Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita

Sebuah Studi Menyebutkan, Mobil Klasik Jauh Lebih Ramah Lingkungan Daripada Mobil Listrik

Sebuah Studi Menyebut Mobil Klasik Jauh Lebih Ramah Lingkungan Dibandingkan Mobil Listrik Modern

Studi mobil klasik yang jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan mobil-mobil modern seperti mobil listrik ini dikeluarkan oleh Footman James.

Autos.id  –  Isu ramah lingkungan di industri otomotif membuat mayoritas pabrikan otomotif dunia mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan dengan teknologi yang lebih modern. Namun sebuah studi terbaru malah menyebutkan fakta yang sebaliknya. Laporan terbaru dari Footman James yang merupakan jasa penyedia asuransi kendaraan klasik dan spesialis menyebut bahwa mobil klasik jauh lebih ramah lingkungan.

Data dari studi tersebut diambil berdasarkan perhitungan penggunaan mobil klasik sepanjang tahun yang dibandingkan dengan penggunaan mobil-mobil modern termasuk EV.

Mobil Klasik Yang Jauh Lebih Ramah Lingkungan

Seperti yang dilansir oleh Carscoops pada Rabu (22/06/2022), mobil-mobil modern termasuk EV justru menghasilkan karbon yang lebih besar selama produksinya. Seperti di Inggris dengan rata-rata mobil listrik yang mengeluarkan 563 kg CO2 setiap tahunnya. Artinya para pemilik mobil klasik disana biasa mengendarai rata-rata 1.200 mil atau setara 1.931 km setiap tahunnya.

Sedangkan untuk mobil-mobil modern, meskipun memiliki emisi CO2 yang lebih sedikit per km-nya, tapi jarak tempuh rata-ratanya justru lebih jauh diiringi dengan jejak karbon yang jauh lebih besar terlebih ketika mobil masih dalam proses produksi didalam pabrik.

Laporan indikator tersebut diklaim bahwa 2 per 3 pemilik mobil klasik pada dasarnya prihatin dengan efek perubahan iklim tersebut. David Bond selaku Direktur Pelaksana Footman James menyebutkan bahwa sangat mudah bagi seseorang untuk berasumsi bahwa mobil klasik malah merusak lingkungan itu sendiri karena dianggap lebih tua dan kurang efisien.

Namun Bond menyebuut justru dari laporan tersebut justru berkata sebaliknya dan membatahkan teori selama ini mengenai mobil listrik sebagai sumber masalah lingkungan. “Pada dasarnya ini merupakan bagaimana mobil tersebut dirawat dan bagaimana cara mobil ini digunakan sehari-hari. Karena meskipun sering digunakan asal dirawat dan digunakan dengan baik justru bisa memberi dampak lingkungan yang lebih baik”, ujar Bond

Ia juga menyebut bahwa disisi lain, mobil-mobil modern termasuk mobil listrik mungkin tampak lebih baik untuk iklim bumi yang lebih baik. ‘Tetapi yang harus diingat bahwa mobil-mobil modern dan mobil listrik adalah seberapa besar dampak yang ditumbulkan terlebih saat mobil ini diproduksi yang meskipun menggunakan teknologi canggih tidak menjamin iklim bumi yang jauh lebih baik”, tambahnya.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Tips

Autos.id – Kamu pernah merasa jarak tempuh mobil listrik tiba-tiba berkurang drastis dibanding sebelumnya? Atau saat proses pengisian daya, indikator baterai terlihat tidak stabil...

Berita

Jakarta, Autos.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan kebijakan insentif untuk kendaraan listrik berbasis baterai tetap berlaku. Insentif tersebut mencakup pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor...

Berita

Autos.id – Selama beberapa tahun terakhir, memiliki mobil listrik di Indonesia—khususnya di Jakarta—terasa jauh lebih ringan di kantong. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) nol rupiah,...

Berita

Autos.id – Perubahan lewah Permendagri Nomor 11 Tahun 2026 sebenarnya bukan sekedar revisi administratif. Tapi, menunjukkan perubahan struktur insentif yang bakalan ganggu permintaan. Selama...

Exit mobile version