Autos.id – Insiden Jetour T2 terbakar di Tol Jagorawi KM 31 arah Jakarta pada awal Februari 2026 langsung menyita perhatian publik. Video dan foto kejadian menyebar luas di media sosial, memicu beragam spekulasi soal keamanan kendaraan. Namun, berdasarkan informasi resmi dari kepolisian dan pernyataan Jetour Indonesia, peristiwa ini tidak berdiri sendiri dan berawal dari sebuah kecelakaan lalu lintas.
Kronologi Awal: Tersenggol, Hilang Kendali, Hantam Guardrail
Menurut keterangan Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi, kejadian berlangsung sekitar pukul 22.37 WIB. Jetour T2 melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta melalui lajur kiri. Pada saat bersamaan, sebuah mobil BMW dari lajur kanan mencoba menyalip melalui bahu jalan kiri.
Manuver tersebut berujung senggolan di sisi kendaraan. Jetour T2 kemudian kehilangan kendali, terpental ke kiri, dan menghantam guardrail. Tak lama setelah benturan keras tersebut, api terlihat muncul dari kendaraan dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan mobil.
Pengemudi dan penumpang Jetour T2 berhasil keluar dari kendaraan dan hanya mengalami luka ringan serta luka bakar ringan, sementara tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kebakaran Terjadi Setelah Benturan, Bukan Spontan
Satu poin penting yang ditegaskan pihak kepolisian adalah bahwa kebakaran terjadi setelah kecelakaan, bukan sebelum atau tanpa sebab eksternal. Artinya, api tidak muncul secara spontan saat kendaraan melaju normal, melainkan dipicu oleh dampak tabrakan.
Dari beberapa video yang kami coba telusuri. Terlihat jelas kalau kebakaran ini terjadi setelah mobil tersebut menyenggol guard rail dan akhirnya terbakar hebat. Itupu setelah bagian depan membuat percikan api.
Lantas, apakah tangki BBM sudah terkena duluan? Sampai saat ini belum ada lagi update lebih lanjut soal kejadian ini.
Pernyataan Resmi Jetour Indonesia
JETOUR-T2
Menanggapi kejadian tersebut, PT Jetour Sales Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi menyeluruh bekerja sama dengan pihak berwenang.
Jetour Indonesia menegaskan bahwa keselamatan konsumen merupakan prioritas utama perusahaan. Jetour juga memastikan telah menjalin komunikasi dengan korban dan memantau kondisi mereka pasca-insiden.
Mereka meminta publik untuk tidak berspekulasi lebih jauh hingga hasil investigasi teknis resmi mereka umumkan. Seluruh temuan akan disampaikan secara transparan sesuai standar global yang berlaku di internal Jetour.
Menunggu Hasil Investigasi Final
Hingga kini, kasus Jetour T2 terbakar hebat di Tol Jagorawi masih berada dalam proses penyelidikan oleh kepolisian dan pabrikan. Faktanya memang kejadian Jetour terbakar ini adalah kecelakaan lalu lintas saja.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
