Autos.id-Banjarbaru. JAECOO Indonesia kembali menunjukkan agresivitasnya dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Melalui peresmian dealer JAECOO BOSS Banjarbaru pada Rabu (22/4), pabrikan ini secara strategis membidik pasar Kalimantan Selatan sebagai salah satu titik kunci pertumbuhan purna jual dan layanan premium mereka.
Langkah ini bukan sekadar ekspansi geografis biasa. Kehadiran JAECOO di Banjarbaru bertepatan dengan momentum keberhasilan merek tersebut memuncaki klasemen penjualan Electric Vehicle (EV) di Indonesia pada Maret 2026.
Fasilitas Mutakhir untuk Ekosistem Elektrifikasi
Berdiri di atas lahan seluas 1.260 m², dealer yang dikelola oleh BOSS Group ini mengusung konsep 3S (Sales, Service, Spare Parts). Mengantisipasi tren transisi energi, JAECOO BOSS Banjarbaru langsung dilengkapi dengan:
-
4 Charging Station: Tersebar di area halaman, showroom, dan service untuk kenyamanan pemilik kendaraan listrik.
-
Kapasitas Servis Maksimal: 4 service bay yang mampu menangani hingga 24 kendaraan per hari.
-
Layanan Mobile: Service car yang siap menjangkau pelanggan di area Banjarmasin dan Banjarbaru.
Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, yang hadir dalam peresmian tersebut, menyambut positif kehadiran brandpremium ini. Menurutnya, dealer ini tidak hanya memutar roda ekonomi lokal, tetapi juga memberikan standar baru bagi mobilitas modern di wilayahnya.
Lini Produk: Dari SUV Harian hingga Pemecah Rekor MURI
Di dalam showroom, pelanggan dapat melihat langsung tiga pilar utama teknologi JAECOO:
Pertama, JAECOO J5 EV: SUV murni listrik yang dirancang untuk mobilitas perkotaan yang ikonik dan efisien.
Kedua, J7 SHS-P: Mengandalkan Super Hybrid System (SHS) untuk performa bertenaga namun tetap hemat daya.
Ketiga, J8 SHS-P ARDIS: Varian flagship yang telah mengantongi rekor MURI sebagai kendaraan hybrid dengan jarak tempuh terjauh (1.660 km dalam satu kali pengisian penuh). Model ini mengandalkan sistem penggerak pintar All-Road Drive Intelligent System (ARDIS).
Dominasi Pasar dan Ambisi 2026
Peresmian dealer di Banjarbaru ini didorong oleh angka pertumbuhan yang impresif secara nasional. Sepanjang kuartal pertama (Januari–Maret) 2026, JAECOO berhasil membukukan penjualan retail sebanyak 7.927 unit untuk jajaran New Energy Vehicle (NEV).
“Kami ingin memastikan bahwa setiap konsumen dapat merasakan standar layanan premium sekaligus kemudahan akses terhadap teknologi kendaraan elektrifikasi,” ujar Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia.
Hingga saat ini, JAECOO telah mengoperasikan 32 dealer di seluruh Indonesia. Dengan tren positif penjualan dan penerimaan masyarakat terhadap teknologi SHS dan EV mereka, JAECOO mematok target ambisius untuk mengoperasikan total 80 dealer pada akhir tahun 2026.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
