Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Pedrosa Bandingkan Kecepatan di Misano dan Aragon

Pembalap Honda, Dani Pedrosa, membandingan kecepatan motornya di Misano dan Aragon berikut kondisi lintasan yang kurang mendukung.

Spanyol, autos.id Dani Pedrosa mengatakan langkahnya dalam dalam uji coba pada hari Jumat di Aragon dalam kondisi lembab menunjukkan bahwa dia dan rekannya di tim Honda tidak bisa disalahkan terkait hasil di Misano yang “mengerikan”.

Pedrosa tampil buruk di Grand Prix San Marino sebelumnya, tidak bisa mengendalikan ban Michelin di motornya untuk jalur basah.

Saat rekan setimnya Marc Marquez meraih kemenangan, Pedrosa finis di urutan ke-14, dikalahkan oleh pembalap LCR Honda Cal Crutchlow meski sebelumnya mengalami kecelakaan di awal balapan.

Namun kurang dari dua minggu dari Misano, Pedrosa tampak berkembang di Aragon di lintasan basah, menempati posisi kedua dengan Marquez unggul di FP1 dan kemudian mencatat waktu terbaiknya di FP2.

Ditanya apakah ia bisa menjelaskan perbedaan antara kecepatan di lintasan basah di Misano dan Aragon, Pedrosa mengatakan (via MotoGP.com, 24/9/2017): “Tidak. Saya hanya bisa memberi tahu motornya sama, bannya sama, pembalapnya sama. Satu-satunya perbedaan adalah lintasan.

Dani Pedrosa – Honda

“Tentunya rasa malu di Italia menjadi hal yang mengerikan. Tapi setidaknya kita tahu akan sangat cepat di sini (Aragon), setidaknya kita tahu dan lain kali bila hal semacam ini terjadi, kita tahu itu bukan kesalahan pembalap atau kesalahan mekanika.

“Kami tahu ini adalah hal eksternal, bukan sesuatu yang tidak sesuai dengan seharusnya.”

Pedrosa menambahkan bahwa kecepatannya yang meningkat di Aragon tidak mengejutkan.

Dia menjelaskan: “Tidak dengan hari ini, ini mengejutkan saya jika dibandingkan Misano. Saya tahu di sini di basah tapi kita cukup cepat. Tapi di Misano, kita terkejut karena tidak bisa mengendalikan ban motor, benar-benar sulit.”

Rekan setim Marquez itu juga mengatakan bahwa dia merasa lebih kuat atas motor, namun berusaha tidak mengambil risiko mengingat balapan di Aragon diperkirakan akan kering.

“Tentu saja penting ketika naik dan mendapatkan perasaan baik dengan motornya, tapi sulit untuk mengambil kesimpulan atau informasi,” pembalap Spanyol itu menambahkan.  “Karena sepertinya balapn berikut dalam kondisi kering.

“ApakahEntah perasaan apapun, saya akan meminimalkan tingkat risiko. Maksud saya, kita mengendarai motor menggunakan perasaan, tapi jangan memaksakan batasnya, karena pada akhirnya lintasan berikutnya akan kering.”

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Motor

Last updated on 19 April, 2024 Autos.id – Jalur tanjakan menjadi jalur yang paling berat bagi para pengendara, baik kendaraan roda empat maupun roda...

Motor

Last updated on 12 April, 2024 Autos.id – Februari lalu, Honda kembali mengeluarkan produk terbarunya yakni Honda Stylo 160. Kemunculannya kali ini cukup menggemparkan...

Motor

Last updated on 9 April, 2024 Autos.id – Pada saat ini, motor dengan model classic ataupun retro tengah menjadi pilihan yang tidak boleh dilewatkan...

Motor

Last updated on 4 April, 2024 Autos.id – Melihat perkembangan motor listrik di Indonesia, hal ini bisa dikatakan cukup baik. Berbagai pabrikan otomotif juga...

error: Content is protected !!
Exit mobile version