Mitsubishi

Lagi, Mitsubishi Recall Ribuan Unitnya di Indonesia Karena Masalah Airbag

Untuk kesekian kalinya, Mitsubishi kembali melakukan recall terhadap unitnya

Jakarta, Autos.id  –   Airbag atau kantong udara, merupakan salah satu fitur keselamatan penting yang ada di mobil. Komponen ini berfungsi sebagai pelindung pengemudi dan penumpang ketika terjadi kecelakaan, untuk mengurangi risiko cedera.

Namun yang terjadi pada airbag buatan Takata malah sebaliknya. Ketika mengembang, airbag seharusnya hanya berisi gas, namun di airbag Takata yang bermasalah ini, ternyata juga berisi beberapa pecahan material besi pembungkus bahan pembakar.

Atas insiden ini, lebih dari 100 juta unit mobil di yang menggunakan airbag Takata terpaksa harus di-recall, termasuk 4 juta unit kendaraan Mitsubishi. Hingga Agustus 2019, dilaporkan ada 26 korban tewas dan 300 luka-luka di seluruh dunia.

Meskipun belum ada insiden yang terjadi di kendaraan Mitsubishi, namun PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku pemegang merek Mitsubishi di Indonesia, mengajak para konsumen untuk segera memeriksakan kendaraannya ke bengkel resmi dalam program kampanye perbaikan (recall).

Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI, menjelaskan,  program kampanye perbaikan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab Mitsubishi Motors Corporation dalam menjaga kualitas kendaraan.

“Kami mengundang para konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di dealer resmi kami dengan prosedur yang mudah dan kompensasi penggantian part terkait tanpa biaya,” kata Irwan.

Tercatat ada 10.705 unit mobil Mitsubishi produksi 2006 hingga 2016 yang dipasarkan di Indonesia terlibat dalam program ini.

Komposisi kendaraan tersebut terdiri dari 9.427 unit produksi Triton 2007-2014, 62 unit Pajero Super Exceed produksi 2008-2013, 996 unit Delica produksi 2014-2016, dan Lancer SEi yang diproduksi sepanjang 2006 hingga 2012 dengan jumlah 220 unit.

Untuk proses pergantian, MMKSI memberikan estimasi pemeriksaan dan penggantian komponen memakan waktu satu setengah jam untuk Triton, tiga jam untuk model Pajero Super Exceed. Sementara untuk Delica dan Lancer SEi sekitar dua jam.

“Bagi konsumen Mitsubishi yang terlibat, segera jadwalkan kendaraan Anda untuk pemeriksaan dan penggantian di bengkel resmi kendaraan penumpang Mitsubishi terdekat di kota Anda,” pungkas Irwan.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top