Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Kubica Akan “Lebih Seperti Pemula” di Tahun 2019 ?

Last updated on 24 Januari, 2019

Robert Kubica mengatakan dia akan “lebih seperti pemula” daripada pemenang grand prix dan veteran lima musim sekembalinya ke grid Formula 1 bersama Williams pada 2019.

Inggris, autos.id Williams mengumumkan kembalinya Kubica ke F1 untuk penuh waktu tahun lalu, mengakhiri absennya delapan tahun setelah kecelakaan reli 2011 yang mengancam jiwa yang membuatnya cedera parah.

Pada fase pertama karir F1-nya, pembalap berusia 33 tahun itu memenangkan Grand Prix Kanada 2008 dan menyelesaikan 76 balapan.

Meskipun Kubica telah memegang peran pembalap cadangan dengan Williams pada tahun 2018, serta pengujian untuk Renault di tahun 2017, ia belum kembali membalap di F1 sejak akhir musim 2010 di Abu Dhabi.

“Di Australia, saya lebih seperti pembalap pemula daripada yang telah melakukan lima musim,” kata Kubica kepada f1.com.

Baca Juga: Robert Kubica Mengaku Sulit Tolak Tawaran Ferrari

“Alasannya adalah karena F1 telah banyak berubah. F1 selalu berubah dan jika Anda membandingkan mobil dari awal tahun 2000-an sampai akhir, mereka benar-benar berbeda.

“Saya harus bekerja keras dan saya menantikan tantangan, tetapi saya juga berharap untuk menemukan cara alami mengemudi yang saya miliki di masa lalu, karena ketika Anda sering berada di mobil, setiap 10 hari atau lebih .

“Segala sesuatu harus datang sealami mungkin, Anda tidak perlu mencarinya dan itu karena semua alami.”

Kubica akan bermitra di Williams dengan juara Formula 2 George Russell tahun depan dan mengakui bahwa pengalaman-pengalaman sebelumnya memang memberinya keunggulan ketika harus kembali memasuki tekanan F1.

“Apa yang membantu saya adalah bahwa saya menjalani olahraga ini pada tingkat tinggi, jadi saya mengalami apa artinya menjadi pembalap F1 dan apa artinya balapan melawan pembalap top,” ungkap Kubica.

“Saya berharap pengalaman ini akan membantu saya mencapai level yang saya inginkan dan inilah tujuannya.

“Kaki saya berada di tanah dan saya tahu apa yang akan terjadi selanjutnya adalah tantangan besar dari sudut pandang olahraga. Berada di F1 di antara 20 pembalap F1 adalah kehormatan besar tetapi juga pekerjaan berat, jadi ada tantangan besar di depan dari saya.

“Yang saya pedulikan hanyalah pekerjaan saya dan apa yang saya lakukan, akan selalu ada seseorang yang menghakimi dan dengan cara yang berbeda.”

Baca Juga: Williams Membutuhkan “Semangat Juang” Robert Kubica ?

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Berita Otomotif

Last updated on 25 Oktober, 2023 Siapa yang tidak mengenal Michael Schumacher? Seorang pembalap legendaris di ajang Formula 1. Autos.id – Michael Schumacher, atau...

Reviews

Suzuki dobrak pasar mobil elektrfifikasi pertama dengan harga kompetitif Jakarta, Autos.id  –  Hari ini (Jumat, 10/6) di Mall Kelapa Gading 3, PT Suzuki Indomobil...

Komparasi

Kedua pabrikan eropa ini telah meluncur beberapa waktu lalu, namun tak ada salahnya, Autos.id mencoba membandingkan keduanya, antara Aston Martin DB11 vs Porsche 911...

Komparasi

Kedua motor naked beda pabrikan ini sudah meluncur beberapa waktu yang lalu, namun tidak ada salahnya Autos.id mencoba untuk membandingkan keduanya Jakarta, Autos.id  – ...

error: Content is protected !!
Exit mobile version