Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Ciri Rantai Keteng Rusak dan Cara Perawatannya

Rantai Keteng.
Rantai Keteng. (Sumber: Suzuki Indonesia)

Kadang-kadang, sepeda motor menghadapi masalah karena rantai keteng atau timing chain yang rusak.

Autos.id – Rantai keteng adalah salah satu komponen penting pada sepeda motor yang berfungsi untuk mentransmisikan tenaga dari mesin ke roda belakang. Rantai keteng terdiri dari sejumlah engsel kecil yang disebut rol rantai, yang terhubung satu sama lain membentuk rantai yang panjang.

Fungsi utama rantai keteng adalah menghubungkan roda belakang dengan poros engkol mesin melalui roda gigi keteng dan roda gigi belakang. Saat mesin berputar, tenaga yang dihasilkan akan ditransmisikan melalui rantai keteng dan menggerakkan roda belakang sehingga sepeda motor dapat bergerak maju.

Rantai keteng memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan dan kinerja sepeda motor. Penting untuk menjaga rantai keteng tetap dalam kondisi yang baik agar tidak terjadi masalah seperti lonjakan tenaga yang tidak stabil, suara berisik, atau bahkan putusnya rantai keteng saat sedang berkendara.

Letak rantai keteng. (Sumber: Sejeworks)

Ciri-Ciri Rantai Keteng Rusak

Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang menunjukkan bahwa rantai keteng sepeda motor mungkin rusak:

1. Suara berisik

Jika saat Anda mengendarai sepeda motor, rantai keteng menghasilkan suara berisik yang tidak biasa, seperti berderit, berdecit, atau berdenting, seperti bunyi “tek-tek” pada bagian mesin, itu bisa menjadi indikasi adanya masalah pada rantai keteng. Suara berisik yang tidak normal mungkin menunjukkan keausan, ketidaklancaran, atau bahkan kehilangan satu atau beberapa rol rantai.

2. Ketegangan yang tidak konsisten

Rantai keteng yang rusak mungkin memiliki ketegangan yang tidak konsisten. Anda mungkin merasa bahwa rantai terlalu kendor atau terlalu kencang saat ditarik atau ditekan. Ketegangan yang tidak sesuai dapat mengganggu kinerja rantai dan mentransmisikan tenaga dengan baik.

3. Lonjakan tenaga yang tidak stabil

Jika rantai keteng rusak atau mengalami keausan yang signifikan, Anda mungkin merasakan lonjakan tenaga yang tidak stabil saat mengendarai sepeda motor. Lonjakan ini dapat terjadi karena rantai keteng melompat atau tergelincir di roda gigi keteng atau roda gigi belakang.

4. Rantai yang terlepas atau putus

Rantai keteng yang rusak atau aus dapat menyebabkan putusnya rantai keteng saat sedang berkendara. Ini adalah masalah serius yang dapat menyebabkan kehilangan kendali atas sepeda motor dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

5. Tanda-tanda keausan visual

Perhatikan tanda-tanda keausan visual pada rantai keteng, seperti engsel yang kendor, retak, atau patah, serta ausnya rol rantai. Jika Anda melihat tanda-tanda tersebut, itu menunjukkan bahwa rantai keteng mungkin memerlukan perhatian atau penggantian.

Baca juga: Ternyata Inilah Fungsi Stabilizer Pada Stang Sepeda Motor

Rantai keteng sepeda motor rusak. (Sumber;:Kompas)

Cara Merawat Rantai Keteng

Perawatan rutin pada rantai keteng sangat penting untuk menjaga kinerjanya. Hal itu dapat meningkatkan umur pakainya dan membantu menjaga kinerja dan keamanan saat mengendarai sepeda motor.

Penting untuk mengikuti petunjuk perawatan yang disediakan oleh pabrikan sepeda motor dan melakukan perawatan secara rutin untuk menjaga rantai keteng dalam kondisi yang optimal. Dab berikut adalah langkah-langkah perawatan yang dapat dilakukan:

1. Pembersihan

Rantai keteng harus secara teratur dibersihkan dari kotoran, lumpur, dan minyak sisa. Pembersihan dapat dilakukan menggunakan sikat rantai dan pembersih rantai khusus untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada rol rantai.

2. Pelumasan

Setelah pembersihan, rantai keteng perlu dilumasi dengan pelumas rantai yang sesuai untuk mengurangi gesekan dan keausan. Pelumasan sebaiknya dilakukan pada bagian dalam rantai dengan mengoleskan pelumas secara merata sambil memutar roda belakang sepeda motor.

3. Tegangan

Memeriksa tegangan rantai keteng adalah langkah penting. Rantai yang terlalu kendor atau terlalu kencang dapat menyebabkan masalah. Pastikan rantai keteng memiliki tegangan yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan sepeda motor.

4. Pemeriksaan keausan

Periksa kondisi rantai keteng secara berkala. Jika terlihat tanda-tanda keausan seperti patah, aus, atau engsel yang kendor, sebaiknya segera menggantinya dengan rantai keteng baru yang sesuai.

Baca juga: Tips Deteksi Gir dan Rantai Motor Rusak

 

Sumber: Berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tips

Salah satu hal yang perlu diperhatikan pada sepeda motor adalah kondisi lampunya, dimana bisa mengalami masalah. Autos.id – Lampu pada sepeda motor merupakan salah...

Aksesoris

Filter udara berperan sebagai penapis atau penghambat debu dan kotoran di jalan. Kemudian, apa saja jenis-jenisnya? Autos.id – Filter udara merupakan salah satu komponen...

Berita Otomotif

Last updated on 6 Juli, 2023 Mungkin banyak yang belum tahu seperti apa shockbreaker belakang sepeda motor yang gunakan tabung. Autos.id – Semakin berkembangnya...

Tips

Autos.id – Velg adalah salah satu komponen yang dapat membuat sepeda motor terlihat lebih keren. Salah satu jenis velg yang banyak disukai oleh pengendara...

error: Content is protected !!
Exit mobile version