Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Valentino Rossi Yakin Nozane Akan Jadi Bintang MotoGP

Setelah jalani debut di Grand Prix Jepang, Valentino Rossi menganggap bahwa Kohta Nozane akan jadi bintang MotoGP.

Jepang, autos.id Valentino Rossi telah memberi pujian kepada Kohta Nozane dan yakin pembalap itu akan menjadi bintang MotoGP asal Jepang berikutnya setelah menjalani debut di kelas utama bersama Yamaha di Motegi akhir pekan lalu.

Nozane, seorang reguler di Kejuaraan Dunia FIM dan seri All-Japan Superbike, ditunjuk dalam waktu singkat untuk menggantikan Jonas Folger di Tech 3 Yamaha untuk akhir pekan Grand Prix Jepang.

Pembalap berusia 21 tahun itu tampil mengesankan pada hari pertamanya di negaranya, mengakhiri latihan kedua posisi ke-13, tepat di belakang duo Yamaha Rossi dan Maverick Vinales.

Namun, ia mengalami sebuah patah tulang kecil di tangan kanannya dengan sebuah kecelakaan dalam sesi FP4 hari Sabtu, yang berarti ia akan memulai balapan dari belakang grid, dan akhirnya terjatuh di putaran keempat balapan dengan menggunakan obat penahan rasa sakit.

Nozane masih mendapat pujian dari saingannya untuk uji kecepatan hari Jumat, dengan Rossi mengatakan bahwa dia yakin bahwa pembalap muda Jepang itu bisa menjalani karir MotoGP yang sukses.

“Sangat bagus, sangat cepat,” kata Rossi saat ditanya apa yang dia lihat tentang Nozan, seperti dikutip MotoGP.com (20/10/2017). “Awalnya, saya mengikutinya dan dia sangat cepat.

“Dia memiliki pengalaman M1, tapi tidak sejak Maret lalu, dan dia masih sangat muda, dia bisa menjadi pembalap asal Jepang yang sangat bagus di MotoGP.”

Kohta Nozane

Pimpinan tim Tech 3, Herve Poncharal, menggemakan sentimen Rossi, dan mengatakan bahwa dia akan terbuka untuk memberi kesempatan kepada Nozane untuk melakukan balapan di level tertinggi di masa depan.

“Kohta sangat mengesankan pada hari Jumat dan kami berpikir bahwa pada akhirnya dia akan berjuang untuk menyelesaikan posisi 10 besar pada hari perlombaan,” kata Poncharal.

“Sayangnya, sebuah kesalahan kecil di awal FP4 terjadi tabrakan dan dia mengalami patah tangan, yang berarti akan sangat sulit untuk bersaing di balapan seperti ini. Namun, dia tidak pernah menyerah dan bekerja keras sepanjang malam untuk mengangkat tangannya.

“Saya pikir dia telah menunjukkan bahwa dia memiliki tingkat yang sangat bagus dan dia bisa menjadi pembalap MotoGP yang sangat sukses dalam waktu dekat.

“Saya tidak tahu apa yang direncanakan Yamaha, tapi kami senang bisa menjaga Kohta. Dia adalah orang yang sangat baik dan kami ingin memberinya kesempatan lagi untuk menunjukkan potensi sepenuhnya.”

Dengan Folger masih belum beraksi untuk balapan Phillip Island akhir pekan ini, Tech 3 mengumumkan bahwa pihaknya akan mengincar rekan satu tim Nozane di EWC, Broc Parkes untuk mendampingi pembalap reguler Johann Zarco di Australia.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Motor

Yamaha YZF500 yang dilelang ini merupakan motor yang pernah dipakai balap Kenny Roberts Jr balapan debut di kelas GP500 tahun 1996 silam. Autos.id –...

Motor

Tanpa adanya tim satelit membuat Yamaha hanya akan menurunkan 1 tim dengan 2 motor saja untuk MotoGP musim 2023 mendatang. Autos.id – Sejak keikutsertaan...

MV Agusta

Meskipun tertarik kembali ke ajang MotoGP, MV Agusta belum akan kembali ke ajang balap motor bergengsi ini setidaknya dalam beberapa tahun kedepan. Autos.id –...

Motor

Meskipun akan memudahkan pembalap dalam mengendalikan motornya, nyatanya perangkat Ride Height pada motor MotoGP modern justru mengurangi keterlibatan pembalap dalam melajukan motor yang dikendarainya...