Balap

Suzuki Terhambat Oleh Pilihan Mesin Iannone ?

Andrea Iannone dianggap salah memilih mesin untuk motornya sehingga tim Suzuki mengalami kesulitan musim ini.

Spanyol, autos.id Musim MotoGP untuk Suzuki dianggap terhambat karena Andrea Iannone telah salah memilih spesifikasi mesin dalam uji coba musim dingin tahun lalu, Motorsport.com (30/9/2017) mengabarkan.

Setelah memenangi balapan pertamanya sejak 2007 di Silverstone bersama Maverick Vinales tahun lalu, Suzuki mengalami musim 2017 yang menyulitkan, dengan dua  pembalapnya (Iannone dan Alex Rins) duduk di posisi 16 dan 20 klasemen sementara.

Iannone, yang direkrut dari Ducati untuk menggantikan Vinales, mengalami periode buruk ketika mengendarai GSX-RR, hanya mencetak podium dua kali musim ini di trek Austin dan Assen.

Salah satu poin lemah Suzuki tahun ini adalah mesinnya, khususnya terkait karakter dan bagaimana reaksi tersebut.

Tahun lalu, Vinales dan rekan setimnya Aleix Espargaro menyadari bahwa mereka bisa memasuki beberapa kondisi lintasan dengan agresif, namun tidak memiliki akselerasi maksimal dan juga kecepatan tertinggi.

Untuk mengimbangi masalah ini, Suzuki membangun mesin baru yang tidak diuji di jalur nyata hingga uji coba di Jerez pada November lalu, beberapa hari setelah berakhirnya musim 2016 di Valencia.

Rins tidak mengambil bagian dalam uji coba tersebut karena dia cedera setelah mengalami kecelakaan di Valencia, memberikan satu tanggung jawab sepenuhnya kepada Iannone dalam hal pengambilan keputusan.

Di Jerez, pembalap berkebangsaan Italia itu menguji dua mesin yang ada, satu dengan spesifikasi 2016 dan satu lagi dengan spesifikasi baru, dan menyimpulkan bahwa yang terakhir jelas lebih baik.

Oleh karena itu, Suzuki mengunakan spesifikasi tersebut untuk musim ini, namun hasil tim yang buruk membuat pabrikan Jepan itu berpikir bahwa umpan balik dari Iannone tentang mesin mungkin tidak akurat.

Andrea Iannone – Suzuki

Teori ini nampaknya terbukti setelah kedua pembalap mencoba sebuah mesin yang sangat mirip dengan yang satu menggunakan spesifikasi 2016 setelah balapan bulan Agustus lalu, dan akhirnya merasa senang dengan manfaat dan kinerjanya.

“Dalam uji coba yang kami lakukan setelah trek Brno, Alex mencoba sebuah mesin dengan spesifikasi 2016 dan sangat senang dengan hasilnya,” kata Brivio kepada Motorsport.com.

“Andrea telah mengujinya dan memberi kami umpan balik yang sama. Masalahnya adalah kami tidak bisa menggunakannya, itu sudah sesuai aturan.”

Suzuki tetap tinggal di Aragon untuk melakukan uji coba dua hari pada minggu ini, kemudian membandingkan mesin 2016 dan 2017 dan juga mengevaluasi perbaikan sasis untuk balapan yang akan datang.

“Kami puas dengan dua hari ini karena penting untuk menemukan waktu yang tepat, jauh dari tekanan agar bisa kembali fokus ke beberapa hal yang telah kami coba sebelumnya, dan juga untuk mencoba perbaikan baru,” kata Brivio.

“Kami bisa menguji konfigurasi baru yang akan digunakan di sisa bagian musim ini, dan juga menguji beberapa komponen baru untuk mesin 2018 yang ingin kami siapkan untuk uji coba di Valencia pada bulan November.

“Kami ingin menguji konfigurasi 2018 yang pertama di sana dan berharap kali ini, seleksi mesin akan lebih baik dan sesuai harapan kami.”

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top