Autos.id-Thailand. Aroma karet tipis hasil gesekan ban dengan aspal Chang International Circuit, ketika bendera kotak-kotak turun untuk Rheza Danica Ahrens. Pebalap 23 tahun asal Yogyakarta itu melintas di posisi kedua — bukan kemenangan, tapi cukup untuk memastikan satu hal: Indonesia masih punya suara keras di panggung balap Asia.
Buriram, Thailand, akhir pekan 9–10 Mei 2026. Astra Honda Racing Team (AHRT) datang dengan tiga kelas, tiga motor, dan satu misi yang tidak pernah berubah mengharumkan nama bangsa.
Pada race pertama kelas AP250 yang digelar Sabtu (9/5), Rheza memulai balapan dari posisi kelima. Mengandalkan performa CBR250RR, Rheza langsung melakukan start yang baik dan mampu memimpin balapan sejak lap pertama.
Sepanjang 10 lap balapan, pebalap asal Yogyakarta tersebut terus bertarung di grup terdepan hingga akhirnya sukses mengamankan podium kedua. Sementara itu, Irfan Ardiansyah yang turun menggantikan Muhammad Badly Ayatullah sempat tampil kompetitif di rombongan depan pada lap-lap awal. Namun Irfan mengalami sedikit kendala teknis, sehingga harus menyelesaikan balapan di posisi ke-14.
Pada race kedua yang digelar Minggu (10/5), Rheza yang kembali start dari posisi kelima langsung bersaing di grup terdepan sejak awal balapan. Irfan yang start dari posisi keenam sempat terdorong ke grup tengah, tetapi ia berhasil memperkecil jarak dan bersaing di grup depan pada lima lap terakhir.
Persaingan yang sangat rapat membuat Rheza harus puas finis di posisi keempat setelah sempat melakukan overtake pada lap akhir dan nyaris kembali meraih podium, sementara Irfan menyelesaikan balapan di posisi ketujuh.
Supersports 600 dan Asia Superbike 1000
Pada race pertama kelas Supersports (SS) 600, Herjun Atna Firdaus yang start dari posisi ketujuh tampil agresif bersama CBR600RR untuk menembus grup terdepan. Herjun mampu mempertahankan posisi di lima besar sepanjang balapan dan terus bersaing ketat hingga akhirnya nyaris meraih podium dengan finis di posisi keempat.
Rekan setimnya, Fadillah Arbi Aditama, yang start dari posisi kesembilan juga tampil kompetitif meskipun dalam kondisi yang tidak prima atas insiden yang didapatnya saat sesi kualifikasi. Arbi pun berhasil menyelesaikan race pertama di posisi ketujuh.
M. Adenanta Putra yang turun di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, menjalani musim debutnya di kelas tertinggi ARRC bersama CBR1000RR-R menunjukkan progres positif. pada race pertama, Adenanta start dari posisi kedelapan. Pebalap berusia 22 tahun ini mampu menjaga ritme balap dan bersaing di rombongan tengah, hingga ia finis di posisi kesembilan.
Dalam persaingan race kedua, Adenanta berupaya untuk menambah daya gedornya bersaing di posisi depan. Pebalap asal Magetan, Jawa Timur ini berupaya menguasai ritme balap yang kompetitif, ia pun harus puas finis di posisi ketujuh.
“Putaran 2 ini sangat menantang bagi saya. Di Race 2, saya masih berjuang membangun kepercayaan diri pada area depan motor. Ada beberapa momen saat menikung di mana saya hampir kehilangan kendali ban depan (lowside), yang cukup mengganggu fokus mental saat balapan. Tapi saya percaya ini adalah bagian dari proses belajar. Saya ingin terus mengambil pengalaman selangkah demi selangkah dan kembali lebih kuat di Motegi,” ujar Adenanta.
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya mengapresiasi semangat juang seluruh pebalap AHRT yang mampu tampil kompetitif sepanjang akhir pekan balap di Buriram.
“Kami sangat mengapresiasi hasil yang diraih anak-anak AHRT. Paling tidak, kita bisa tunjukan bahwa binaan kami bisa terus tampil kompetitif dengan dukungan motor Honda yang kami siapkan. Semoga prestasi terus meningkat di putaran selanjutnya untuk harumkan Indonesia di arena balap Internasional,” ujar Andy.
Hasil seri Buriram turut menjadi modal penting bagi AHRT dalam persaingan klasemen sementara ARRC 2026 di masing-masing kelas. Konsistensi performa pebalap menjadi fokus utama tim untuk menjaga peluang meraih hasil terbaik sepanjang musim. Putaran ketiga Asia Road Racing Championship 2026 akan digelar pada 12–14 Juni 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
