Berita Otomotif

Astra Hadirkan Pengelolaan Transportasi dan Logistik Berbasis Teknologi

Transportasi merupakan salah satu komponen penting dalam menggerakkan roda bisnis perusahaan. Namun berbagai masalah di lapangan dapat timbul dan berdampak pada operasional serta keuangan perusahaan secara keseluruhan.

Jakarta, Autos.id – Sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut, Astra melalui salah satu anak usahanya yaitu PT Serasi Autoraya (SERA) meluncurkan sebuah produk fleet management solution berbasis teknologi bernama AstraFMS.

“Munculnya AstraFMS ini membuktikan SERA sebagai pioneer inovasi teknologi di industri transportasi penumpang dan logistik. Inovasi teknologi ini dapat membantu perusahaan melakukan efisiensi biaya sekaligus meningkatkan produktivitas dalam menjalankan bisnis,” jelas Firman Yosafat Siregar, Presiden Direktur SERA.

Pria yang akrab disapa Yosafat ini menambahkan, salah satu yang dapat dilakukan AstraFMS adalah mengelola operasional kendaraan sedemikian rupa sehingga biaya-biaya yang tidak diperlukan dapat dipangkas dengan optimal. Bagi yang belum tahu, SERA adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa solusi transportasi, penjualan kendaraan seken dan jasa pengelolaan logistik, yang sudah memiliki infrastruktur dan jaringan layanan di seluruh Indonesia.

Jajajarn petinggi AstraFMS SERA

Dengan sistem ini, perusahaan dapat memantau pengelolaan operasional pada sistem transportasi, terutama menyangkut armada kendaraan, kondisi pengemudi, biaya operasional, pengelolaan waktu, rute perjalanan, dan kondisi fisik kendaraan.

“AstraFMS menyediakan data dan konektivitas yang memampukan perusahaan memonitor, menjaga, memberikan laporan serta analisa yang berguna dalam fleet management solution secara tepat, sesuai kebutuhan pelanggan,” bilang Hadi Winarto, Direktur SERA.

Ada beberapa fitur penting dari produk AstraFMS yang akan membantu perusahaan meningkatkan efisiensi dan keamanan di bidang transportasi seperti Memberikan visibilitas terhadap pergerakan kendaraan secara real time dan juga memonitor setiap manuver berbahaya.

Manuver berbahaya yang dimaksud adalah seperti berkendara melebihi batas kecepatan, rem mendadak, menikung secara tiba – tiba, salah rute hingga memberikan peringatan jika mobil dalam bahaya pencurian. Kemudian juga untuk membantu mengatur jadwal perawatan berkala termasuk dokumen dan garansi kendaraan, memonitor, mengelola, menganalisa performance dan perilaku pengemudi (eco & safety index), dan lain sebagainya.

Baca juga: Garda Oto Berangkatkan Mitra Terbaiknya ke Italia

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top