Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita

Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas Naik 169,34% hingga Februari 2026

Penipuan Segitiga

Di tengah perubahan perilaku konsumen di pasar otomotif nasional, kendaraan bekas masih menjadi pilihan masyarakat. BRI Finance mencatat pertumbuhan pembiayaan mobil bekas naik 169,34% hingga Februari 2026.

Pertumbuhan pembiayaan mobil bekas di Indonesia dilandasi beberap faktor. Selain menawarkan harga yang lebih terjangkau, mobil bekas dinilai mampu menjadi solusi mobilitas. Tidak saja bagi masyarakat yang menginginkan efisiensi dalam pengeluaran tanpa mengurangi kebutuhan akan kendaraan pribadi.

Melihat kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat fokus bisnis pada segmen pembiayaan mobil bekas sebagai salah satu sumber pertumbuhan perusahaan.

Perseroan menilai segmen ini masih memiliki potensi yang besar dan mampu berjalan beriringan dengan pembiayaan kendaraan baru dalam mendukung pertumbuhan industri pembiayaan otomotif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kendaraan bekas kini semakin dipertimbangkan oleh masyarakat karena menawarkan nilai ekonomis yang lebih kompetitif di tengah berbagai pertimbangan finansial konsumen.

Toyota Vios Limo 2007. (Sumber: Mobil Bekas)

“Mobil bekas menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih masyarakat karena lebih fleksibel dari sisi harga, namun tetap mampu memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari. Kami melihat segmen ini masih memiliki prospek yang baik seiring kebutuhan kendaraan yang tetap tinggi,” ujar Dhani.

Ia menambahkan, kondisi pasar kendaraan baru turut memberikan pengaruh terhadap pergerakan pasar kendaraan bekas. Dalam situasi tertentu, sebagian konsumen cenderung memilih kendaraan bekas sebagai opsi yang lebih efisien dan sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

Meski demikian, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan. Perseroan secara konsisten menerapkan proses seleksi dan analisis kredit yang prudent guna menjaga kualitas portofolio sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

“Baik kendaraan baru maupun kendaraan bekas memiliki pasar dan karakteristik masing-masing. Keduanya saling melengkapi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari daya beli, kebutuhan mobilitas, hingga kondisi ekonomi masyarakat secara umum. Karena itu, kami terus memantau perkembangan pasar dan menjalankan strategi pembiayaan yang selektif,” jelas Dhani.

Dari sisi kinerja, hingga Februari 2026 BRI Finance mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan mobil bekas sebesar 169,34% secara year-on-year (y.o.y). Segmen kendaraan bekas sendiri memberikan kontribusi sebesar 9,79% terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, BRI Finance terus memperluas kerja sama dengan dealer dan mitra penjual kendaraan bekas di berbagai daerah. Selain itu, Perseroan juga mengoptimalkan berbagai kanal pemasaran.

Juga meningkatkan efisiensi proses pembiayaan agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pembiayaan kendaraan, khususnya pada periode dengan kebutuhan mobilitas yang meningkat.

Demikianlah ulasan terkait tren pembiayaan mobil bekas di Indonesia. Pantau terus berita otomotif terkini dan tips otomotif lainnya di autos.id.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.

Baca Juga

Berita

Autos.id-Jakarta. Menyambut bulan suci Ramadan sekaligus momentum mudik Lebaran, Caroline.id menghadirkan event spesial Ramadan Auto Fest yang berlangsung pada 21–28 Februari 2026 di tiga...

Reviews

Autos.id – Pastinya jelang mudik begini ingin banget bawa mobil pulang kampung.  Pasalnya neh, kalau bawa mobil mudik itu pasti harus muat banyak atau...

Tips

Autos.id – Mobil Bekas Banjir sendiri memang jadi momok menakutkan! Bayangin dulu deh untuk ganti parts dan semuanya saja sudah butuh biaya besar. Belum...

Berita

Autos.id – Jujur buat yang mau meminang Mitsubishi Xpander bekas pasti berpikir beli bekas cocok tidak? Pasalnya banyak orang berpikir mobil ini masih standar...

Exit mobile version