Mobil

Mercedes-Benz Lebih Prioritaskan Penjualan V260 Ketimbang V220d

Mercedes-Benz New V-Class
Mercedes-Benz V-Class

Dengan hadirnya Mercedes-Benz V260, otomatis sekarang V-Class di Indonesia jadi punya dua pilihan mesin, yakni bensin dan diesel. Lantas, V-Class dengan mesin apa yang penjualannya lebih diprioritaskan oleh PT Mercedes-Benz Distribusi Indonesia (MBDI)?

Jakarta, Autos.id – Menurut pihak PT Mercedes-Benz Distribusi Indonesia (MBDI), mereka menghadirkan V260 untuk memenuhi keinginan konsumen yang mengidamkan sebuah V-Class bermesin bensin. Karena seperti yang kita tahu, sejak awal kehadirannya di Indonesia pada 2016 silam, generasi ketiga V-Class hanya tersedia dalam pilihan mesin diesel.

Tak mau mengecewakan para konsumennya, Mercedes-Benz pun memberikan fitur baru untuk V260 seperti panoramic sliding sunroof dan meja tengah di kabinnya. Keduanya merupakan fitur yang tidak ditemukan di Mercedes-Benz V220d.

Bukan cuma fitur, Mercedes-Benz pun juga memberi sesuatu yang lebih di sektor dapur pacu V260. Mesin yang dipakai oleh Mercedes-Benz V260 memiliki kapasitas sebesar 1.991 cc empat silinder dengan turbocharged yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 211 dk pada 5.500 rpm, dan torsi 350 Nm.

Mercedes-Benz V260

Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis tujuh percepatan. Gabungan antara keduanya diklaim membuat Mercedes-Benz V260 mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dari diam dalam waktu 9,4 detik, dan memiliki top speed di angka 210 km/jam.

Di atas kertas, klaim tersebut sudah lebih cepat dari Mercedes-Benz V220d yang mempunyai kapasitas mesin dan torsi yang lebih besar dari V260. Dengan memakai mesin berkapasitas 2.143 cc yang mempunyai tenaga sebesar 163 dk dan torsi 380 Nm, V220d membutuhkan waktu lebih dari 10 detik untuk bisa mencapai kecepatan 100 km/jam dari kondisi diam, jelas lebih lambat daripada klaim akselerasi V260.

Jika dilihat, Mercedes-Benz V260 memiliki lebih banyak kelebihan dari V220d. Oleh sebab itu, tidak aneh rasanya jika MBDI akan lebih memprioritaskan penjualan V260 ketimbang V220d. Bahkan rencananya, MBDI akan menjual V220d dengan cara by order.

Sunroof merupakan fitur standar yang ada di V260

“Kami akan lebih memprioritaskan penjualan Mercedes-Benz V260 karena mobil ini kami hadirkan atas permintaan dari konsumen, sehingga MPV ini memiliki profil yang sesuai dengan karakter konsumen MPV mewah di Indonesia.”

“Untuk V220d, kemungkinan kami akan menjualnya secara by order. Karena selain kami lebih mengutamakan penjualan V260, peminat V220d juga tidak begitu banyak,” pungkas Kariyanto Hardjosoemarto, Deputy Director Sales Operations and Product Management, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia.

Masih menurut Kariyanto Hardjosoemarto, dengan pembelian secara by order, maka calon konsumen Mercedes-Benz V220d dapat melakukan personalisasi seperti pemilihan model pelek, warna interior, dan lain sebagainya.

Saat ini, harga dari Mercedes-Benz V220d adalah Rp 1,340 miliar off the road. Jika Anda melakukan personalisasi, pasti harganya akan lebih tinggi dari itu, tergantung dengan apa saja detail yang Anda pilih untuk dikustomisasi.

Baca juga: Mercedes-Benz Ungkap Alasan Datangkan V260 ke Indonesia

COMMENT
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top