Connect with us

Hi, what are you looking for?

Mobil

Hanya BYD dan Chery Tumbuh Diatas 100%, Simak Rangking 10 Brand Terbaik 2025

Autos.id-Jakarta. Setelah Gaikindo 2025 rilis data penjualan selama tahun 2025, total total kendaraan yang terjual mencapai 833.692 unit, atau terkoreksi minus 6,3% bila dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 880 ribu unit. Penurunan tersebut artinya tidak terlalu signifikan dan tetap dalam kendali karena hanya minus 55.988 unit saja.

Berikut ini rangking Top 13 Brand Mobil Nasional 2025

 

No Brand Jumlah Wholesales Trend Growth Jumlah Retail Trend Growth
1 Toyota 250.431 unit 13,3 % (-) 258.923 unit 11,8% (-)
2 Daihatsu 130.677 unit 19,8% (-) 137.835 unit 18,0% (-)
3 Mitsubishi Motors 71.781 unit 0,6% (-) 70.338 unit 4,9% (-)
4 Suzuki 66.345 unit 0,6% (-) 64.838 unit 6,5% (-)
5 Honda 56.500 unit 40,3% (-) 71.233 unit 30,8% (-)
6 BYD 46.711 unit 202,7% (+) 44.342 unit 195,6% (+)
7 Fuso 25.235 unit 8,9% (-) 25.613 unit 7,4% (-)
8 Isuzu 25.121 unit 4,7% (-) 25.295 unit 12,0%(-)
9 Chery 19.391 unit 110,9% (+) 19.485 unit 125,9% (+)
10 Hyundai 19.007 unit 15,0 (-) 18.464 unit (J-N) 8,4%
11 Wuling 18.605 unit   20.607 unit  
12 Hino     20.517 unit  
13 VinFast 10.886 unit   10.630 unit

 

Bulan Desember 2025, kinerja penjualan menunjukkan perbaikan signifikan. Penjualan whole sales mencapai 94.100 unit, naik 26,9 persen dibanding November 2025. Secara tahunan, penjualan bulan tersebut meningkat 25,7 persen dibanding Desember 2024.

Dua brand China BYD dan Chery menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Retail sales BYD menunjukkan 44.342 unit, atau mencapai 195,6%.  Disusul dengan Chery 19.485 ribu unit yang terjual atau mencapai pertumbuhan 125,9%.  Sementara merek mobil asal Vietnam berhasil menjual 10.630 unit angka yang cukup besar untuk brand tunggal dari Asia Tenggara. Angka yang signifikan tersebut dihasilkan dari penjualan VinFast dengan pihak SM Green sebagai armada taksi.

Pabrik VinFast berlokasi di Subang, Jawa Barat, dengan rincian investasi sebagai berikut:
Nilai Investasi Awal: Sebesar USD 300 juta atau sekitar Rp4,8 triliun untuk tahap pertama pembangunan. Beberapa sumber juga mencatat angka investasi awal sebesar USD 200 juta (Rp3,5 triliun).

Komitmen Total Investasi: Secara bertahap, VinFast berkomitmen untuk menggelontorkan dana lebih dari USD 1,2 miliar (sekitar Rp18,6 triliun hingga Rp19,2 triliun) untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Kapasitas Produksi: Pabrik seluas 170-171 hektar ini memiliki kapasitas produksi hingga 50.000 unit per tahun. Target Produksi Massal: Setelah pembukaan resmi pada Desember 2025, produksi massal dijadwalkan akan dimulai sepenuhnya pada Maret 2026.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.

Baca Juga

Exit mobile version