Media test drive MGS5 EV rute Jakarta-Bandung memberikan cukup bukti terkait performa sang SUV listrik keluarga ini. Tidak berlebihan jika model ini sekarang didapuk menjadi tulang punggung jualan MG Motor Indonesia.
MGS5 EV lahir berbagi sasis penggerak roda belakang dengan hatchback MG4 EV. MG tetap menggunakan komponen mekanis yang teruji di MG4 EV.
MGS5 EV Tidak Bakal Kanibal MG4 EV
Kemudian dengan memasang bodi yang lebih besar dan lebih tinggi diatasnya bikin MGS5 EV lebih sigap diajak ke berbagai medan jalan.
Secara utuh MGS5 EV hadir dengan dimensi panjang 4.476 mm, lebar 1.849 mm, dan tinggi 1.621 mm, serta wheelbase 2.730 mm yang menawarkan ruang kabin lega.
Bahkan meski berpenggerak roda belakang, komposisi dek baris kedua yang rata tetap memmberikan ruang kaki yang nyaman di baris kedua.
Tampilan belakang MGS5 EV
“Pertama terkait dengan perbedaan dari karakter customer. Sebenarnya MG4 EV itu memang dari segi desainnya itu sudah lebih ke anak muda. Jadi desainnya memang kita targetkan ke orang-orang yang lebih muda dan mau tampilan yang lebih stylish,” buka Harry Kurniawan, Head of Marketing MG Motor Indonesia di Bandung.
“Nah kalau untuk MGS5 EV memang secara spesifik kami targetkan ke keluarga. Keluarga-keluarga muda yang memiliki 1-2 anak yang umurnya masih di bawah 10 (tahun). Karena menurut kami itu cukup fit dengan kebutuhan keluarga-keluarga masa kini,” tambahnya.
Beda Segmen Beda Pasar
Lebih jauh Harry meyakini jika perbedaan karakter MGS5 Ev dengan MG4 EV ini sebenarnya tidak akan ada kanibalisasi.
“Justru itu akan mempertajam bahwa di kelas harga ini juga ada preferensi tertentu yang bisa ditekankan. Dan teman-teman media juga pasti sudah yang sempat merasakan MG4 EV dan MGS5 EV ini, pasti akan merasakan sedikit perbedaan karakter ketika drivingnya,” tandas Harry lagi.
MG4 EV incar konsumen muda, MGS5 EV orientasi lebih ke keluarga
“Yang dimana fun to drive itu memang MG4EV itu sangat kental. Sedangkan MGS5 dia fun to drive tapi karakter steeringnya itu lebih mature dan baik secara suspensi dan manuvernya,” tambahnya.
Hal senada turut ditambahkan Eko Fachruroji, Product Manager MG Motor Indonesia. “Sebenarnya secara profile customer antara MGS5 EV dan MG4 EV ini berbeda. Jadi ada target market memang yang kita targetkan berbeda. Yang pertama MG4 EV ini walau seandainya mereka sudah family, biasanya ini lebih individualistis. Tapi kalau MGS5EV ini karakter orang yang young, family oriented. Jadi mereka masih demand untuk driving experience tapi space atau comfort buat keluarga itu masih terakomodir,” urai Eko Fachruroji.
Banyak pengguna MG4 EV yang mengendarai dan menikmati mobilnya sendiri. Berbeda dengan karakteristik target market profile sama usage dengan pengguna MGS5 EV.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
