Melalui bincang-bincang interaktif di ajang GIIAS 2026, Polytron bersama Vino G. Bastian mengupas tuntas alasan logis beralih ke EV. Beragam alasan perlu menjadi pertimbangan, Mulai dari fleksibilitas kepemilikan baterai hingga jaminan resale value dan kekuatan brand lokal yang solid.
Mengusung topik pembelian kendaraan listrik yang paling make sense, sesi ini menghadirkan perwakilan manajemen dan aktor ternama Vino G. Bastian.
Dalam sesi tersebut, Vino G. Bastian membagikan sudut pandangnya mengenai alasan utama yang membuat mobil listrik Polytron menjadi pilihan paling rasional untuk mobilitas harian. Bagi Vino, mobil listrik ini makes sense banget karena tidak pakai ribet.
“Kendaraan ini bisa langsung dipakai dan diisi daya (charging) sendiri di rumah, sehingga pengguna tidak perlu membuang waktu mengantre di SPBU” ungkap Vino. Ia juga menyoroti efisiensi biaya operasional yang sangat masif. Menggunakan Polytron G3+, biaya perjalanannya hanya berkisar Rp220 per kilometer, yang jauh lebih hemat hingga 9 kali lipat dibandingkan kendaraan konvensional. Dengan skenario penggunaan 1.500 km per bulan, pengguna hanya membutuhkan biaya sekitar Rp330.000 saja, jauh lebih hemat dibanding mobil konvensional yang bisa mencapai Rp2.650.000.
Lebih lanjut, diskusi ini menekankan tiga pilar utama yang menjawab keraguan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik. Pertama, fleksibilitas kepemilikan baterai di mana Polytron memberikan kebebasan penuh kepada konsumen melalui skema Buy to Own atau opsi sewa baterai Battery-as-a-Service (BaaS) yang juga dilengkapi keuntungan ekstra berupa garansi seumur hidup untuk ketenangan jangka panjang.

Polytron G3+ Special Collaboration bidik konsumen modern
Kedua, nilai jual kembali yang terjamin melalui kepastian resale value hingga 70% dalam jangka waktu 3 tahun, sehingga konsumen tidak perlu khawatir jika ingin melakukan upgrade atau mencoba pembaruan lain karena unit dapat dijual kembali dengan mudah ke pihak Polytron.
Ketiga, reputasi brand yang kuat sebagai merek asli Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1975, di mana Polytron menegaskan komitmennya untuk terus membersihkan perjalanan konsumen karena tidak akan kemana-mana, here to stay, dan selalu siap mendampingi konsumen dalam jangka panjang.
Selain membahas aspek kepemilikan yang logis, ajang GIIAS 2026 juga menjadi panggung peluncuran Polytron G3+ Special Collaboration, yang tampil semakin gahar dan elegan berkat sentuhan bodi two-tone, kolaborasi logo baru “P” bersama TRIPLE 9 carbon works, serta velg premium HSR Wheels. Pengalaman berkendara semakin sempurna dengan dukungan sistem audio kelas atas berupa perangkat keras XBR Subwoofer dan perangkat lunak XBR sensing.
General Manager Corporate Communications, Diantika juga menyampaikan, “Polytron menghadirkan berbagai program promo menarik selama GIIAS, termasuk program trade-in bekerja sama dengan OLXmobbi untuk penukaran mobil lama dengan Polytron G3+ Series yang menawarkan cashback hingga Rp5 juta serta proses inspeksi instan same day di area GIIAS.”
“Di samping itu, kerja sama dengan Bank BCA menghadirkan program pembiayaan bunga 0% untuk tenor 1 tahun serta suku bunga rendah untuk tenor 2 hingga 3 tahun, lengkap dengan bonus free wall charger 7kW dan free kaca film 3M.” ungkap Dian.
Tidak ketinggalan, Polytron turut memamerkan lini motor listrik terlarisnya melalui Polytron FOX Series yang telah mendekati angka 70.000 pengguna, disertai subsidi mandiri langsung hingga Rp6,5 juta khusus selama GIIAS
Pengunjung GIIAS 2026 dapat melihat langsung inovasi ini di Hall 2 Booth 2G selaku booth utama G3+ Special Collaboration yang dilengkapi EV calculator, kafe media, dan area interaktif, serta di Hall 11 Booth C3 untuk zona motor listrik Polytron FOX Series.

