Reviews

MINI Cooper S Countryman Rakitan Lokal yang Rapi

MINI Cooper S Countryman CKD

MINI Cooper telah resmi dirakit di dalam negeri sejak tiga bulan yang lalu. Efek yang langsung terasa dari dirakitnya MINI Cooper di Indonesia adalah harganya yang jadi lebih terjangkau ketimbang versi CBU-nya. Dengan harga yang lebih murah, apakah kualitas MINI Cooper jadi terkorbankan?.

Jakarta, Autos.id – Salah satu varian MINI Cooper yang kini dirakit di dalam negeri adalah Countryman. MINI mengkategorikan mobil ini sebagai sebuah crossover karena ia berkonfigurasi lima pintu, dan mempunyai dimensi yang cukup tinggi.

Setelah statusnya menjadi CKD, harga dari MINI Cooper S Countryman adalah Rp 769 juta (off the road). Harga tersebut lebih murah Rp 130 juta dari MINI Cooper S Countryman CBU. Walau sekarang harga jualnya sudah lebih murah, namun jangan pernah ragukan kualitas MINI Cooper S Countryman rakitan lokal.

Jauh sebelum MINI Cooper S Countryman dirakit secara lokal, kami sudah pernah menjajal versi CBU dari mobil ini. Kebetulan sekali, kami juga baru saja mendapat kesempatan untuk mencoba MINI Cooper S Countryman CKD, sehingga kami bisa mengatakan kalau secara keseluruhan, hampir tak ada beda yang signifikan antara MINI Cooper S Countryman CBU dan CKD.

Jika hanya melihat luarnya saja, memang tak ada hal menonjol yang membedakan antara MINI Cooper S Countryman CBU dan CKD. Tapi saat masuk ke kabinnya, barulah mulai terlihat beberapa detail yang menjadi pembeda antara MINI Cooper S Countryman CBU dan CKD.

Tak ada perbedaan antara MINI Cooper S Countryman CKD dengan CBU

Secara desain, tak ada perubahan di interior MINI Cooper S Countryman CKD ini. Namun, ada beberapa detail baru pada Countryman CKD yang membuat suasana kabinnya jadi terkesan lebih rapi. Jika Anda adalah penggemar MINI atau pernah mengendarai Countryman CBU, saat masuk ke kabinnya, Anda pasti langsung dapat menemui detail-detail baru yang ada di interior Countryman CKD.

Tepat di depan mata pengemudi, ada head-up display (HUD) yang kini sudah menjadi standar di MINI Cooper S Countryman CKD. Pada versi CBU, HUD ini hanya terdapat di varian Countryman John Cooper Works yang merupakan versi kencang dari mobil ini.

Satu lagi detail baru yang ada di hadapan pengemudi adalah indikator bensin. Jika sebelumnya indikator bensinnyya menganut desain ala bar, kini modelnya berganti menjadi seperti garis. Walau motifnya berubah, namun posisi indikator bensin ini tetap sama, yakni tepat berada di sebelah kanan speedometer.

Jika sebelumnya tombol mode berkendara terdapat di bagian luar lingkaran tuas transmisi, sekarang posisinya pindah area tengah dasbor, berada sederetan dengan tombol start/stop engine. Untuk mengoperasikannya, jika Anda ingin masuk ke mode sport, maka Anda hanya perlu mengarahkan tombolnya ke atas, dan sebaliknya jika Anda ingin berkendara di mode green.

Interior MINI Cooper S Countryman CKD

Bagaimana dengan performanya? Sebelum membahasnya lebih lanjut, perlu diketahui juga kalau MINI Cooper S Countryman CKD ini tetap mengandalkan mesin berkapasitas 1.998 cc empat silinder TwinPower Turbo yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 192 dk dan torsi 280 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan.

Mesin yang digunakan oleh MINI Cooper S Countryman merupakan unit yang sama dengan yang dipakai oleh versi CBU-nya. Maka itu, tak ada perbedaan rasa berkendara antara MINI Cooper Countryman CKD dengan CBU, mobil ini tetaplah menyenangkan saat dikendarai.

Biarpun mobil ini memiliki perawakan yang agak besar, namun go-kart feeling yang menjadi ciri khas MINI tetap ada pada Countryman. Pengendalian mobil ini terasa sangat akurat, yang membuat siapapun yang mengendarainya jadi tak akan ragu untuk membawanya bermanuver.

Kalau Anda ingin mendapat sensasi berkendara dari MINI yang sesungguhnya, maka Anda harus menempatkan mode berkendara di sport. Pada mode ini, mesin dan transmisi akan bekerja dengan sangat cekatan. Hal itu membuat mobil ini jadi mampu berakselerasi dengan sangat cepat tanpa ada gejala lag atau mesin yang terasa seolah kehabisan nafas.

Tombol pemilihan mode berkendara pindah ke area dasbor

Sensasi keasyikan mengendarai MINI Cooper S Countryman di mode sport juga semakin menjadi dengan raungan suara knalpotnya. Suara knalpot yang parau layaknya sebuah sport car akan Anda dengarkan saat berkendara di mode sport ini, dan saat melakukan engine brake, akan terdengar letupan knalpot yang sangat merdu yang membuat Anda jadi betah untuk mendengarnya terus-menerus.

Kendati banyak keasyikan yang didapat saat berkendara di mode sport, namun tak bisa dipungkiri kalau masih ada beberapa catatan. Di mode sport, bobot setir akan menjadi lebih berat, bukan cuma itu, bantingan suspensi juga jadi lebih kaku, yang mana hal itu pastinya berpengaruh langsung terhadap kenyamanan.

Walau begitu, beratnya bobot setir dan kerasnya setelan suspensi di mode sport ini masih dapat ditoleransi. Jika Anda mampu beradaptasi dan sudah terbiasa mengendarai MINI Cooper S Countryman, dapat dipastikan kalau dua hal yang disebut tadi tidak akan menjadi masalah, dan Anda akan ketagihan untuk terus-terusan mengendarai mobil ini di mode sport.

Jadi, setelah kami mencoba dan mengeksplor MINI Cooper S Countryman CKD, dapat kami katakan kalau secara rasa dan tampilan, tidak ada yang berubah dari mobil ini. Tapi, MINI Cooper S Countryman kini mempunyai kesan yang lebih rapi di interiornya. Yang paling menarik dari mobil ini adalah, harganya yang jadi lebih murah.

Baca juga: All New BMW X3, SUV Mewah dengan Performa yang Sigap

COMMENT
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top