Autos.id – Seremoni serah terima 12 unit JETOUR T2 yang berlangsung pada 21 Februari 2026 di One Batam Mall bukan sekadar formalitas penyerahan kunci. Sebuah momentum strategis yang memetakan bagaimana merek otomotif baru menambatkan diri ke ekosistem lokal. Dengan kedatangan Jetour ke Batam, membuktikan kalau mereka serius menggarap pasar mereka.
Ada tiga hal menarik yang membuat momen ini terasa unik sekali. Pertama, Batam sendiri punya gaya hidup berbeda. Kemudian, konsumen awal menjadi Duta untuk pengalaman yang bisa mereka bagikan ke calon konsumen.
Dan terakhir, ini jadi bukti Jetour sendiri memamerkan sekaligus menggerakkan jaringan pelayaann mereka sampai pelosok negeri.
Batam adalah Pasar Paling Seksi

Hadirnya para keluarga baru di Jetour terutama Jetour T2 ini memberikan hal baru dalam kehangatan. Contohnya saja, Jetour T2 sendiri bisa jadi kendaraan yang bisa mereka gunakan kemana saja. Dengan kemampuan off-road ringan saat weekend. Kemudian bisa kemah dengan opsi rooftop tent kompatibel dan mampu menahan beban tinggi.
Seolah berikan kemudahan dalam perjalanan antar pulau. Seperti ke Bintan atau Karimun. Jetour sendiri menunjukkan kemampuannya untuk kebutuhan lokal tersebut.
Regional Sales Manager PT JETOUR Sales Indonesia, Andrew Iskandar menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan konsumen di Batam yang telah memilih JETOUR T2 sebagai kendaraan mereka.”

“Serah terima unit JETOUR T2 perdana ini menjadi momentum penting dalam perjalanan ekspansi kami di Indonesia Barat, sekaligus bukti bahwa kepercayaan tersebut kami jawab dengan kesiapan distribusi dan layanan yang optimal. Kami ingin setiap pemilik JETOUR T2 dapat segera merasakan kualitas, kenyamanan, serta kapabilitas kendaraan ini, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan
eksploratif bersama keluarga.” ucapnya.
Dukungan Aftersales Tersedia di Batam

Dari sisi strategi distribusi, serah terima 12 unit di Batam adalah sinyal: perusahaan tidak menunggu volume besar untuk membuka layanan yang lengkap. Dengan tiga titik showroom dan servis dari Lubuk Baja sampai Tanjung Pinang.
Jetour menekankan ketersediaan suku cadang, perawatan, dan pengalaman kepemilikan lokal sebagai titik diferensiasi. Bagi pembeli, garansi enam tahun tanpa batas kilometer dan free maintenance 3 tahun/45.000 km mengubah keputusan menjadi perpaduan antara rasa aman dan kalkulasi biaya jangka panjang. Faktor yang krusial di pasar kepulauan yang sering khawatir soal aftersales.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.

























