Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Mercedes F1 Terinspirasi dari Teknologi Roket Luar Angkasa

Mercedes w13

Last updated on 17 Maret, 2022

Symonds mengatakan bahwa teknologi yang berasal dari industri kedirgantaraan telah membantu Mercedes untuk mengemas sistem pendingin ultra-efisien.

Autos.id  –  Symonds, yang merupakan perancang utama untuk regulasi 2022, mengaku tidak menyangka akan terjadi interpretasi aturan yang begitu dramatis. Berikut hasil wawancara dari Symonds tentang bagaimana pendapatnya soal perubahan yang dilakukan Tim Mercedes terhadap mobil balap untuk F1 2022 kali ini.

“Ini adalah pendekatan yang sangat baru,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Ted Kravitz dari F1 TV.

“Saya suka melihat interpretasi baru. Saya harus mengatakan itu bukan salah satu yang saya harapkan untuk dilihat. Dan saya masih sangat terkesan dengan bagaimana mereka mendapatkan udara untuk mendinginkan mobil.

“Dan saya pikir itu akan membuat saingan mereka melihat kembali ke buku peraturan dan membuat mereka merasa tidak aman setelah melihat ke apa yang telah mereka lakukan.”

Symonds Mengantisipasi Saluran Radiator yang Terlalu Besar

Symonds mengakui bahwa ketika tim insinyurnya menulis aturan dan membuat model ukuran penuh untuk mobil F1 2022, mereka mengantisipasi persyaratan untuk saluran masuk radiator yang lebih besar.

Baca juga: Mercedes-Benz Merilis Mobil Safety Car Dan Medical Car Untuk F1 Musim 2022

Model Symond untuk F1 2022

Model Symond untuk F1 2022

“Saya kira itu hanya sedikit lebih radikal dari yang kita duga,” katanya.

“Saat kami mengembangkan aerodinamis dari rangkaian peraturan ini, jelas, kami melihat banyak hal, bukan hanya produksi downforce, tetapi kami harus melihat pendinginan rem, harus melihat pemanasan ban. Dan khususnya, kami harus melihat pendinginan mesin.

“Dan pada saat merancang model, kami menggunakan saluran masuk yang lebih besar dari itu [di W13] untuk mendapatkan pendinginan. Saya pikir di Mercedes, mereka memiliki beberapa trik kecil di sana yang membantu mereka dalam hal ini.

“Jadi misalnya intercooler, adalah perangkat yang sangat, sangat rapi, ini adalah intercooler air/udara, yang tentu saja sudah dimiliki Mercedes selama beberapa waktu, tapi saya pikir ini sedikit berbeda.

“Dan itulah mengapa mereka dapat benar-benar mengecilkan bagian mobil ini sedikit lebih banyak daripada yang bisa dilakukan kebanyakan mobil lain.”

Baca juga: McLaren F1 Berpacu dengan Waktu Untuk Rem Baru ke Bahrain

Mercedes Terinspirasi Dari Reaction Engines

Memperluas apa yang telah dilakukan Mercedes, dia menambahkan: “Intercooler yang saya bicarakan, saya pikir, berasal dari  perusahaan Reaction Engines berbasis di Oxfordshire yang memfokuskan diri pada rancangan pesawat atnariksa, berasal dari sanalah adanya motor roket penghirup udara semacam ini, dan dari semacam modifikasi itulah menghasilkan teknologi penukar panas yang sangat efisien ini.

“Dan saya pikir itu adalah bagian dari alasan mengapa mereka mampu memproduksi mobil seperti yang mereka miliki.”

Symonds menekankan bahwa semua tim telah mengasah kemasan mereka untuk membuat sidepod sekecil mungkin.

“Saya pikir salah satu tren yang kami lihat, dan itu tidak khusus untuk peraturan baru ini, tetapi kami melihat bahwa amatlah sangat sulit untuk mulai mengemas semuanya ke dalam pod samping.

Baca juga: F1 Menggandeng Lenovo Sebagai Partner Teknologi Mulai Musim 2022

“Orang-orang berpikir apa yang ada di side pod, pasti itu hanya radiatornya, penukar panasnya?. Tapi tentu saja, ada lebih banyak lagi, ada banyak elektronik di sana. Saya pikir beberapa tim memindahkan beberapa set elektronik itu ke area kecil itu.”

Selain sidepods dan konsep pendinginan, Symonds mengatakan bahwa tidak ada hal lain di W13 yang menarik perhatiannya.

“Saya kira selebihnya dari tim lain bisa dikatakan cukup konvensional. Untup beberapa modifikasi sayap depan, sudah diharapkan untuk akan banyak diubah oleh berbagai tim.”

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Mobil

Rencananya selain Red Bull, tim saudarnya yaitu Alpha Tauri juga akan menggunakan pasokan mesin dari Porsche sebagai bagian dari Sister Team dari tim Red...

Balap

  Pembalap Formula 1 Sebastian Vettel baru saja mengumumkan pengunduran dirinya dari olahraga yang membesarkan namanya ini setelah akhir musim 2022. Autos.id  –  Untuk...

Balap

Max Verstappen dari Tim Red Bull memenangkan Grand Prix Prancis untuk kedua kalinya berturut-turut. Meski begitu, kemenangan ini datang di bawah penderitaan yang dialami...

Balap

Last updated on 28 Juli, 2022 Sebelum tikungan pertama Grand Prix Inggris Formula 1, mobil Zhou Guanyu, pembalap tim Alfa Romeo terjepit, terbalik dan...