Connect with us

Hi, what are you looking for?

Reviews

Begini Rasa Berkendara DFSK E5 Plus, PHEV Seharga Rp 5 Ribu!

Begini rasa berkendara DFSK E5 Plus
Begini rasa berkendara DFSK E5 Plus

DFSK E5 Plus bisa ditebus dengan harga cuma Rp 5 Ribu saja. Gimmick ini diberikan PT Sokonindo Automobile bagi pemesan awal di periode 23 Juni–28 Juli 2026.

Biar clear, gimmick diatas bisa diikuti para calon konsumen dengan scan barcode sepanjang pameran mobil ini di mall Kelapa Gading atau via website resmi DFSK.

Dengan membayar Rp 5 ribu konsumen mendapatkan nomer urut lebih dini untuk pemesanan E5 Plus serta benefit senilai Rp 60 juta. So…ini dia rasa berkendara DFSK E5 Plus.

Desain

Buritan DFSK E5 Plus

Secara visual, DFSK E5 Plus menampilkan bahasa desain yang bersih. Berbeda dari mobil listrik atau ICE DFSK yang sudah dipasarkan sebelumnya. E5 Plus menampilkan sesuatu yang lebih berani.

Fascia depan mengadopsi gril tertutup. Yang bikin atraktif, lampu depan DFSK E5 Plus ini dihubungkan oleh bilah lampu LED horizontal yang menyala dibubuhi strip dekoratif hitam. Seperti ingin mengekspos identitasnya sebagai kendaraan elektrifikasi.

Juga dengan bagian belakangnya. Buritan DFSK E5 Plus masih membawa bahasa desain pendahulunya seperti di DFSK 580 namun dengan sentuhan modern.

Overall dimensi DFSK E5 Plus berukuran panjang 4.760 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.710 mm, dengan jarak sumbu roda 2.785 mm.

Lebih pendek dibanding Wuling Darion PHEV yang memiliki panjang panjang 4.910 mm, lebar 1.870 mm, tinggi 1.770 mm dan memiliki jarak sumbu roda 2.910 mm.

Kabin

Area baris depan E5 Plus

Walau DFSK E5 PLUS terlihat lebih kompak dibanding Eksion PHEV. Kabin mobil ini mampu menawarkan ruang interior efektif hingga 3.162 mm, ruang kaki belakang 885 mm, dan kapasitas bagasi maksimum 760 liter.

Interior yang dibalut warna hitam serta kehadiran panoramic sunroof yang luas bikin nuansa kabin terasa elegan. Duduk di posisi pengendara juga nyaman dengan pengaturan full elektris.

Busa joknya empuk berlapis kulit yang halus. Ditambah pengaturan setir tilt dan teleskopik memudahkan untuk mendapatkan posisi berkendara terbaik.

Paling menonjol di area dasbor tentu saja penempatan layar sentuh seluas 15,6 inci. Dikombinasi layout ventilasi udara horizontal yang meningkatkan kesan estetis.

Konsol tengahnya sudah dirancang bertingkat untuk memperluas akomodasi. Ada wireless charging, juga slot USB Type C di bawahnya dengan ruang terbuka untuk penempatan barang.

DFSK E5 PLUS tegas membidik segmentasi keluarga dengan 6 penumpang di kabin. Hal ini lantasan jok baris kedua sudah didesain model captain seat.

Saat ini DFSK E5 Plus hanya tersedia dalam opsi kabin hitam

Jok elektris ini bahkan sudah dilengkapi ventilasi sehingga antigerah. Bahkan dengen busa jok mampu menopang bagian paha dengan sangat baik akan terasa nyaman untuk perjalanan jarak jauh.

Catatan kami ialah ruang di baris ketiga yang cukupan. Kami setinggi 168 cm mendapatkan ruang kaki yang terbatas. Bahkan dengan posisi duduk agak menekuk karena dek mobil yang sedikit naik. Hal ini jelas mengurangi kenyaman, bahkan lebih pas untuk menempatkan anak-anak.

Impresi Berkendara

PT Sokonindo Automobile belum mengumbar secara rinci spesifikasi mesin DFSK E5 Plus. Namun bocoran spek mobil ini yang turut dipamerkan di ajang Hong Kong Auto Expo 2026. E5 PLUS mengkombinasi mesin 1.5T dan motor listrik dengan daya maksimum 160 kW dan torsi puncak 330 Nm.

Jika yang beredar di Hongkong dilengkapi paket baterai 35,95 kWh (230 km pada EV mode). Maka sesuai penjelasan Frans Wang COO PT Sokonindo Automobile, E5 Plus versi Indonesia dipasangkan baterai 25 kwh dengan klaim jangkauan listrik murni 140 km.

Mengendarai mobil ini pada area pengetesan terbatas di ruas jalan Kelapa Gading, kami merasakan bantingan suspensi mobil ini agak keras. Terlebih saat melintasi jalan berlubang atau speed bump meski pada mode Comfort. Namun imbasnya memang terasa dengan pergerakan setir yang sigap mengikuti arahan pengendara. Bikin handling lebih stabil.

Masih melaju mengandalkan baterai (EV), kami juga sempat coba di mode Sport. Begitu kick down, laju mobil ternyata tidak begitu menghentak. Terasa linear namun bertahap kecepatan mobil naik dengan meyakinkan dalam senyap. Juga dengan peran Adaptive Cruise Control (ACC) yang menjadi bagian dari sistem bantuan pengemudi canggih atau ADAS.

Kami cukup mengapresiasi kinerja ACC DSFK E5 Plus ini yang mampu membaca pergerakan mobil di depan dengan aktif. Sekaligus mengurangi kecepatan jika jarak mobil terlalu dekat dengan kendaraan di depan tanpa perlu mengintrusi rem.

Hebatnya lagi, mobil ini bisa parkir sendiri alias memiliki fitur parkir otomatif. Kami mencoba saat mobil ini melakukan parkir mundur dengan begitu terukur. Hanya dengan mengaktifkan sistem kamera via ikon kamera 360, lalu memilih mode parkir yang lantas mengaktivasi sensor pintar kendaraan.

Dengan menjalankan mobil secara perlahan di dekat area atau slot parkir kosong, maka mobil akan mengkonfirasi dan menandai area parkir menjadi warna biru. Pengemudi tinggal santai, tidak perlu mengubah posisi tuas transmisi, atau menginjak gas dan rem. Mobil akan bermanuver parkir hingga rem dengan kondisi ideal. Mantap!

Demikianlah ulasan terkait impresi berkendara DFSK E5 Plus. Pantau terus berita otomotif terkini dan tips otomotif lainnya di autos.id.

Baca Juga

Berita

PT Sokonindo Automobile, perusahaan yang menaungi merek DFSK di Indonesia, resmi membuka periode pre-booking DFSK E5 Plus, Selasa (23/6). Langkah ini sekaligus menjadi babak...

Exit mobile version