Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita

Penampakan Ribuan Honda Vario hingga Yamaha Gear Plastikan Diciduk Polda Metro Jaya

Gudang penyimpangan ribuan motor siap ekspor ilegal
Gudang penyimpangan ribuan motor siap ekspor ilegal

Dari jalan sempit di Kemandoran VIII no.6 Jakarta Selatan tersibak gudang ilegal ribuan motor-motor baru merek Honda dan Yamaha.

Polda Metro Jaya sukses membongkar gudang ribuan motor tersebut yang diduga untuk ekspor jalur ilegal.

Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penadahan kendaraan bermotor dan penyelundupan sepeda motor ilegal ke luar negeri.

Pengungkapan dilakukan di sebuah gudang penyimpanan kendaraan di Jalan Kemandoran VIII no.6, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5).

Lokasi gudang penyimpanan

Tim Autos menyambangi langsung lokasi gudang, Rabu (13/4) dan mendapati bangunan dengan tembok setinggi 3 meter. Dikombinasi dengan pagar baja ringan dengan juga tak kalah tinggi.

Kondisi motor-motor baru tersebut nampak tak terawat, berdebu, namun terbaris rapi dan mayorotas masih plastikan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan ini menjadi perhatian karena polisi menemukan ribuan kendaraan tanpa dokumen kepemilikan yang sah.

Kondisi gudang yang luas sepenuhnya untuk menampung motor dan part copotan

Sebagian kendaraan juga sudah dibongkar menjadi komponen untuk memudahkan pengemasan dan pengiriman.

“Praktik seperti ini menjadi ancaman serius. Tempat penampungan kendaraan tanpa dokumen sah dapat menjadi ruang bagi berulangnya kejahatan kendaraan bermotor di masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin menjelaskan, dari lokasi tersebut polisi mengamankan 1.494 unit sepeda motor.

Kondisi motor sepenuhnya baru

Rinciannya, 957 unit masih dalam kondisi utuh dan 537 unit lainnya sudah dalam kondisi terbongkar.

Adapun beberapa model tersebut terdiri Honda Vario 125, Honda Vario 150, Honda PCX, Yamaha Aerox, Yamaha Gear 125, sampai Yamaha Jupiter Z1.

“Kendaraan tersebut diduga berasal dari perbuatan tindak pidana. Pihak terkait tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah, seperti faktur maupun dokumen kendaraan lainnya,” kata Iman.

Jajaran Yamaha Gear 125 baru

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial WS. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan jaringan lain. Mulai jaringan penyedia kendaraan, pengepul, hingga pihak diduga mengirim kendaraan ke luar negeri, hingga ke wilayah Afrika seperti Tahiti dan Togo.

“Saat ini baru satu tersangka yang kami tetapkan. Namun penyidikan masih terus dikembangkan karena perkara ini diduga melibatkan jaringan yang saling berkaitan,” jelasnya.

Praktik ekspor motor secara ilegal ini tercatat sudah mencapai ribuan motor. Adapun keuntungan yang didapat oleh tersangka disinyalir mencapai Rp 26 miliar.

Lebih lanjut, Kombes Pol Budi menegaskan, masyarakat, dealer, pelaku usaha, maupun lembaga pembiayaan yang merasa memiliki keterkaitan dengan kendaraan yang sedang didalami dapat berkoordinasi dengan penyidik.

Ia memastikan proses hukum dilakukan profesional, transparan, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Kami mengajak masyarakat menjaga ketertiban, melindungi data pribadi, serta segera melapor melalui layanan 110 jika mengetahui dugaan tindak pidana,” pungkasnya.

Yamaha Jupiter Z1

Demikianlah ulasan terkait ribuan motor Yamaha dan Honda yang siap diekspor ilegal. Pantau terus berita otomotif terkini dan tips otomotif lainnya di autos.id.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.

Baca Juga

Exit mobile version