Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita

Mengurangi Polusi, BYD Memangkas Produksi Mobilnya

BYD Akan Mengurangi Produksi Mobil Mereka Untuk Mengurangi Polusi

Dampak dari polusi pabrik produksi mobil BYD yaitu adanya beberapa anak-anak yang tinggal di sekitar pabrikan mengalami mimisan secara berkelanjutan.

Autos.id  –  Isu ramah lingkungan menjadi salah satu isu yang banyak dibahas orang, termasuk juga di dunia otomotif. Untuk itulah sebagian besar produsen otomotif saat ini mulai berlomba-lomba menghadirkan berbagai produk kendaraan elektrifikasi, tidak terkecuali BYD. Namun sayangnya pabrikan asal Tiongkok dituding menghasilkan polusi di lingkungan sekitar pabrik dari produksi mobil mereka termasuk mobil-mobil elektrifikasi.

Hal tersebut membuat BYD terpakasa mengurangi produksi mobil mereka sebagai langkah untuk mengurangi dampak polusi yang lebih luas.

BYD Akan Mengurangi Produksi Mobil Mereka Untuk Mengurangi Polusi

Masalah Gangguan Polusi Yang Terjadi

Pada salah satu pabrik perakitan BYD di Hunan, orang-orang di sekitar pabrik tersebut protes karena pabrik tersebut justru menghasilkan polusi yang mengancam lingkungan sekitar. Salah satu dampak yang paling terasa adalah banyaknya laporan anak-anak yang tinggal di sekitar pabrik tersebut yang terkena penyakit mimisan karena polusi yang dihasilkan pabrik tersebut.

Sejak bulan April yang lalu, tercatat sudah ada 600 anak disekitar pabrik tersebut yang mengalami mimisan secara berulang. Atas kejadian tersebut, kepolisian setempat mendatang lokasi pabrik BYD di Hunan tersebut dan melakukan investigasi mengenai masalah polusi tersebut. Investigasi ini sendiri sudah berjalan sejak hari Minggu lalu (8/5/2022).

Seperti yang juga dilansir Financial Times pada Kamis (12/5/2022), investigasi yang sama juga dilakukan di pabrik BYD lainnya di kawasan distrik Xingsha. Merespon hal tersebut, pihak BYD sendiri menyampaikan bahwa pabrik mereka sudah mematuhi standar emisi untuk perakitan mobil sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BYD Akan Mengurangi Produksi Mobil Mereka Untuk Mengurangi Polusi

Kabar tentang kasus ini tentu membuat BYD menjadi terpukul sehingga membuat mereka untuk sementara menghentikan produksi mereka sejak Minggu silam. Hal ini terjadi ditengah trend positif penjualan BYD pada bulan April silam. Selama bulan April tersebut, BYD mencatat penjualan hingga 105.475 unit. Rinician tersebut meliputi 57.403 unit mobil BEV dan 48.072 unit mobil PHEV.

Bahkan selama 3 bulan pertama tahun 2022 ini, BYD sudah mencatat penjualan hingga 397.420 unit mobil atau naik hingga 166% dibanding periode yang sama tahun 2021 silam. Dengan penghentian sementara produksi atau mungkin mengurangi produksi mobil mereka ditambah lockdown yang kembali terjadi di beberapa wiliayah Tiongkok membuat posisi BYD saat ini terlihat kurang menguntungkan.

Bahkan setelah investigasi ini dimulai beberapa waktu lalu, saham BYD di Tiongkok turun hingga 4,6%. Tentunya mereka juga harus mencari cara agar bisa mengatur produksi mobil mereka ditengah situasi yang sedang terjadi tersebut.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Berita

Setelah sukses menghadirkan BYD Tech Culture Fest 2026 di Jakarta, PT BYD Motor Indonesia melanjutkan rangkaian roadshow nasional dengan menggelar BYD Tech Culture Fest...

Berita

PT BYD Motor Indonesia sukses menggelar BYD Tech Culture Fest 2026. Event ini berlangsung di kawasan GBK Senayan, Jakarta, pada 20–24 Mei 2026. BYD...

BYD

Tren kendaraan elektrifikasi atau NEV terus menunjukkan pertumbuhan positif di Indonesia. Satu fakta yang disikapi PT BYD Motor Indonesia dengan memperkenalkan DM Technology. DM...

BYD

PT BYD Motor Indonesia resmi memperkenalkan teknologi terbaru DM dalam lini New Energy Vehicle (NEV) BYD di Indonesia, Senin (18/5). Hal ini turut ditandai...