Autos.id – Omoway resmi memulai debutnya di Indonesia dengan memperkenalkan motor listrik pintar Omo X. Indonesia menjadi pasar pertama yang dipilih perusahaan untuk peluncuran sekaligus pengiriman perdana motor listrik tersebut kepada konsumen.
Di balik peluncuran Omo X, Omoway mengungkap besarnya investasi yang digelontorkan untuk proses riset dan pengembangan. Nilainya mencapai sekitar 10 juta dolar AS atau setara Rp179 miliar.
General Manager Omoway Indonesia Yulong Chen mengatakan, pengembangan Omo X telah dilakukan selama dua tahun dengan fokus menghadirkan lebih banyak teknologi dalam ruang kendaraan yang terbatas. “Untuk R&D, satu unit motor ini, sejak dua tahun lalu kami memang sudah mengalokasikan banyak investasi,” ujar Chen.
Menurut Chen, salah satu area yang membutuhkan investasi cukup besar adalah pengembangan sistem pencahayaan.
Biasanya, lampu pada sepeda motor membutuhkan ruang yang cukup besar sehingga membatasi penempatan komponen lain. Karena itu, Omoway memilih mengembangkan modul lampu yang lebih ringkas agar ruang pada kendaraan dapat dimanfaatkan untuk menampung teknologi tambahan.
“Kalau ruang sudah banyak dipakai untuk lampu, lalu tempat lain seperti ABS dan fitur-fitur lain jadi tidak cukup,” kata Chen.
Omoway kemudian merancang modul lampu yang lebih tipis tanpa mengorbankan fungsi pencahayaan maupun ketahanan komponen.
Menurut perusahaan, komponen tersebut harus memenuhi berbagai persyaratan seperti tahan panas, tahan air, serta mampu menghasilkan pencahayaan yang optimal meski dimensinya lebih kecil dibanding desain lampu konvensional.
Chen menyebut pendekatan tersebut mirip dengan pengembangan produk elektronik modern yang menuntut ukuran semakin ringkas dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.
Bersamaan dengan dimulainya pengiriman unit ke konsumen, Omoway juga mengumumkan harga resmi Omo X untuk pasar Indonesia.
Motor listrik ini tersedia dalam empat varian:
- Omo X Smart: Rp46,9 juta
- Omo X Smart Long Range: Rp51,9 juta
- Omo X Balance: Rp63,9 juta
- Omo X Balance Pilot: Rp76,9 juta
Seluruh harga tersebut berstatus on the road (OTR) Jabodetabek.
Salah satu fitur unggulan Omo X adalah teknologi self-balancing yang memungkinkan motor menjaga keseimbangan secara otomatis saat berhenti.
Teknologi ini membuat motor dapat berdiri sendiri tanpa bantuan standar samping maupun standar tengah. Pada varian tertentu, sistem tersebut juga memungkinkan kendaraan melakukan pergerakan secara mandiri melalui kendali elektronik yang terintegrasi.
Selain itu, Omo X dibekali panel instrumen digital dengan fitur navigasi, empat mode berkendara, serta performa yang diklaim mampu mencapai kecepatan maksimum 113 km/jam.
Untuk mendukung mobilitas harian, motor listrik ini juga menawarkan jarak tempuh hingga 260 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Omoway menyebut lebih dari 80 persen komponen pada Omo X mengacu pada standar industri otomotif roda empat, termasuk penggunaan suspensi depan double wishbone yang umumnya ditemukan pada mobil.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
