Autos.id-Jakarta. Elektrifikasi dibidang commercial vehicle (Comvec) rasanya menjadi langkah bersama yang perlu didukung. Dari 26% industri otomotif yang mendukung comvec memang didominasi mobil berbahan bakan ICE dengan Bahan Bakar Solar. Sementara dari total 800 ribu unit, elektrifikasi tumbuh secara massive pada passenger car sebesar 12% (terdiri dari kombinasi full elektrik, EV dan PHEV).
Di GIICOMVEC 2026 yang berlangsung dari 8-11 April 2026 ini, Foton menghadirkan dua produk
unggulan sebagai sorotan utama, yaitu eTUNLAND dan eVIEWCONNECT, yang dirancang untuk
menjawab kebutuhan operasional bisnis di berbagai sektor, mulai dari logistik, distribusi, hingga
aktivitas komersial di area perkotaan.
COO Foton Indonesia, Edi Napis perkembangan kendaraan komersial yang lebih efisien. “Melalui kehadiran eTUNLAND dan eVIEW CONNECT, kami ingin memberikan solusi yang tidak hanya berfokus pada kendaraan, tetapi juga pada efisiensi bisnis secara menyeluruh. Foton hadir sebagai mitra bagi pelaku usaha dalam menghadapi transformasi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.
eTUNLAND hadir sebagai kendaraan double cabin listrik Pertama
Kebutuhan operasional bisnis modern, engusung sistem penggerak 4×4, kendaraan ini mampu memberikan performa andal di berbagai kondisi jalan, termasuk untuk kebutuhan operasional di area semi-industri maupun medan menantang.

Didukung motor listrik dengan tenaga hingga 114 HP dan torsi maksimum 290 Nm, eTUNLAND menawarkan akselerasi responsif sekaligus kemampuan andal. Kendaraan ini dibekali baterai berkapasitas 88 kWh yang memungkinkan jarak tempuh hingga 400 km (real life usage) dalam satu kali pengisian daya, menjadikannya solusi efisien untuk operasional harian.
Untuk mendukung efisiensi waktu operasional, eTUNLAND juga telah dilengkapi kemampuan pengisian
cepat (DC fast charging) yang memungkinkan pengisian daya dari kondisi tertentu hingga optimal dalam
waktu sekitar 42 menit, sehingga meminimalkan downtime dan memastikan kendaraan tetap siap
digunakan dalam aktivitas bisnis. Ia pun mendukung pengisian daya AC, sehingga memberikan
fleksibilitas yang menunjang produktivitas operasional.

Dari sisi durabilitas, penggunaan baterai LFP dengan sistem liquid cooling memastikan performa yang
stabil serta daya tahan yang optimal untuk penggunaan jangka panjang. Dimensi kendaraan dengan
wheelbase 3.110 mm dan GVW 3.200 kg mendukung stabilitas berkendara, serta kapasitas muatan yang kompetitif di kelasnya. Model teranyar Foton eTUNLAND pun ditawarkan dengan harga Rp780 juta (OTR Jakarta).
eVIEW CONNECT Kendaraan Listrik Berbasis Van
Guna mendukung kebutuhan distribusi di area urban, khususnya untuk aktivitas last mile delivery. eView Connect memiliki desain compact dan memiliki ruang kargo mumpuni, kendaraan ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam mobilitas di area perkotaan yang padat.

Dilihat dari sisi performa, eVIEW CONNECT dibekali baterai berkapasitas sekitar 50 kWh dengan jarak tempuh hingga 300 km (WLTC), menjadikannya ideal untuk penggunaan distribusi harian. Dalam satu kali pengisian penuh, kendaraan ini mampu digunakan untuk menunjang operasional sepanjang hari, khususnya untuk rute distribusi dalam kota dengan frekuensi stop-and-go yang tinggi.
eVIEWCONNECT telah dilengkapi dengan kemampuan pengisian cepat (DC fast charging) yang
memungkinkan pengisian daya dalam waktu sekitar 35 menit, sehingga kendaraan dapat kembali
digunakan dengan downtime minimal dan memberikan fleksibilitas pengisian di sela aktivitas distribusi.

Kendaraan ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur konektivitas dan sistem bantuan pengemudi,
termasuk teknologi monitoring kendaraan, sistem keselamatan aktif, serta kontrol berbasis layar yang
mendukung efisiensi, keamanan, dan kemudahan dalam pengelolaan operasional harian.
Kehadiran kedua kendaraan ini menjadi bagian dari pendekatan Foton dalam menghadirkan solusi
mobilitas komersial berbasis listrik yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia. Dengan
kombinasi antara performa, efisiensi biaya operasional, serta kemudahan penggunaan, Foton
mendorong pelaku usaha untuk beralih ke solusi kendaraan yang lebih modern dan kompetitif.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.























