang membentuk karakter kami sebagai merek. Dari kendaraan off-road hingga berbagai kendaraan dengan teknologi energi baru, kami terus berkembang seiring perubahan kebutuhan mobilitas. Indonesia menjadi bagian penting dari perjalanan berikutnya bagi BAW,” ujar Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia.

BAW T10 Pro siap meramaikan segmen mobil komersial murah

BAW T10 Pro siap meramaikan segmen mobil komersial murah

Lima Karakter dalam Identitas BAW

Pada debutnya di Indonesia melalui GIIAS 2026, BAW memperkenalkan lima model yang mewakili karakter dan kebutuhan mobilitas yang berbeda, yaitu T01, X03, M8, D5, dan T10 Pro. Kelima model tersebut menunjukkan pendekatan BAW dalam menghadirkan pilihan kendaraan untuk berbagai kebutuhan.

Kehadiran lima model tersebut juga menjadi bagian dari langkah awal BAW dalam membangun identitasnya di pasar Indonesia. Respons masyarakat selama GIIAS 2026, yang menghasilkan 1.400 calon konsumen, menjadi sinyal awal bahwa masyarakat Indonesia terbuka terhadap pilihan baru di pasar otomotif.

Bagi BAW, pengenalan merek di Indonesia bukanlah tujuan akhir. Setelah GIIAS, perusahaan mulai memasuki tahap berikutnya untuk mempersiapkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

Langkah tersebut juga dilakukan melalui pembangunan ekosistem lokal, termasuk kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk mengembangkan rantai pasokan serta mempersiapkan perakitan kendaraan di Indonesia.

Dengan pengalaman panjang, portofolio yang semakin beragam, dan langkah awal membangun ekosistem di Indonesia, BAW kini memasuki babak baru dalam perjalanannya menuju langkah-langkah berikutnya.

Baca Juga

Berita

Beijing Automobile Works atau BAW resmi memasuki pasar Indonesia sekaligus berpartisipasi di ajang GIIAS 2026. Menariknya kehadiran BAW di Tanah Air sekaligus menjadi anak...